<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://wahananews.net/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Wahananews NET - Inspirasi Konsumen Bermartabat</title>
        <link>https://wahananews.net/</link>
        <description>Salah satu portal berita dari Wahana Media Group dengan slogan Serba Aneka</description>
        <lastBuildDate>Mon, 27 Jul 2026 15:46:49 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by wahananews.net</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Wahananews NET - Inspirasi Konsumen Bermartabat</title>
            <link>https://wahananews.net/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dari Sampah Jadi Rupiah, Ida Dwi Fitriyah Berdayakan Perempuan Desa Banjarsari</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/dari&#45;sampah&#45;jadi&#45;rupiah&#45;ida&#45;dwi&#45;fitriyah&#45;berdayakan&#45;perempuan&#45;desa&#45;banjarsari&#45;o9fnp114jr/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/dari&#45;sampah&#45;jadi&#45;rupiah&#45;ida&#45;dwi&#45;fitriyah&#45;berdayakan&#45;perempuan&#45;desa&#45;banjarsari&#45;o9fnp114jr/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 11:52:24 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET,Jakarta – Namanya Ida Dwi Fitriyah. Lahir di Malang, 6 Juli 1985, ia adalah satu dari ratusan ibu rumah tangga di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum, yang dulunya menjalani hari&#45;hari biasa: mengurus rumah, mengasuh keluarga, dan menjadi bagian dari kelompok Dasawisma seperti kebanyakan perempuan di kampungnya. Tidak ada yang istimewa, sampai suatu hari, ia memutuskan untuk tidak lagi diam melihat sampah menumpuk begitu saja di lingkungannya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET,Jakarta</strong> – Namanya Ida Dwi Fitriyah. Lahir di Malang, 6 Juli 1985, ia adalah satu dari ratusan ibu rumah tangga di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum, yang dulunya menjalani hari-hari biasa: mengurus rumah, mengasuh keluarga, dan menjadi bagian dari kelompok Dasawisma seperti kebanyakan perempuan di kampungnya. Tidak ada yang istimewa, sampai suatu hari, ia memutuskan untuk tidak lagi diam melihat sampah menumpuk begitu saja di lingkungannya.</p><p>*Dari Keresahan, Bukan dari Ambisi*</p><p>Ida bukan sarjana lingkungan. Ia bukan pula aktivis yang datang dari luar dengan segudang teori. Ia hanya seorang warga yang gelisah melihat sampah rumah tangga organik maupun anorganik dibuang begitu saja ke Sungai Gombong yang mengalir di depan rumah-rumah tetangganya. Padahal, di matanya, tumpukan itu bukan sekadar kotoran. Ia melihat sesuatu yang lain: peluang.</p><p>November 2021, bersama ibu-ibu Dasawisma dan pengurus RW, Ida memutuskan mendirikan Bank Sampah Kampung Tape (KATA). Tidak ada modal besar. Tidak ada mesin canggih. Yang ada hanya kemauan, dan satu kalimat yang terus ia gaungkan ke tetangga-tetangganya: "Dari Sampah Jadi Rupiah."</p><p>Ia merekrut sepuluh perempuan lain untuk menjadi pengurus. Ia mengetuk pintu satu per satu, meyakinkan delapan puluh keluarga untuk menjadi nasabah. Bukan pekerjaan mudah untuk seorang ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak pernah memegang tanggung jawab organisasi sebesar itu, tapi Ida melakukannya, dan terus melakukannya, tanpa jeda, hingga hari ini.</p><p>*Ketika Tanggung Jawab Bertambah Besar*</p><p>Bank sampah yang dirintisnya tumbuh. Tapi pertumbuhan itu juga membawa persoalan baru: gudang penyimpanan mulai penuh sesak, alat pengolahan tak sanggup mengejar volume sampah yang terus bertambah, dan wilayah kerja mereka terbatas karena kendala jarak pengangkutan.</p><p>Ida tidak menyerah pada keterbatasan. Ia yang mengusulkan kebutuhan alat baru. Ia yang duduk bersama tim dari Yayasan Filantra untuk melakukan survei kebutuhan lapangan. Ia pula yang akhirnya mendapatkan bantuan dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN Electricity Services (PLN ES) pada 17 Juli dan 7 Agustus 2025. Komunitas yang ia bentuk, menerima mesin pencacah, mesin pengering, instalasi listrik baru, lima unit dropbox sampah plastik, dan satu gerobak listrik pengangkut sampah.</p><p>Di Pendopo Kantor Bupati Malang, 7 Juli 2025, di hadapan Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib dan jajaran pejabat PLN, Ida berdiri mewakili puluhan ibu-ibu Dasawisma dan warga Desa Banjarsari. Bukan sebagai tamu, melainkan sebagai sosok yang dipercaya untuk berbicara atas nama mereka semua. Dengan sederhana namun tulus, ia menyampaikan: "...mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT PLN Electricity Services atas bantuan sarana dan pra sarana untuk kami."</p><p>*Tangan yang Mengubah Nilai Sampah*</p><p>Di bawah kepemimpinan Ida, sampah plastik yang dulu hanya dihargai Rp3.000 per kilogram, kini setelah dicacah bisa terjual hingga Rp12.000 per kilogram atau naik empat kali lipat. Bank Sampah KATA yang dulu hanya sanggup menampung sedikit sampah, kini mampu mengelola hingga 9,4 ton sampah plastik.</p><p>Namun bagi Ida, angka-angka itu bukan yang paling ia banggakan. Yang paling ia rasakan adalah perubahan pada wajah-wajah tetangganya sendiri: total pendapatan pengelola bank sampah yang melonjak dari Rp20,4 juta pada 2023 menjadi Rp84 juta pada 2025, jumlah nasabah yang bertambah 69%, dan senyum ibu-ibu yang kini punya penghasilan tambahan dari sesuatu yang dulu mereka anggap tak berharga.</p><p>Ketika evaluasi Social Return on Investment (SROI) dilakukan pada Desember 2025, Ida-lah salah satu responden utama yang diwawancarai mendalam. Dari situ, tim evaluator menyimpulkan bahwa setiap Rp1 yang diinvestasikan PLN ES melalui program ini, menghasilkan Rp 2 nilai manfaat sosial bagi masyarakat.</p><p>*Mengajak yang Muda, Menjaga yang Akan Datang*</p><p>Ida tahu, kerja yang ia mulai tidak boleh berhenti di generasinya saja. Maka ia membuka pintu Bank Sampah KATA untuk sekolah-sekolah di sekitar desa. Lewat program Eco-Visit, ia dan timnya mendatangi MTs Mambaul Huda Banjarsari, duduk bersama 28 siswa, mengajarkan cara memilah sampah sejak dini. Hasilnya tak main-main, nilai pemahaman siswa yang semula berkisar 40 hingga 80, melonjak menjadi 80 hingga 100 hanya dalam satu sesi.</p><p>Bagi Ida, mengajak anak-anak ikut serta bukan sekadar soal edukasi. Itu adalah caranya menanam benih agar suatu hari nanti, ketika ia sudah tak lagi memimpin, akan selalu ada orang yang meneruskan apa yang telah ia mulai.</p><p>*Perempuan yang Menjadi Rujukan*</p><p>Ida Dwi Fitriyah tidak pernah menyandang gelar formal sebagai penggerak lingkungan. Tidak ada piagam provinsi atau nasional yang terpajang di dinding rumahnya. Namun kepercayaan yang ia peroleh jauh lebih nyata dari sekadar sertifikat: ia menjadi rujukan bagi 80 nasabah dan 10 pengurus lain dalam soal memilah sampah dan membagi hasil; ia dipercaya PLN ES dan Yayasan Filantra sebagai penerima resmi setiap bantuan; ia diundang mewakili komunitasnya di hadapan pemerintah daerah; dan namanya tercatat dalam tiga pemberitaan media lokal yang meliput kiprah Bank Sampah KATA.</p><p>Dari seorang ibu rumah tangga yang dulu tidak pernah punya penghasilan formal, Ida kini memimpin transformasi kelompok perempuan Dasawisma di kampungnya menjadi pengelola unit usaha lingkungan yang produktif, mencatat transaksi, mengelola hasil olahan, dan menjadi mitra resmi salah satu perusahaan besar negeri ini.</p><p>Kisah Ida adalah bukti sederhana namun kuat: perubahan besar tidak selalu lahir dari rencana besar. Kadang, ia hanya butuh satu orang yang cukup peduli untuk mulai bergerak, dan cukup gigih untuk tidak berhenti.</p><p><br>Narahubung:<br>Aep Saepudin<br>Sekretaris Perusahaan<br>PLN ES<br>info@plnes.co.id</p><p><br>Sekilas Tentang PLN ES:<br>_PLN Electricity Services merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Operation & Maintenance pada jaringan Transmisi dan Distribusi Kelistrikan. Didirikan sejak 18 Oktober 2011, PLN ES (ES) beroperasi di wilayah Sumatera, Jawa dan Bali. Dengan visi Menjadi Perusahaan #1 Pilihan Pelanggan untuk Pelayanan Ketenagalistrikan Berkualitas di Indonesia, PLN ES terus berinovasi dengan tetap berpegang teguh pada kaidah tata pengelolaan perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). PLN ES juga mendedikasikan dirinya untuk mendukung capaian Net Zero Emission melalui penyediaan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia._</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir102026/dari-sampah-jadi-rupiah-ida-dwi-fitriyah-berdayakan-perempuan-desa-banjarsari_V86FLZEct3.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>50 Personel PLN ES Kawal Keandalan Listrik FIFA ASEAN Cup 2026 di Si Jalak Harupat</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/50&#45;personel&#45;pln&#45;es&#45;kawal&#45;keandalan&#45;listrik&#45;fifa&#45;asean&#45;cup&#45;2026&#45;di&#45;si&#45;jalak&#45;harupat&#45;ujTs4t8oK8/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/50&#45;personel&#45;pln&#45;es&#45;kawal&#45;keandalan&#45;listrik&#45;fifa&#45;asean&#45;cup&#45;2026&#45;di&#45;si&#45;jalak&#45;harupat&#45;ujTs4t8oK8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 11:42:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET,Jakarta– PLN Electricity Services (PLN ES) mendukung PT PLN (Persero) dalam memastikan pasokan listrik aman dan andal selama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Sebagai bagian dari pengamanan kelistrikan bersama PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, PLN ES menyiagakan 50 personel di 13 titik vital stadion sejak laga perdana pada 25 September hingga laga terakhir pada 5 Oktober 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET,Jakarta–</strong> PLN Electricity Services (PLN ES) mendukung PT PLN (Persero) dalam memastikan pasokan listrik aman dan andal selama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Sebagai bagian dari pengamanan kelistrikan bersama PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, PLN ES menyiagakan 50 personel di 13 titik vital stadion sejak laga perdana pada 25 September hingga laga terakhir pada 5 Oktober 2026.</p><p>Hingga saat ini, seluruh pertandingan berlangsung tanpa satu pun gangguan kelistrikan. Pengamanan dilakukan bersama PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (PLN UP2D) Jawa Barat yang memantau sistem distribusi, didukung unit kendaraan pendukung kelistrikan yang bersiaga di area stadion.