Alhasil, selaput otak mengirim sinyal rasa sakit ke seluruh bagian otak. Karenanya, penting memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama berpuasa di bulan Ramadan.
Cobalah minum minimal 8 gelas dalam rentang waktu berbuka hingga sahur.
Baca Juga:
Hadir di Indonesia, BrainEye Bakal Jadi Solusi Kesehatan Otak Berbasis Teknologi AI
2. Kadar gula darah menurun
Penyebab pusing berikutnya adalah kadar gula darah yang menurun.
Saat menahan lapar di siang hari, tubuh bisa kekurangan glukosa sebagai energi karena menu sahur dan berbuka tidak bernutrisi, atau Anda makan terlalu sedikit.
Baca Juga:
Berikut 6 Tips Cara Mudah Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-pecah
Kekurangan glukosa dalam tubuh dapat membuat otak kekurangan energi untuk melakukan fungsinya.
Akibatnya tubuh menjadi lemas dan merasa pusing.
Karenanya, ada baiknya menyertai makanan kaya serat dan karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, sayuran, buah-buahan yang bisa mempertahankan energi lebih lama.