</p><p>"Sebagai bagian dari PLN Grup, kami hadir memperkuat upaya PLN memastikan pasokan listrik aman di setiap event berskala internasional. Untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di Si Jalak Harupat, kami menyiagakan 50 personel di 13 titik dengan standar keselamatan dan keandalan tertinggi. Alhamdulillah, hingga hari ini seluruh pertandingan berjalan tanpa gangguan kelistrikan," ungkap Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia.</p><p>Sebelum laga dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiagaan di area stadion. Tim kemudian menempati pos masing-masing, termasuk panel dan gardu kelistrikan yang memasok sistem pencahayaan, papan skor, ruang siaran, serta fasilitas pendukung pertandingan. Sepanjang ajang, petugas rutin memeriksa panel distribusi, mencatat parameter tegangan dan arus, serta memastikan peralatan proteksi berfungsi normal, sehingga potensi gangguan dapat dideteksi dan ditangani sejak dini tanpa mengganggu jalannya pertandingan.</p><p>PLN ES juga menerapkan protokol Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat. Sebelum turun ke lapangan, setiap personel menjalani pemeriksaan kesehatan yang meliputi kadar oksigen dalam darah, suhu tubuh, dan tekanan darah. Seluruh petugas juga wajib mengenakan alat pelindung diri lengkap, meliputi helm keselamatan, rompi reflektif, dan sarung tangan kerja saat mengoperasikan panel listrik.</p><p>Seluruh rangkaian pengamanan dijalankan sesuai prinsip PLN ES: Safety, Integrity, Quality. PLN ES berkomitmen mempertahankan keandalan pasokan hingga laga terakhir, sekaligus menunjukkan kesiapan infrastruktur kelistrikan nasional dalam melayani event berskala internasional.</p><p>"Kami berkomitmen menjaga capaian nol gangguan ini hingga laga terakhir pada 5 Oktober. Dukungan ini adalah wujud sinergi PLN Grup dalam menyukseskan event olahraga internasional di Tanah Air," pungkas Susiana.</p><p>Narahubung:<br>Aep Saepudin<br>Sekretaris Perusahaan<br>PLN ES<br>info@plnes.co.id</p><p><br>Sekilas Tentang PLN ES:<br>_PLN Electricity Services merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Operation & Maintenance pada jaringan Transmisi dan Distribusi Kelistrikan. Didirikan sejak 18 Oktober 2011, PLN ES (ES) beroperasi di wilayah Sumatera, Jawa dan Bali. Dengan visi Menjadi Perusahaan #1 Pilihan Pelanggan untuk Pelayanan Ketenagalistrikan Berkualitas di Indonesia, PLN ES terus berinovasi dengan tetap berpegang teguh pada kaidah tata pengelolaan perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). PLN ES juga mendedikasikan dirinya untuk mendukung capaian Net Zero Emission melalui penyediaan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia._</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir102026/50-personel-pln-es-kawal-keandalan-listrik-fifa-asean-cup-2026-di-si-jalak-harupat_Q3517hvdX2.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Perkuat Ketangguhan Warga Hadapi Kekeringan, PLN UIP Sulawesi Bangun 12 Sumur Bor dan 17 Tandon</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/perkuat&#45;ketangguhan&#45;warga&#45;hadapi&#45;kekeringan&#45;pln&#45;uip&#45;sulawesi&#45;bangun&#45;12&#45;sumur&#45;bor&#45;dan&#45;17&#45;tandon&#45;pDQ76ySTx7/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/perkuat&#45;ketangguhan&#45;warga&#45;hadapi&#45;kekeringan&#45;pln&#45;uip&#45;sulawesi&#45;bangun&#45;12&#45;sumur&#45;bor&#45;dan&#45;17&#45;tandon&#45;pDQ76ySTx7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 28 Sep 2026 10:30:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA &#45; Warga Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, kini memiliki akses air bersih yang lebih baik, khususnya saat musim kemarau. Melalui Program Desa Siaga Bencana “Mitigasi Risiko Kekeringan dan Kebakaran Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) Kaluku Bodoa”, PLN UIP Sulawesi mendukung penyediaan 12 sumur bor dan 17 tandon air yang menjangkau masyarakat di 51 RT.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> - Warga Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, kini memiliki akses air bersih yang lebih baik, khususnya saat musim kemarau. Melalui Program Desa Siaga Bencana “Mitigasi Risiko Kekeringan dan Kebakaran Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) Kaluku Bodoa”, PLN UIP Sulawesi mendukung penyediaan 12 sumur bor dan 17 tandon air yang menjangkau masyarakat di 51 RT.</p><p>Dukungan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat di sejumlah wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses air. Di RW 02, RW 03, dan RW 04, keberadaan sumur bor membantu memenuhi kebutuhan air sehari-hari, seperti mandi dan mencuci. Sementara itu, di kawasan pesisir RW 05, tandon air membantu menjaga ketersediaan air melalui suplai berkala yang dikoordinasikan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.</p><p>Ketua Satgas Kaltana Kaluku Bodoa, Hanna, mengatakan keberadaan sarana air bersih tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama saat menghadapi musim kemarau.</p><p>“Alhamdulillah, yang dulunya warga di RW 02, 03, dan 04 susah mendapatkan air, sekarang sudah tidak lagi. Adanya sumur bor sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mencuci dan mandi. Kemudian di daerah pesisir RW 05, sudah ada penampungan air atau tandon yang mendapat bantuan suplai air dari BPBD. Setelah sebelumnya dilakukan bedah sumur, sekarang suplai air juga sudah lancar sehingga kekeringan tidak terlalu terasa,” ujar Hanna.</p><p>Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Silaen, mengatakan penyediaan sarana air bersih merupakan bagian dari upaya PLN memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko kekeringan.</p><p>“Melalui Program Desa Siaga Bencana, kami berupaya menghadirkan dukungan yang dapat dirasakan dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Keberadaan sumur bor dan tandon air ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan air sehari-hari sekaligus meningkatkan kesiapan masyarakat saat menghadapi musim kemarau,” ujar Donald.</p><p>Selain penyediaan sarana air bersih, PLN UIP Sulawesi bersama para pemangku kepentingan turut mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan mitigasi kekeringan dan kebakaran, kader perempuan siaga bencana, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), evakuasi mandiri, serta edukasi keselamatan kelistrikan rumah tangga dan pencegahan kebakaran.</p><p>Melalui Program Desa Siaga Bencana, PLN UIP Sulawesi terus mendukung penguatan Kaltana Kaluku Bodoa agar masyarakat semakin siap dalam mencegah dan merespons risiko bencana. Dukungan sarana air bersih yang menjangkau 51 RT, disertai peningkatan kapasitas masyarakat, diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan sekaligus memperkuat ketangguhan warga menghadapi kekeringan dan kondisi darurat lainnya.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/perkuat-ketangguhan-warga-hadapi-kekeringan-pln-uip-sulawesi-bangun-12-sumur-bor-dan-17-tandon_NbdzlG9bz0.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Electricity Services Tawarkan Solusi Kelistrikan Terintegrasi di Electricity Connect 2026</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;electricity&#45;services&#45;tawarkan&#45;solusi&#45;kelistrikan&#45;terintegrasi&#45;di&#45;electricity&#45;connect&#45;2026&#45;cVQB2dt1g9/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;electricity&#45;services&#45;tawarkan&#45;solusi&#45;kelistrikan&#45;terintegrasi&#45;di&#45;electricity&#45;connect&#45;2026&#45;cVQB2dt1g9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 11:01:10 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET,Jakarta – PLN Electricity Services (PLN ES) berpartisipasi dalam ajang internasional Electricity Connect 2026 yang berlangsung pada Selasa&#45;Kamis (22–24/9) di ICE BSD. Berada di booth nomor 2401, PLN ES mengusung tema &quot;One Stop Electricity Services&quot;. Tema ini menegaskan posisi PLN ES sebagai penyedia solusi kelistrikan terintegrasi, sekaligus mitra yang mendukung pertumbuhan bisnis, menghadirkan inovasi, dan membangun masa depan yang berkelanjutan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>WAHANANEWS.NET,Jakarta – PLN Electricity Services (PLN ES) berpartisipasi dalam ajang internasional Electricity Connect 2026 yang berlangsung pada Selasa-Kamis (22–24/9) di ICE BSD. Berada di booth nomor 2401, PLN ES mengusung tema "One Stop Electricity Services". Tema ini menegaskan posisi PLN ES sebagai penyedia solusi kelistrikan terintegrasi, sekaligus mitra yang mendukung pertumbuhan bisnis, menghadirkan inovasi, dan membangun masa depan yang berkelanjutan.</p><p>Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia mengatakan bahwa kebutuhan pelanggan di tengah perubahan industri kini tidak lagi terbatas pada pasokan listrik. Pelaku usaha membutuhkan solusi yang terintegrasi, mulai dari infrastruktur dan teknologi hingga layanan yang mendukung efisiensi operasional, pertumbuhan bisnis, dan pencapaian target keberlanjutan.</p><p>"Pelanggan hari ini tidak hanya membutuhkan listrik, tetapi juga mitra yang memahami kebutuhan bisnis mereka secara menyeluruh. Melalui One Stop Electricity Services, kami ingin menunjukkan bahwa PLN Electricity Services siap mendampingi pelanggan dari hulu ke hilir, mulai dari pembangkitan, transmisi, dan distribusi hingga layanan ritel, termasuk dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia," kata Susiana.</p><p>Melalui konsep One Stop Electricity Services, PLN ES menghadirkan seluruh kebutuhan tersebut dalam satu layanan terpadu, mulai dari _generation services, transmission, dan distribution_ hingga retail.</p><p>Selain menampilkan layanan teknologi, PLN ES juga menghadirkan ESperience Zone, sebuah area permainan _virtual reality_ (VR) yang memberikan pengalaman seru. Pengunjung juga dapat bersantai di #coffeePLNes, refreshment corner yang menyajikan menu khas bertema layanan PLN ES: Oasis Latte, Commandicano, O&M Latte, dan SKTM Matcha.</p><p>*Kunjungan Direktur Utama PT PLN (Persero)*</p><p>Dalam rangkaian pameran, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, turut hadir mengunjungi booth PLN ES. Dalam kunjungan tersebut, Darmawan meninjau langsung berbagai teknologi dan inovasi layanan yang dipamerkan, mulai dari lini layanan _generation services, transmission, distribution,_ dan retail, hingga teknologi Live Line Insulation Coating Robot dan teknologi drone untuk mendukung keandalan pasokan listrik.</p><p>Susiana Mutia mengungkapkan, kehadiran Direktur Utama PT PLN (Persero) menjadi bentuk dukungan terhadap langkah PLN ES dalam menghadirkan One Stop Electricity Services sebagai solusi kelistrikan terintegrasi bagi pelanggan dan industri.</p><p>"Kunjungan Direktur Utama PT PLN (Persero) menjadi dorongan besar bagi kami untuk terus berinovasi. Kami mengundang para pelaku industri untuk berkunjung ke booth kami, berdiskusi, dan menemukan solusi kelistrikan yang paling sesuai dengan kebutuhan operasional bisnis mereka," ungkap Susiana.</p><p>Melalui partisipasi di Electricity Connect 2026, PLN ES berharap dapat memperkuat perannya sebagai bagian dari penyedia ekosistem kendaraan listrik dan solusi bisnis berbasis teknologi, sekaligus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung kebutuhan industri masa depan.</p><p><br>Narahubung:<br>Aep Saepudin<br>Sekretaris Perusahaan<br>PLN ES<br>info@plnes.co.id</p><p><br>Sekilas Tentang PLN ES:<br>_PLN Electricity Services merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Operation & Maintenance pada jaringan Transmisi dan Distribusi Kelistrikan. Didirikan sejak 18 Oktober 2011, PLN ES (ES) beroperasi di wilayah Sumatera, Jawa dan Bali. Dengan visi Menjadi Perusahaan #1 Pilihan Pelanggan untuk Pelayanan Ketenagalistrikan Berkualitas di Indonesia, PLN ES terus berinovasi dengan tetap berpegang teguh pada kaidah tata pengelolaan perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). PLN ES juga mendedikasikan dirinya untuk mendukung capaian Net Zero Emission melalui penyediaan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia._</p><p>[Amel Silaban ]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir102026/pln-electricity-services-tawarkan-solusi-kelistrikan-terintegrasi-di-electricity-connect-2026_540sZ4vWq0.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>47 Persil Lahan GITET 275 kV Kendari Kantongi SK Hak, PLN Percepat Legalitas Aset</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/47&#45;persil&#45;lahan&#45;gitet&#45;275&#45;kv&#45;kendari&#45;kantongi&#45;sk&#45;hak&#45;pln&#45;percepat&#45;legalitas&#45;aset&#45;4EW7g9Rp77/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/47&#45;persil&#45;lahan&#45;gitet&#45;275&#45;kv&#45;kendari&#45;kantongi&#45;sk&#45;hak&#45;pln&#45;percepat&#45;legalitas&#45;aset&#45;4EW7g9Rp77/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 15:15:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA &#45; Menjelang peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) 2026, PT PLN (Persero) bersama Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat kemajuan dalam proses legalisasi aset ketenagalistrikan. Sebanyak 47 persil lahan GITET 275 kV Kendari telah memperoleh Surat Keputusan (SK) Hak yang diterbitkan Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tenggara.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> - Menjelang peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) 2026, PT PLN (Persero) bersama Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat kemajuan dalam proses legalisasi aset ketenagalistrikan. Sebanyak 47 persil lahan GITET 275 kV Kendari telah memperoleh Surat Keputusan (SK) Hak yang diterbitkan Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tenggara.</p><p>Terbitnya SK Hak tersebut menjadi tahapan penting dalam memberikan kepastian administrasi dan legalitas aset PLN. Selanjutnya, 47 persil tersebut akan didaftarkan ke Kantor Pertanahan Kota Kendari untuk proses Surat Perintah Setor (SPS) Hak dan pencetakan sertifikat.</p><p>Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara PLN dan BPN dalam mendukung tertib administrasi pertanahan serta pengamanan aset ketenagalistrikan.</p><p>“Terbitnya SK Hak untuk 47 persil GITET 275 kV Kendari merupakan capaian penting dari kolaborasi PLN dan BPN Sulawesi Tenggara. Menjelang HANTARU 2026, kemajuan ini menjadi momentum yang baik dalam mewujudkan kepastian hukum dan tertib administrasi aset ketenagalistrikan,” ujar Donald.</p><p>Donald menambahkan, kepastian status lahan dan sertifikasi aset menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan aset PLN sekaligus keberlanjutan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.</p><p>Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara, Achmad, S.ST., M.H., menyampaikan bahwa koordinasi dan komunikasi yang baik antara BPN dan PLN menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penyelesaian proses pertanahan.</p><p>“Kami menyambut baik koordinasi yang dilakukan PLN. Terbitnya SK Hak ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan proses pertanahan berjalan sesuai ketentuan serta memberikan kepastian administrasi dan legalitas aset,” ujar Achmad.</p><p>Selain membahas tindak lanjut 47 persil GITET 275 kV Kendari, PLN dan BPN Sulawesi Tenggara juga membahas percepatan sejumlah permohonan Hak Guna Bangunan (HGB) tapak menara transmisi yang masih berproses di beberapa Kantor Pertanahan di wilayah Sulawesi Tenggara.</p><p>Melalui sinergi yang terus diperkuat, PLN dan BPN Sulawesi Tenggara berkomitmen mendukung penyelesaian aspek pertanahan dan sertifikasi aset secara terkoordinasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan infrastruktur ketenagalistrikan didukung administrasi aset yang tertib, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/47-persil-lahan-gitet-275-kv-kendari-kantongi-sk-hak-pln-percepat-legalitas-aset_JN420ew0YI.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tak Hanya Inspeksi, OASIS PLN ES Kembangkan Teknologi Drone untuk Pembersihan Isolator</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/tak&#45;hanya&#45;inspeksi&#45;oasis&#45;pln&#45;es&#45;kembangkan&#45;teknologi&#45;drone&#45;untuk&#45;pembersihan&#45;isolator&#45;66QGMu3hWk/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/tak&#45;hanya&#45;inspeksi&#45;oasis&#45;pln&#45;es&#45;kembangkan&#45;teknologi&#45;drone&#45;untuk&#45;pembersihan&#45;isolator&#45;66QGMu3hWk/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 11:34:10 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET,Jakarta – Satu pohon yang tumbuh terlalu dekat dengan jaringan transmisi dapat menjadi sumber gangguan yang berdampak luas. Untuk mendeteksi potensi gangguan lebih dini, PLN Electricity Services (PLN ES) mengembangkan OASIS (Overhead Lines Asset Surveillance &amp; Inspection Systems), sistem pemeliharaan aset transmisi berbasis drone dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET,Jakarta</strong> – Satu pohon yang tumbuh terlalu dekat dengan jaringan transmisi dapat menjadi sumber gangguan yang berdampak luas. Untuk mendeteksi potensi gangguan lebih dini, PLN Electricity Services (PLN ES) mengembangkan OASIS (Overhead Lines Asset Surveillance & Inspection Systems), sistem pemeliharaan aset transmisi berbasis drone dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).</p><p>Paparan bertajuk "OASIS Transformation Journey: Advancing Transmission Asset Maintenance through Digitalization and AI" tersebut disampaikan oleh Assistant Manager Pengembangan Bisnis PLN ES, Andi Ahmad Fauzan Parewangi. Dalam sesi tersebut, Andi menguraikan bagaimana PLN ES mengarahkan pola pemeliharaan aset transmisi dari proses yang masih banyak bergantung pada kerja manual menuju sistem yang didukung teknologi drone, data terpusat, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).</p><p>Sebagai perusahaan yang turut mengelola aset kelistrikan PLN, termasuk 37.537 tower transmisi dan 1.256 gardu induk, PLN ES menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga keandalan jaringan. Tantangan tersebut antara lain pelanggaran ruang bebas (right of way/ROW) oleh vegetasi maupun objek eksternal, degradasi aset akibat usia dan korosi, cuaca ekstrem dan bencana alam, hingga kerentanan jalur interkoneksi, di mana gangguan pada satu ruas kritis dapat berdampak luas lintas sistem dan wilayah.</p><p>"Jaringan transmisi merupakan tulang punggung sistem kelistrikan. Gangguan pada satu ruas yang kritis dapat berdampak ke banyak wilayah sekaligus. Karena itu, pemeliharaan tidak bisa lagi hanya mengandalkan inspeksi periodik yang sifatnya manual. Melalui OASIS, kami ingin potensi gangguan dapat terdeteksi lebih awal sehingga tindakan pemeliharaan dapat dilakukan sebelum gangguan terjadi," ujar Fauzan.</p><p>Andi menjelaskan, model pemeliharaan konvensional masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari tingginya ketergantungan pada proses manual, terbatasnya cakupan dan frekuensi inspeksi, data inspeksi yang tersebar dalam berbagai format, hingga lambatnya identifikasi anomali. Kondisi tersebut membatasi kemampuan pengambilan keputusan pemeliharaan yang berbasis risiko.</p><p>Untuk menjawab tantangan tersebut, PLN ES mengembangkan OASIS dengan alur kerja terintegrasi yang mencakup akuisisi data, penyiapan data, segmentasi objek berbasis AI, deteksi anomali, basis data terpusat, hingga dashboard dan pelaporan. Pengembangan _platform_ ini dilakukan melalui kolaborasi strategis yang memadukan keahlian PLN ES di bidang aset transmisi, kebutuhan inspeksi dan pemeliharaan, algoritma _health index_, serta validasi lapangan, dengan kapabilitas mitra teknologi di bidang _computer vision_, pengembangan model AI, dan pengolahan data inspeksi berskala besar.</p><p>"Kolaborasi ini bukan hanya soal menghadirkan teknologi, tetapi juga soal alih pengetahuan. Kami ingin proses pengolahan data menjadi lebih cepat, hasil deteksi lebih konsisten dan terstandar, dan pada akhirnya platform ini dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai wilayah kerja PLN ES," lanjut Fauzan.</p><p>Selain inspeksi, pemanfaatan teknologi drone dalam OASIS juga dikembangkan untuk kegiatan korektif, salah satunya melalui OASIS Drone Flushing untuk pembersihan isolator saluran transmisi dan peralatan gardu induk. Metode ini dinilai sesuai untuk kawasan pesisir yang rentan terpapar garam, kawasan industri dengan tingkat polusi dan debu tinggi, serta lokasi yang sulit dijangkau seperti daerah dataran tinggi dan terpencil.</p><p>Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia, mengatakan bahwa keikutsertaan PLN ES dalam sesi Knowledge Hub menjadi wadah untuk berbagi praktik terbaik sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan pelaku industri ketenagalistrikan.</p><p>"Keandalan jaringan transmisi sangat menentukan kualitas layanan listrik bagi masyarakat dan industri. Melalui OASIS, kami ingin menunjukkan bahwa pemeliharaan aset kelistrikan dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan berbasis data, dengan tetap menempatkan keselamatan sebagai prioritas. Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak agar inovasi seperti ini dapat terus dikembangkan," kata Susiana.</p><p>Selain melalui sesi Knowledge Hub, PLN ES juga menampilkan teknologi drone dan berbagai inovasi layanan lainnya di booth nomor 2401 yang mengusung tema "One Stop Electricity Services" selama pameran berlangsung pada 22–24 September 2026.</p><p>Melalui pengembangan OASIS dan transformasi digital yang berkelanjutan, PLN ES terus memperkuat kapabilitas operasi dan pemeliharaan ketenagalistrikan untuk mendukung layanan yang andal, aman, dan responsif bagi masyarakat.</p><p><br>Narahubung:<br>Aep Saepudin<br>Sekretaris Perusahaan<br>PLN ES<br>info@plnes.co.id</p><p><br>Sekilas Tentang PLN ES:<br>_PLN Electricity Services merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Operation & Maintenance pada jaringan Transmisi dan Distribusi Kelistrikan. Didirikan sejak 18 Oktober 2011, PLN ES (ES) beroperasi di wilayah Sumatera, Jawa dan Bali. Dengan visi Menjadi Perusahaan #1 Pilihan Pelanggan untuk Pelayanan Ketenagalistrikan Berkualitas di Indonesia, PLN ES terus berinovasi dengan tetap berpegang teguh pada kaidah tata pengelolaan perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). PLN ES juga mendedikasikan dirinya untuk mendukung capaian Net Zero Emission melalui penyediaan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia._</p><p>[Effriani Simamora]<br>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir102026/tak-hanya-inspeksi-oasis-pln-es-kembangkan-teknologi-drone-untuk-pembersihan-isolator_hMaPZE9vd3.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hadapi Kondisi Darurat, PLN ES Hadirkan MOCC untuk Percepat Pemulihan Kelistrikan</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/hadapi&#45;kondisi&#45;darurat&#45;pln&#45;es&#45;hadirkan&#45;mocc&#45;untuk&#45;percepat&#45;pemulihan&#45;kelistrikan&#45;895OfUWpAX/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/hadapi&#45;kondisi&#45;darurat&#45;pln&#45;es&#45;hadirkan&#45;mocc&#45;untuk&#45;percepat&#45;pemulihan&#45;kelistrikan&#45;895OfUWpAX/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 11:25:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET,Jakarta– Upaya memperkuat keandalan pelayanan kelistrikan dalam menghadapi kondisi darurat terus dilakukan PLN Group melalui penguatan sistem respons dan pemulihan jaringan. Sejalan dengan hadirnya Disaster Recovery Center (DRC) di Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Aceh, PLN Electricity Services (PLN ES) menghadirkan _Mobile Operation Command Center_ (MOCC) sebagai perpanjangan tangan fungsi koordinasi operasional untuk mempercepat koordinasi dan pemulihan kelistrikan langsung di lokasi terdampak bencana.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET,Jakarta</strong>– Upaya memperkuat keandalan pelayanan kelistrikan dalam menghadapi kondisi darurat terus dilakukan PLN Group melalui penguatan sistem respons dan pemulihan jaringan. Sejalan dengan hadirnya Disaster Recovery Center (DRC) di Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Aceh, PLN Electricity Services (PLN ES) menghadirkan _Mobile Operation Command Center_ (MOCC) sebagai perpanjangan tangan fungsi koordinasi operasional untuk mempercepat koordinasi dan pemulihan kelistrikan langsung di lokasi terdampak bencana.</p><p>MOCC dirancang sebagai pusat monitoring operasional yang dapat bergerak mendekati lokasi kejadian. Kehadirannya memungkinkan kondisi lapangan, progres pekerjaan, kebutuhan material dan peralatan, hingga aspek keselamatan petugas dipantau secara lebih cepat dan terintegrasi.</p><p>“MOCC merupakan bagian dari upaya kami untuk mendekatkan fungsi monitoring dan koordinasi ke lokasi pekerjaan. Ketika terjadi kondisi darurat, kecepatan memperoleh informasi yang akurat menjadi sangat penting agar keputusan dan dukungan operasional dapat diberikan secara tepat,” ujar Susiana Mutia, Direktur Utama PLN ES.</p><p>Dalam operasionalnya, MOCC dilengkapi dengan teknologi _bodycam_ dan sistem _real-time tracking_ untuk memantau aktivitas personel PLN ES serta perkembangan pemulihan jaringan kelistrikan di lokasi terdampak bencana. Teknologi tersebut memungkinkan informasi mengenai kondisi pekerjaan dapat diterima secara lebih cepat, sekaligus mendukung pemantauan penerapan aspek keselamatan kerja.</p><p>Perangkat _bodycam_ yang digunakan juga dilengkapi teknologi _face recognition_ untuk mengidentifikasi personel yang menggunakan perangkat. Sistem tersebut membantu memastikan rekaman aktivitas terasosiasi dengan personel yang tepat sehingga data operasional dapat terdokumentasi secara akurat.</p><p>“Pemanfaatan teknologi bukan hanya untuk melihat progres pekerjaan, tetapi juga memastikan aspek _safety_ tetap menjadi bagian utama dalam setiap proses pemulihan. Dengan informasi lapangan yang terdokumentasi secara _real-time_, koordinasi antara personel di lapangan dan pusat koordinasi operasional dapat dilakukan dengan lebih efektif,” lanjut Susiana.</p><p>Untuk menjaga kesinambungan komunikasi ketika infrastruktur telekomunikasi terdampak bencana, MOCC turut dilengkapi dengan radio komunikasi dan dukungan konektivitas berbasis satelit. Dukungan konektivitas tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga jalur komunikasi antara tim lapangan dengan pusat kendali, khususnya pada situasi ketika jaringan komunikasi konvensional mengalami gangguan. Selain mendukung respons ketika bencana terjadi, MOCC juga memiliki fungsi _early warning system_ melalui pemanfaatan berbagai sumber informasi.</p><p>Konsep MOCC dibangun dengan empat fungsi utama, yaitu _Mobile, Operations, Safety,_ dan _Command Center_. Fungsi _Mobile_ memungkinkan unit ditempatkan di lokasi strategis sesuai kebutuhan penanganan. _Operations_ mendukung pemantauan kondisi dan progres pemulihan sistem kelistrikan secara _real-time_. _Safety_ memperkuat pemantauan aktivitas petugas di lapangan, sementara _Command Center_ mendukung komunikasi, koordinasi, serta pengambilan keputusan secara cepat.</p><p>Selain penguatan sistem monitoring dan koordinasi, PLN ES juga memberikan dukungan melalui _Battery Energy Storage System_ (BESS) sebagai bagian dari kesiapan pasokan energi dalam kondisi darurat. Kehadiran BESS mendukung penyediaan pasokan listrik pada kebutuhan operasional tertentu, terutama ketika kondisi jaringan utama terdampak dan proses pemulihan masih berlangsung.</p><p>Penguatan teknologi dan dukungan operasional tersebut mendapat apresiasi langsung dari Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri. Menurutnya, penerapan teknologi yang terintegrasi menjadi bagian penting dalam memperkuat respons PLN ketika menghadapi kondisi kedaruratan.</p><p>“Apresiasi kami kepada PLN ES atas penerapan teknologi melalui Mobile Operation Command Center dan dukungan Battery Energy Storage System. Kehadiran teknologi ini memperkuat kemampuan monitoring, koordinasi, komunikasi, serta dukungan kelistrikan di lapangan, sehingga proses pemulihan di lokasi terdampak bencana dapat dilakukan secara lebih cepat, terarah, dan terukur. Pemanfaatan teknologi seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat respons PLN dalam menghadapi kondisi darurat, sekaligus memastikan proses pemulihan berjalan secara efektif dan tetap memperhatikan aspek keselamatan,” kata Arsyadany.</p><p>Sementara itu, General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menilai dukungan teknologi dan kesiapan operasional di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan kondisi darurat berjalan secara optimal. Menurutnya, setiap penanganan krisis kelistrikan perlu didukung dengan komunikasi, pelaporan, serta evaluasi untuk memastikan proses pemulihan dapat terus ditingkatkan.</p><p>“Dalam menghadapi kondisi krisis kelistrikan, kecepatan eksekusi di lapangan menjadi hal yang penting. Dukungan teknologi dan kesiapan personel perlu diiringi dengan komunikasi, pelaporan, serta evaluasi pascakejadian agar setiap proses pemulihan dapat berjalan maksimal dan menjadi bagian dari perbaikan berkelanjutan,” ujar Eddi.</p><p>Kehadiran MOCC melengkapi fungsi DRC yang menjadi pusat koordinasi penanganan kondisi darurat. Jika DRC berperan sebagai pusat kendali, MOCC membawa fungsi monitoring dan koordinasi tersebut lebih dekat ke garis depan pekerjaan.</p><p>“Bagi PLN ES, pemulihan kelistrikan tidak hanya berbicara mengenai seberapa cepat jaringan kembali beroperasi, tetapi juga bagaimana proses tersebut dilakukan secara aman, terkoordinasi dan berbasis data. MOCC dan BESS menjadi salah satu bentuk penguatan kapabilitas operasional kami untuk mendukung pelayanan kelistrikan yang semakin responsif,” tutur Susiana.</p><p>Penguatan sistem respons bencana ini juga sejalan dengan upaya PLN Group untuk memastikan pelayanan kelistrikan tetap dapat dipulihkan secara cepat dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan. Integrasi antara data risiko, kesiapan armada, teknologi, komunikasi, pelaporan, dan evaluasi pascakejadian menjadi bagian penting dalam mendukung respons dan pemulihan jaringan kelistrikan.</p><p>Melalui integrasi antara pusat koordinasi operasional, teknologi digital, konektivitas, dukungan energi, dan kesiapan personel di lapangan, PLN Electricity Services terus memperkuat kapabilitas operasi dan pemeliharaan ketenagalistrikan untuk mendukung layanan yang andal, aman, dan responsif bagi masyarakat.</p><p><br>Narahubung:<br>Aep Saepudin<br>Sekretaris Perusahaan<br>PLN ES<br>info@plnes.co.id</p><p><br>Sekilas Tentang PLN ES:<br>_PLN Electricity Services merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Operation & Maintenance pada jaringan Transmisi dan Distribusi Kelistrikan. Didirikan sejak 18 Oktober 2011, PLN ES (ES) beroperasi di wilayah Sumatera, Jawa dan Bali. Dengan visi Menjadi Perusahaan #1 Pilihan Pelanggan untuk Pelayanan Ketenagalistrikan Berkualitas di Indonesia, PLN ES terus berinovasi dengan tetap berpegang teguh pada kaidah tata pengelolaan perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). PLN ES juga mendedikasikan dirinya untuk mendukung capaian Net Zero Emission melalui penyediaan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia._</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir102026/hadapi-kondisi-darurat-pln-es-hadirkan-mocc-untuk-percepat-pemulihan-kelistrikan_U0Kkjcl7wC.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dukung Pertumbuhan Industri Morowali, PLN Mulai Penarikan Konduktor SUTT 150 kV Bungku&#45;PT ACN</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/dukung&#45;pertumbuhan&#45;industri&#45;morowali&#45;pln&#45;mulai&#45;penarikan&#45;konduktor&#45;sutt&#45;150&#45;kv&#45;bungku&#45;pt&#45;acn&#45;GSu2G46KGI/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/dukung&#45;pertumbuhan&#45;industri&#45;morowali&#45;pln&#45;mulai&#45;penarikan&#45;konduktor&#45;sutt&#45;150&#45;kv&#45;bungku&#45;pt&#45;acn&#45;GSu2G46KGI/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 09:34:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA &#45; PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara memulai penarikan konduktor perdana atau first stringing SUTT 150 kV Bungku&#45;Pelanggan PT ACN di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (16/9). Tahapan ini menjadi salah satu penanda penting dalam pembangunan saluran transmisi untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Sulawesi.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara memulai penarikan konduktor perdana atau first stringing SUTT 150 kV Bungku-Pelanggan PT ACN di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (16/9). Tahapan ini menjadi salah satu penanda penting dalam pembangunan saluran transmisi untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Sulawesi.</p><p>Saluran transmisi sepanjang sekitar 38,57 kilometer dengan 111 menara transmisi tersebut akan mendukung peningkatan kemampuan penyaluran tenaga listrik, memperkuat pasokan ke kawasan industri, serta melayani pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat dan dunia industri di wilayah Morowali dan sekitarnya.</p><p>General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan pembangunan SUTT 150 kV Bungku-Pelanggan PT ACN merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat infrastruktur transmisi tenaga listrik di Sulawesi.</p><p>“Saluran transmisi ini memiliki peran penting dalam meningkatkan keandalan penyaluran tenaga listrik, memperkuat kapasitas sistem, serta mendukung aktivitas industri yang membutuhkan pasokan listrik stabil dan berkelanjutan. Dengan dimulainya tahapan first stringing, progres pembangunan semakin maju dan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di Sulawesi,” ujar Aditya.</p><p>Menurut Aditya, penguatan infrastruktur transmisi menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan pasokan listrik. Saluran transmisi yang kuat akan membantu PLN menyalurkan daya dari sistem pembangkit ke pusat-pusat beban secara lebih optimal serta meningkatkan kesiapan sistem dalam melayani pertumbuhan kebutuhan listrik.</p><p>Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara, Yogi Yohannes Siburian, mengatakan first stringing menjadi salah satu milestone penting dalam pembangunan SUTT 150 kV Bungku-Pelanggan PT ACN.</p><p>“Setiap tahapan kami laksanakan dengan mengedepankan kualitas, keselamatan, dan pencapaian target. Kami berharap pembangunan saluran transmisi ini dapat memperkuat sistem kelistrikan Pulau Sulawesi, sehingga penyaluran tenaga listrik semakin andal dan berkesinambungan,” ujar Yogi.</p><p>Dalam proses pembangunan, PLN terus berkoordinasi dengan pemerintah, masyarakat, pemilik lahan, mitra kerja, dan para pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut diperlukan agar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berlangsung aman, lancar, dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan.</p><p>Pembangunan SUTT 150 kV Bungku-Pelanggan PT ACN selanjutnya akan dilanjutkan melalui tahapan pekerjaan berikutnya hingga saluran transmisi siap mendukung sistem kelistrikan. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat memperkuat pasokan listrik, mendukung kebutuhan industri, serta membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Tengah dan Pulau Sulawesi secara lebih luas.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/dukung-pertumbuhan-industri-morowali-pln-mulai-penarikan-konduktor-sutt-150-kv-bungku-pt-acn_eS8l7FEq52.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Perkuat Sistem Kelistrikan Sulawesi, PLN Matangkan Perizinan SUTET 275 kV Palopo&#45;Bakaru</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/perkuat&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;sulawesi&#45;pln&#45;matangkan&#45;perizinan&#45;sutet&#45;275&#45;kv&#45;palopo&#45;bakaru&#45;gZ0ZdQ9Qtp/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/perkuat&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;sulawesi&#45;pln&#45;matangkan&#45;perizinan&#45;sutet&#45;275&#45;kv&#45;palopo&#45;bakaru&#45;gZ0ZdQ9Qtp/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 09:20:24 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA &amp;nbsp;&#45; PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus mematangkan kesiapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan melalui peninjauan lapangan bersama lima Kantor Pertanahan BPN di Sulawesi Selatan pada 10&#45;15 September 2026. Kegiatan tersebut dilakukan pada rencana tapak menara transmisi SUTET 275 kV yang menghubungkan GITET 275 kV Palopo dengan GITET 275 kV Bakaru.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA &nbsp;</strong>- PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus mematangkan kesiapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan melalui peninjauan lapangan bersama lima Kantor Pertanahan BPN di Sulawesi Selatan pada 10-15 September 2026. Kegiatan tersebut dilakukan pada rencana tapak menara transmisi SUTET 275 kV yang menghubungkan GITET 275 kV Palopo dengan GITET 275 kV Bakaru.</p><p>Peninjauan lapangan dilaksanakan di Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Toraja Utara, Kabupaten Tana Toraja, dan Kabupaten Enrekang. Dalam kegiatan tersebut, jajaran Kantor Pertanahan BPN melakukan pengecekan kondisi lapangan dan pencocokan data dengan kondisi eksisting sebagai bagian dari dukungan terhadap proses perizinan.</p><p>Hasil peninjauan menjadi bagian dari data pendukung yang dibutuhkan untuk memastikan tahapan pembangunan berikutnya dapat dipersiapkan secara lebih akurat dan sesuai kondisi lapangan.</p><p>SUTET 275 kV Palopo-Bakaru memiliki peran penting dalam memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi. Kehadiran saluran transmisi berkapasitas besar ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan penyaluran tenaga listrik, memperkuat kapasitas sistem, serta mendukung pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat dan sektor industri.</p><p>General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan pembangunan SUTET 275 kV Palopo-Bakaru merupakan bagian penting dari penguatan infrastruktur transmisi untuk menopang sistem kelistrikan Sulawesi yang semakin berkembang.</p><p>“Pembangunan SUTET 275 kV Palopo-Bakaru kami siapkan sebagai bagian dari penguatan sistem transmisi Sulawesi. Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan penyaluran tenaga listrik sekaligus mendukung pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat dan sektor industri di wilayah Sulawesi,” ujar Aditya.</p><p>Aditya menambahkan, kesiapan perizinan menjadi bagian penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku.</p><p>“Kami mengapresiasi dukungan Kantor Pertanahan BPN di seluruh wilayah yang dilalui. Sinergi ini sangat penting untuk memastikan setiap tahapan pembangunan dipersiapkan secara matang, tertib, dan sesuai regulasi,” tambahnya.</p><p>Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, mengatakan koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan pembangunan dapat dilakukan secara tertib dan sesuai ketentuan.</p><p>“Peninjauan bersama ini membantu kami memperoleh data lapangan yang lebih akurat sebagai dasar dalam menyiapkan proses perizinan. Dengan data yang lengkap sejak awal, tahapan pembangunan berikutnya dapat dipersiapkan dengan lebih baik,” ujar Donald.</p><p>Menurut Donald, koordinasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya PLN meminimalkan potensi kendala pada tahap awal pembangunan sekaligus memastikan setiap proses berjalan secara terencana dan sesuai regulasi.</p><p>“Infrastruktur ini nantinya diharapkan dapat memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Luwu Raya, Toraja, hingga Enrekang,” tambahnya.</p><p>Bagi masyarakat, pembangunan SUTET 275 kV Palopo-Bakaru diharapkan memberikan manfaat melalui peningkatan keandalan pasokan listrik, penguatan pelayanan publik, serta dukungan terhadap aktivitas ekonomi dan industri.</p><p>PLN UIP Sulawesi akan terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan agar seluruh tahapan pembangunan SUTET 275 kV Palopo-Bakaru dapat berjalan lancar, sesuai ketentuan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi sistem kelistrikan Sulawesi.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/perkuat-sistem-kelistrikan-sulawesi-pln-matangkan-perizinan-sutet-275-kv-palopo-bakaru_oQ54924b3I.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>970 Bidang Tanah Terdampak, PLN Perkuat Sosialisasi Kompensasi SUTT 150 kV di Morowali</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/970&#45;bidang&#45;tanah&#45;terdampak&#45;pln&#45;perkuat&#45;sosialisasi&#45;kompensasi&#45;sutt&#45;150&#45;kv&#45;di&#45;morowali&#45;qj4trwG5NQ/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/970&#45;bidang&#45;tanah&#45;terdampak&#45;pln&#45;perkuat&#45;sosialisasi&#45;kompensasi&#45;sutt&#45;150&#45;kv&#45;di&#45;morowali&#45;qj4trwG5NQ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 15 Sep 2026 17:15:09 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melaksanakan sosialisasi dan musyawarah bersama masyarakat dalam proses kompensasi lahan untuk pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Pelanggan PT ACN–Bungku di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melaksanakan sosialisasi dan musyawarah bersama masyarakat dalam proses kompensasi lahan untuk pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Pelanggan PT ACN–Bungku di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.</p><p>Kegiatan sosialisasi dan musyawarah tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Bungku Tengah dan Bungku Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai tahapan kompensasi dan proses pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.</p><p>Sekitar 970 bidang tanah tercatat berada dalam jalur pembangunan SUTT 150 kV Pelanggan PT ACN–Bungku. Melalui forum sosialisasi dan musyawarah, PLN memberikan penjelasan kepada pemilik lahan mengenai proses kompensasi, mekanisme pembayaran, dokumen yang diperlukan, serta tahapan pembangunan berikutnya.</p><p>Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, mengatakan komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan pembangunan dapat dipahami dengan baik, khususnya oleh masyarakat yang lahannya berada pada jalur pembangunan.</p><p>“Musyawarah ini bukan hanya mengenai kompensasi, tetapi juga menjadi ruang bagi PLN untuk menjelaskan proses pembangunan kepada masyarakat secara langsung. Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang jelas mengenai tahapan yang akan dilalui, termasuk hal-hal yang perlu dipersiapkan setelah proses kompensasi,” ujar Donald.</p><p>Menurut Donald, keterbukaan informasi diharapkan dapat memberikan pemahaman dan kepastian kepada pemilik lahan selama proses pembangunan berlangsung. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat dapat memperoleh penjelasan langsung dan menyampaikan pertanyaan terkait tahapan yang sedang berjalan.</p><p>Sosialisasi dan musyawarah tersebut telah dilaksanakan sejak 1 September 2026. Dalam pelaksanaannya, PLN berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan, tokoh masyarakat, aparat keamanan, Kejaksaan Negeri Morowali, serta pihak terkait lainnya dalam mendukung kelancaran pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN).</p><p>Kepala Desa Bahoruru, Haeruddin Janad, menyampaikan bahwa komunikasi langsung antara PLN dan masyarakat membantu pemerintah desa dalam memberikan informasi yang lebih jelas kepada warga.</p><p>“Kami dari pemerintah desa mendukung kegiatan ini. Yang penting masyarakat mendapatkan penjelasan yang jelas dan memiliki ruang untuk bertanya, sehingga proses ke depan dapat dipahami dan berjalan dengan baik,” ujar Haeruddin.</p><p>Rangkaian sosialisasi dan musyawarah tersebut merupakan bagian dari tahapan pembangunan SUTT 150 kV Pelanggan PT ACN–Bungku di wilayah Bungku. Infrastruktur ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sistem ketenagalistrikan di Kabupaten Morowali serta memperkuat pasokan listrik bagi kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.</p><p>PLN akan terus melanjutkan koordinasi dan komunikasi dengan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan di wilayah terdampak. Melalui sosialisasi dan pendekatan terbuka, PLN berharap seluruh tahapan kompensasi lahan dan pembangunan dapat berjalan tertib, lancar, serta sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/970-bidang-tanah-terdampak-pln-perkuat-sosialisasi-kompensasi-sutt-150-kv-di-morowali_1g5nK7l099.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Lewat Program Desa Siaga Bencana, PLN Perkuat Ketangguhan Warga Kaluku Bodoa</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/lewat&#45;program&#45;desa&#45;siaga&#45;bencana&#45;pln&#45;perkuat&#45;ketangguhan&#45;warga&#45;kaluku&#45;bodoa&#45;7r5b4cdZdx/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/lewat&#45;program&#45;desa&#45;siaga&#45;bencana&#45;pln&#45;perkuat&#45;ketangguhan&#45;warga&#45;kaluku&#45;bodoa&#45;7r5b4cdZdx/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 13 Sep 2026 12:06:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA &#45; PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Siaga Bencana 2026 terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Salah satunya diwujudkan melalui kampanye hemat air dan pencegahan kebakaran di RT 05/RW 02, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Minggu (13/9).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Siaga Bencana 2026 terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Salah satunya diwujudkan melalui kampanye hemat air dan pencegahan kebakaran di RT 05/RW 02, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Minggu (13/9).</p><p>Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WITA tersebut melibatkan Pemerintah Kelurahan Kaluku Bodoa, unsur RT/RW, warga sekitar, serta Satgas Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) Kaluku Bodoa. Kampanye dikemas melalui kerja bakti bersih lingkungan, edukasi, dan aksi bersama dengan dua fokus utama, yaitu penggunaan air secara bijak serta pencegahan kebakaran di lingkungan permukiman.</p><p>Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk membangun kebiasaan sederhana yang berdampak langsung terhadap pengurangan risiko bencana. Edukasi hemat air menjadi penting di tengah potensi kekeringan, sementara pencegahan kebakaran perlu terus diperkuat mengingat kawasan permukiman memiliki kerentanan terhadap kondisi darurat.</p><p>Ketua Kelompok Kaltana Kaluku Bodoa, Hanah, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN melalui Program Desa Siaga Bencana. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap risiko kekeringan dan kebakaran.</p><p>“Kegiatan ini kita laksanakan karena sangat bermanfaat bagi kami dan masyarakat. Kami turut meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hemat air dan pencegahan kebakaran agar masyarakat semakin peduli, tanggap, dan mampu melakukan pencegahan sebelum bencana terjadi,” ujar Hanah.</p><p>Lurah Kaluku Bodoa, Alwan Januar Setiawan, S.STP., juga mengapresiasi kolaborasi PLN dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam memperkuat ketangguhan lingkungan. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan, penggunaan air, dan pencegahan kebakaran.</p><p>“Kami sangat berterima kasih atas dukungan PLN melalui Program Desa Siaga Bencana. Kegiatan ini terbukti mampu membangun kesadaran dan kebersamaan warga untuk menjaga lingkungan, menghemat air, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Sinergi seperti ini sangat penting untuk menciptakan Kelurahan Kaluku Bodoa yang semakin tangguh menghadapi bencana,” ungkap Alwan.</p><p>Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, mengatakan Program Desa Siaga Bencana merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana di lingkungan sekitar.</p><p>“Melalui program ini, kami mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap penggunaan air dan pencegahan kebakaran. Kami berharap kolaborasi bersama pemerintah kelurahan, Kaltana, RT/RW, dan warga terus diperkuat untuk mewujudkan lingkungan yang tangguh dan siap menghadapi bencana,” ujar Donald.</p><p>Melalui program TJSL Desa Siaga Bencana 2026, PLN UIP Sulawesi berkomitmen mendukung terbentuknya masyarakat yang lebih tangguh dan mandiri dalam menghadapi risiko bencana. Kampanye hemat air dan pencegahan kebakaran diharapkan dapat menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, hemat air, aman, dan semakin siap menghadapi potensi kekeringan maupun kebakaran.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/lewat-program-desa-siaga-bencana-pln-perkuat-ketangguhan-warga-kaluku-bodoa_0ggJQwwNTg.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN WATCH Desak Prabowo Tolak BUMN Kelistrikan Baru, Minta Fokus Benahi PLN</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;watch&#45;desak&#45;prabowo&#45;tolak&#45;bumn&#45;kelistrikan&#45;baru&#45;minta&#45;fokus&#45;benahi&#45;pln&#45;6w7DbtRwua/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;watch&#45;desak&#45;prabowo&#45;tolak&#45;bumn&#45;kelistrikan&#45;baru&#45;minta&#45;fokus&#45;benahi&#45;pln&#45;6w7DbtRwua/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 09:35:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, Jakarta &#45; PLN WATCH meminta Presiden Prabowo Subianto tidak membuka jalan bagi pembentukan BUMN kelistrikan baru yang berpotensi menjadi pesaing PT PLN (Persero), karena pemerintah dinilai lebih mendesak membenahi dan memperkuat PLN sebagai tulang punggung sistem ketenagalistrikan nasional.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, Jakarta -</strong> PLN WATCH meminta Presiden Prabowo Subianto tidak membuka jalan bagi pembentukan BUMN kelistrikan baru yang berpotensi menjadi pesaing PT PLN (Persero), karena pemerintah dinilai lebih mendesak membenahi dan memperkuat PLN sebagai tulang punggung sistem ketenagalistrikan nasional.</p><p>Ketua Umum PLN WATCH, KRT Tohom Purba menilai pembentukan BUMN baru, khususnya yang diarahkan mengelola energi baru terbarukan untuk pasar industri melalui skema business-to-business, berisiko menciptakan fragmentasi baru dalam sektor yang sangat strategis.</p><p>“Kalau memang ada persoalan di PLN, benahi PLN, perbaiki tata kelolanya, kuatkan efisiensinya, dan percepat transformasinya, bukan malah membuat perusahaan negara baru yang pada akhirnya bisa bersaing memperebutkan pasar dengan PLN sendiri,” kata Tohom, Kamis (10/9/2026).</p><p>Menurutnya, keberadaan perusahaan kelistrikan baru berpotensi memisahkan pasar komersial yang menguntungkan dari kewajiban pelayanan publik yang selama ini dipikul PLN.</p><p>Dalam skenario tersebut, BUMN baru dinilai cenderung memiliki ruang untuk membidik konsumen industri dan komersial yang membutuhkan listrik hijau dan mempunyai kemampuan membayar lebih tinggi.</p><p>Sementara itu, PLN tetap harus menjalankan kewajiban pelayanan publik, termasuk menyediakan listrik terjangkau bagi rumah tangga, menjaga elektrifikasi wilayah terpencil, membangun jaringan, serta memastikan sistem kelistrikan nasional tetap andal.</p><p>“Jangan sampai pasar yang gemuk diberikan kepada entitas baru, sementara PLN ditinggalkan dengan kewajiban sosial, investasi jaringan, subsidi, wilayah terpencil, dan seluruh risiko sistem,” ujar Tohom.</p><p>Tohom menilai desain seperti itu justru dapat memperlemah struktur keuangan PLN pada saat perusahaan membutuhkan kapasitas pendanaan sangat besar untuk memperkuat jaringan, membangun pembangkit, mempercepat digitalisasi, dan mendukung transisi energi nasional.</p><p>Ia menyebut kondisi tersebut bisa menciptakan pola yang tidak sehat karena keuntungan komersial terpisah dari beban pelayanan publik yang harus tetap ditanggung perusahaan negara.</p><p>“Kalau keuntungannya dipisahkan tetapi bebannya tetap dikumpulkan di PLN, secara jangka panjang kita sedang menciptakan ketimpangan struktur bisnis yang berbahaya,” katanya.</p><p>Tohom yang juga Ketua Umum Aliansi Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) itu berpandangan pemerintah harus melihat persoalan kelistrikan bukan hanya dari sisi kompetisi bisnis, melainkan juga dari perspektif ketahanan energi dan perlindungan konsumen.</p><p>Menurut Tohom, masyarakat membutuhkan kepastian bahwa perubahan struktur industri kelistrikan tidak berujung pada kenaikan biaya, ketidakjelasan tanggung jawab pelayanan, atau melemahnya pemerataan pasokan listrik.</p><p><strong>Power Wheeling Jangan Membebani PLN</strong></p><p>Wacana pembentukan BUMN baru juga berkaitan dengan perdebatan mengenai skema power wheeling yang hingga kini menjadi salah satu isu penting dalam pembahasan RUU Energi Baru dan Energi Terbarukan.</p><p>Skema tersebut pada dasarnya memungkinkan produsen listrik menjual energi secara langsung kepada konsumen dengan memanfaatkan jaringan transmisi milik PLN melalui mekanisme sewa jaringan.</p><p>Tohom mengatakan konsep tersebut harus dihitung secara sangat hati-hati karena jaringan listrik bukan hanya kabel untuk mengantarkan energi, melainkan infrastruktur kritis yang membutuhkan investasi, pemeliharaan, pengendalian sistem, serta mitigasi risiko secara terus-menerus.</p><p>“Jangan sampai pihak lain cukup membayar sewa jaringan lalu mengambil pasar, tetapi ketika jaringan harus dibangun, diperkuat, diperbaiki atau terjadi gangguan sistem, seluruh risiko akhirnya kembali ke PLN,” kata Tohom.</p><p>PLN WATCH mencatat apabila mekanisme power wheeling diterapkan tanpa pembagian tanggung jawab yang proporsional, PLN berpotensi tetap menjadi pihak yang menanggung risiko terakhir atas operasi dan pemeliharaan jaringan.</p><p>Menurut Tohom, biaya penggunaan jaringan harus mencerminkan keseluruhan biaya sistem, termasuk kebutuhan investasi jangka panjang, cadangan daya, stabilitas frekuensi, pemeliharaan, serta keandalan pasokan.</p><p>“Jaringan PLN adalah infrastruktur negara yang dibangun puluhan tahun dengan investasi sangat besar, jadi jangan hanya dihitung seperti menyewa jalan tol tanpa memperhitungkan siapa yang menanggung seluruh risiko sistem kelistrikannya,” ujarnya.</p><p>Ia mengatakan pemerintah harus memastikan setiap kebijakan transisi energi tetap menghasilkan struktur industri yang sehat dan tidak menciptakan beban tersembunyi yang akhirnya harus ditanggung negara atau konsumen.</p><p><strong>Jangan Bertabrakan dengan Efisiensi BUMN</strong></p><p>Tohom juga mempertanyakan konsistensi pembentukan perusahaan negara baru dengan agenda pemerintah yang tengah mendorong penyederhanaan dan efisiensi struktur BUMN.</p><p>Menurutnya, pendirian entitas baru berarti pemerintah harus membentuk manajemen, struktur organisasi, sistem administrasi, pendanaan, serta berbagai perangkat korporasi baru yang membutuhkan biaya.</p><p>Lebih lanjut, PLN WATCH meyakinipembentukan entitas baru berpotensi menambah biaya birokrasi dan menimbulkan tumpang tindih fungsi ketika pemerintah pada saat bersamaan tengah mendorong streamlining perusahaan-perusahaan negara.</p><p>“Kalau arah pemerintah sekarang adalah rightsizing dan efisiensi BUMN, maka jangan pada saat yang sama menciptakan birokrasi korporasi baru pada sektor yang sebenarnya sudah mempunyai perusahaan negara dengan aset, SDM, jaringan, dan pengalaman yang lengkap,” kata Tohom.</p><p>Tohom yang juga Ketua Umum DPP Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran 2024 menilai Presiden Prabowo memiliki momentum besar untuk menjadikan reformasi PLN sebagai bagian dari agenda penguatan kedaulatan energi nasional.</p><p>Ia mengatakan keberpihakan kepada PLN bukan berarti membiarkan kekurangan yang masih ada di tubuh perusahaan tersebut.</p><p>Sebaliknya, menurut dia, pemerintah perlu menjadikan PLN lebih transparan, ramping, profesional, adaptif terhadap teknologi, dan mempunyai budaya korporasi yang kuat.</p><p>“PLN harus dibenahi keras bila memang ada yang tidak efisien, tetapi jangan dilemahkan secara struktural dengan membagi-bagi pasar yang sebenarnya dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan bisnis dan pelayanan publik,” katanya.</p><p><strong>Optimalkan Holding dan Subholding PLN</strong></p><p>PLN WATCH melihat pilihan yang lebih rasional adalah mengoptimalkan struktur holding dan subholding PLN yang telah terbentuk ketimbang mendirikan BUMN kelistrikan baru yang berdiri terpisah.</p><p>Saat ini PLN telah memiliki struktur bisnis yang mencakup perusahaan pembangkitan seperti PLN Indonesia Power dan PLN Nusantara Power serta subholding energi primer PLN Energi Primer Indonesia.</p><p>Tohom mengungkapkan struktur tersebut memungkinkan konsolidasi aset tetap berada dalam satu kelompok usaha sehingga skala ekonomi PLN tetap kuat dan akses terhadap pembiayaan hijau dapat dijaga.</p><p>“Kalau pemerintah ingin membangun bisnis EBT yang lebih agresif, ruangnya sudah tersedia di dalam ekosistem PLN, tinggal diperkuat mandat, modal, tata kelola, dan kebebasan eksekusinya,” ujar Tohom.</p><p>Menurutnya, pemerintah bahkan dapat memberikan otonomi operasional dan komersial yang lebih besar kepada masing-masing subholding agar proses pengambilan keputusan investasi tidak tersandera birokrasi panjang.</p><p>Induk PLN kemudian dapat diarahkan lebih fokus pada strategi grup, pengelolaan sistem, transmisi, distribusi, retail, serta sinkronisasi investasi nasional.</p><p>PLN WATCH menilai model tersebut memungkinkan proses rightsizing dan digitalisasi dilakukan melalui struktur organisasi yang telah terbentuk dibanding memulai perusahaan baru dari nol.</p><p>“Indonesia tidak kekurangan badan usaha, yang kita perlukan adalah badan usaha yang kuat, sehat, cepat mengambil keputusan, dan mempunyai kapasitas investasi besar,” katanya.</p><p>Tohom mengatakan penguatan struktur internal PLN juga penting untuk menjaga kemampuan perusahaan memperoleh pendanaan dengan biaya kompetitif bagi pembangunan infrastruktur kelistrikan.</p><p>Menurutnya, fragmentasi aset dan pendapatan ke banyak perusahaan dapat menurunkan skala ekonomi sekaligus memperumit koordinasi investasi jangka panjang.</p><p><strong>Transisi Energi Tetap Harus Dipercepat</strong></p><p>Meski menolak pembentukan BUMN pesaing PLN, Tohom menilai transisi menuju energi baru terbarukan tetap harus dipercepat karena Indonesia tidak dapat selamanya menggantungkan pasokan listrik pada energi fosil.</p><p>Ia mengatakan lambatnya penetrasi EBT harus dijawab melalui perbaikan regulasi, kepastian investasi, percepatan pembangunan jaringan, penyimpanan energi, serta peningkatan kapasitas pembangkit bersih.</p><p>Pembahasan RUU EBET sendiri masih menghadapi persoalan, salah satunya terkait belum tercapainya kesepakatan mengenai power wheeling antara pemerintah dan PLN.</p><p>Tohom berpandangan perbedaan tersebut seharusnya diselesaikan dengan mencari desain yang memberikan ruang investasi kepada swasta tanpa merusak keseimbangan ekonomi PLN dan keandalan sistem nasional.</p><p>“Kita jangan membuat dikotomi seolah-olah mempertahankan PLN berarti menolak EBT, justru PLN harus dijadikan lokomotif terbesar transisi energi Indonesia,” kata Tohom.</p><p>Menurutnya, Indonesia membutuhkan satu orkestrasi kuat agar pengembangan pembangkit, transmisi, distribusi, penyimpanan energi, dan pertumbuhan permintaan listrik berjalan dalam satu perencanaan yang sinkron.</p><p>PLN WATCH berpandangan stabilitas sistem kelistrikan perlu menjadi pertimbangan utama karena fragmentasi pengelolaan dapat memunculkan persoalan koordinasi pembangkitan, manajemen beban, investasi jaringan, dan kepastian pasokan.</p><p>“Transisi energi bukan perlombaan membentuk perusahaan baru, tetapi perlombaan membangun pembangkit bersih, jaringan yang kuat, teknologi penyimpanan, dan listrik yang tetap terjangkau bagi rakyat,” ujar Tohom.</p><p>Ia menilai PLN mempunyai modal besar untuk menjalankan peran tersebut karena memiliki infrastruktur, pengalaman pengoperasian sistem, basis pelanggan nasional, serta sumber daya manusia yang telah dibangun selama puluhan tahun.</p><p>Tohom yang pernah menjadi Ketua Umum Relawan MARTABAT Joko Widodo-Jusuf Kalla pada 2014 &nbsp;dan Jokowi-Ma'ruf Amin pada 2019 mengatakan kesinambungan pembangunan ketenagalistrikan antarperiode pemerintahan harus tetap dijaga.</p><p>Menurutnya, setiap pemerintahan boleh membawa strategi baru, tetapi aset strategis nasional yang telah dibangun harus diperkuat dan dikembangkan, bukan dibuat saling berkompetisi dengan sesama perusahaan negara.</p><p>“Presiden Prabowo harus mewariskan PLN yang lebih kuat dari hari ini, bukan sistem kelistrikan yang semakin terfragmentasi dan saling berebut pasar di antara perusahaan milik negara sendiri,” katanya.</p><p><strong>PLN Harus Tetap Dikritik dan Dibangun</strong></p><p>Tohom menegaskan dukungan PLN WATCH terhadap penguatan PLN tidak berarti memberikan cek kosong kepada manajemen perusahaan.</p><p>Sebagai organisasi pengawas, PLN WATCH tetap akan mengkritik kebijakan PLN apabila ditemukan inefisiensi, pelayanan buruk, investasi yang tidak tepat, pengadaan bermasalah, atau keputusan korporasi yang merugikan kepentingan konsumen dan negara.</p><p>“Justru karena PLN harus kuat, pengawasannya juga harus kuat, sebab perusahaan sebesar PLN tidak boleh merasa kebal terhadap kritik,” ujar Tohom.</p><p>Tohom yang juga Sekretaris LBH Advokasi Peduli Bangsa ini mengatakan penguatan PLN harus berjalan beriringan dengan perlindungan hak masyarakat sebagai pengguna listrik.</p><p>Menurutnya, ukuran keberhasilan transformasi PLN bukan hanya tercermin dari laporan keuangan, melainkan juga keandalan pasokan, keterjangkauan tarif, kualitas pelayanan, elektrifikasi wilayah terpencil, serta kemampuan mendukung pertumbuhan industri.</p><p>Tohom mengatakan kebijakan kelistrikan harus melihat konsumen rumah tangga, UMKM, industri, dan masyarakat di wilayah terpencil sebagai satu kesatuan dalam pembangunan ekonomi nasional.</p><p>“Kalau PLN semakin efisien, biaya listrik bisa semakin terkendali, industri semakin kompetitif, pelayanan masyarakat membaik, dan negara juga tidak terbebani oleh struktur korporasi yang tumpang tindih,” katanya.</p><p>Tohom berharap Presiden Prabowo mengambil keputusan kelistrikan dengan perspektif jangka panjang dan tidak hanya berdasarkan kebutuhan bisnis sesaat.</p><p>Ia mengatakan Indonesia membutuhkan perusahaan listrik nasional yang mampu berdiri sejajar dengan utilitas besar dunia sekaligus tetap menjalankan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat.</p><p>“Yang harus dilakukan sekarang adalah membuat PLN menjadi national electricity champion yang kuat, modern, hijau, efisien, dan tetap berpihak kepada rakyat,” ujar Tohom.</p><p>Menurutnya, arah tersebut jauh lebih produktif dibanding membentuk kompetitor baru yang berpotensi mengambil pasar PLN tetapi pada akhirnya tetap menggantungkan operasi bisnisnya pada jaringan yang dibangun dan dipelihara PLN.</p><p>“Pesan PLN WATCH kepada Presiden Prabowo sederhana, fokus benahi PLN, perkuat PLN, dan jadikan PLN mesin utama transisi energi nasional, jangan pecah kekuatannya dengan menciptakan pesaing baru dari sesama BUMN,” tutup Tohom.&nbsp;</p><p><strong>[Redaktur: Sandy]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/pln-watch-desak-prabowo-tolak-bumn-kelistrikan-baru-minta-fokus-benahi-pln_yfiUMVIhGF.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hadapi Kemarau dan Ancaman Kebakaran, PLN Perkuat Kaltana Kaluku Bodoa Makassar</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/hadapi&#45;kemarau&#45;dan&#45;ancaman&#45;kebakaran&#45;pln&#45;perkuat&#45;kaltana&#45;kaluku&#45;bodoa&#45;makassar&#45;cn3R95t5EB/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/hadapi&#45;kemarau&#45;dan&#45;ancaman&#45;kebakaran&#45;pln&#45;perkuat&#45;kaltana&#45;kaluku&#45;bodoa&#45;makassar&#45;cn3R95t5EB/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:41:48 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, dalam menghadapi risiko kekeringan dan kebakaran melalui Program Desa Siaga Bencana “Mitigasi Risiko Kekeringan dan Kebakaran Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) Kaluku Bodoa”, Rabu (9/9).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, dalam menghadapi risiko kekeringan dan kebakaran melalui Program Desa Siaga Bencana “Mitigasi Risiko Kekeringan dan Kebakaran Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) Kaluku Bodoa”, Rabu (9/9).</p><p>Program ini mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dan Satgas Kaltana agar lebih siap melakukan pencegahan serta merespons kondisi darurat di lingkungan permukiman. Penguatan kesiapsiagaan tersebut menjadi penting mengingat Kaluku Bodoa memiliki kerentanan terhadap krisis air saat musim kemarau berkepanjangan serta potensi kebakaran di kawasan permukiman.</p><p>Untuk mendukung kesiapan menghadapi kekeringan, PLN UIP Sulawesi memberikan dukungan berupa renovasi Posko Siaga Bencana serta penguatan sarana penyediaan dan distribusi air bersih melalui pengeboran sumur, pompa air, dan tandon air.</p><p>Sementara untuk menghadapi risiko kebakaran dan kondisi darurat, PLN memberikan dukungan berupa Alat Pemadam Api Ringan (APAR), fire blanket, perlengkapan P3K, sarana komunikasi dan penerangan darurat, serta rambu jalur evakuasi dan titik kumpul. PLN juga mendukung penyediaan Tas Siaga Aktif serta perlengkapan bagi Satgas dan kader Kaltana.</p><p>Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Silaen, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya PLN membantu masyarakat membangun kesiapsiagaan yang dapat diterapkan secara nyata di lingkungan tempat tinggal.</p><p>“Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini kondisi kemarau berkepanjangan. Di sini kami berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat, baik berupa sarana prasarana, pelatihan, maupun dukungan lainnya melalui Program Desa Siaga Bencana. Semoga dengan adanya bantuan ini, masyarakat, khususnya tim Kaltana, bisa semakin siaga dalam menghadapi berbagai risiko yang bisa saja terjadi,” ujar Donald.</p><p>Kepala BPBD Kota Makassar, Dr. Muhammad Fadli, S.E., M.M., mengapresiasi dukungan PLN UIP Sulawesi yang dinilai turut memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Kelurahan Kaluku Bodoa.</p><p>“Di kondisi seperti sekarang ini, PLN tidak henti-hentinya memberikan dukungan kepada masyarakat berupa kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Kelurahan Kaluku Bodoa. Ini bukan kali pertama PLN mengulurkan tangan seperti ini. Tahun-tahun sebelumnya PLN juga sering berkoordinasi dengan kami terkait daerah-daerah yang kiranya membutuhkan bantuan. Terima kasih PLN UIP Sulawesi,” tutur Fadli.</p><p>Ketua Satgas Kaltana Kaluku Bodoa, Hanna, menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan PLN UIP Sulawesi membantu meningkatkan kesiapan Satgas dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat, khususnya ketika menghadapi kondisi darurat.</p><p>“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PLN UIP Sulawesi atas segala bentuk bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk menunjang kesiapsiagaan Satgas Kaltana dalam menghadapi kondisi darurat. Dengan adanya sarana dan perlengkapan ini, kami menjadi lebih siap untuk membantu masyarakat ketika sewaktu-waktu terjadi kekeringan maupun kebakaran,” ujar Hanna.</p><p>Penguatan kesiapsiagaan juga dilakukan melalui pelatihan mitigasi kekeringan dan kebakaran, pelatihan kader perempuan siaga bencana, pelatihan penggunaan APAR, P3K dan evakuasi mandiri, serta edukasi keselamatan kelistrikan rumah tangga dan pencegahan kebakaran. Rangkaian pelatihan tersebut membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali potensi bahaya serta melakukan respons awal secara tepat.</p><p>Selain peningkatan kapasitas, masyarakat juga didorong berperan aktif menjaga lingkungan melalui aksi bersih lingkungan, identifikasi titik rawan kebakaran, serta kampanye hemat air dan pencegahan kebakaran. Upaya ini diharapkan membangun kesadaran bersama bahwa mitigasi bencana tidak hanya menjadi tugas Satgas Kaltana, tetapi juga bagian dari peran masyarakat sehari-hari.</p><p>Melalui Program Desa Siaga Bencana, PLN UIP Sulawesi berharap Kaltana Kaluku Bodoa semakin mampu menjadi garda terdepan dalam mencegah dan merespons risiko kekeringan maupun kebakaran. Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen PLN dalam mendukung ketahanan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang lebih tangguh menghadapi kondisi darurat.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/hadapi-kemarau-dan-ancaman-kebakaran-pln-perkuat-kaltana-kaluku-bodoa-makassar_19p579Uac0.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Perkuat Sistem Kelistrikan Sulawesi, PLN Siapkan Jalur SUTET 275 kV Wotu–Bungku</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/perkuat&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;sulawesi&#45;pln&#45;siapkan&#45;jalur&#45;sutet&#45;275&#45;kv&#45;wotubungku&#45;cYjDaCeX9w/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/perkuat&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;sulawesi&#45;pln&#45;siapkan&#45;jalur&#45;sutet&#45;275&#45;kv&#45;wotubungku&#45;cYjDaCeX9w/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:01:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA &#45; PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Selatan melaksanakan survei identifikasi dan inventarisasi lahan untuk pembangunan SUTET 275 kV Wotu–Bungku di Desa Korompeeli, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Kamis (10/9).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Selatan melaksanakan survei identifikasi dan inventarisasi lahan untuk pembangunan SUTET 275 kV Wotu–Bungku di Desa Korompeeli, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Kamis (10/9).</p><p>Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pengadaan tanah pada jalur transmisi SUTET 275 kV Wotu–Bungku. Infrastruktur ini disiapkan sebagai salah satu *backbone* 275 kV sistem kelistrikan Sulawesi yang berperan penting dalam memperkuat keandalan pasokan listrik, khususnya di Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Morowali dan Morowali Utara.</p><p>Dalam pelaksanaannya, PLN bersama Pemerintah Kabupaten Morowali Utara melakukan verifikasi dan validasi terhadap status kepemilikan lahan yang akan digunakan untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur transmisi. Kegiatan tersebut melibatkan PLN UPP Sulawesi Selatan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Morowali Utara, Dinas Pertanian, serta Pemerintah Desa Korompeeli.</p><p>Survei identifikasi dan inventarisasi dilakukan terhadap tiga titik tapak tower, yang terdiri atas satu titik pada aset Pemerintah Daerah Morowali Utara. Hasil kegiatan ini menjadi dasar untuk memastikan kejelasan status lahan sebelum proses kerja sama pemanfaatan lahan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>Manager PLN UPP Sulawesi Selatan, Ronald Paschalis Foudubun, menyampaikan bahwa proses pengadaan tanah merupakan tahapan penting dalam mendukung kesiapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.</p><p>“PLN memastikan setiap tahapan pengadaan tanah dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan. Melalui survei identifikasi dan inventarisasi ini, kami bersama pemerintah daerah melakukan verifikasi terhadap status lahan agar proses berikutnya dapat berjalan dengan baik,” ujar Ronald.</p><p>Ronald menambahkan, pembangunan SUTET 275 kV Wotu–Bungku memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi. Kehadiran jaringan transmisi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan keandalan penyaluran tenaga listrik, terutama untuk mendukung kebutuhan masyarakat, layanan publik, serta pertumbuhan industri dan ekonomi di Sulawesi Tengah.</p><p>“Jalur transmisi ini merupakan bagian penting dari penguatan sistem kelistrikan Sulawesi. Dengan infrastruktur yang semakin andal, PLN berharap kebutuhan listrik masyarakat dan pertumbuhan wilayah, khususnya di Morowali dan Morowali Utara, dapat semakin didukung,” tambahnya.</p><p>Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Morowali Utara, Delfia Parenta, menyampaikan dukungan terhadap proses identifikasi dan inventarisasi lahan yang dilakukan bersama PLN. Menurutnya, koordinasi tersebut penting untuk memastikan status aset pemerintah daerah dapat diverifikasi secara tertib dan sesuai ketentuan.</p><p>“Pemerintah Kabupaten Morowali Utara mendukung proses koordinasi dan verifikasi yang dilakukan bersama PLN. Kami berharap tahapan ini dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan, sehingga rencana pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang memberi manfaat bagi masyarakat dapat terus berproses dengan baik,” ujar Delfia.</p><p>Proses pengadaan tanah dilakukan dengan mengacu pada tahapan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan tertib administrasi, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.</p><p>Melalui koordinasi bersama pemerintah daerah dan pemerintah desa, PLN berharap proses pengadaan lahan SUTET 275 kV Wotu–Bungku dapat berjalan lancar. Sinergi lintas pihak ini diharapkan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/perkuat-sistem-kelistrikan-sulawesi-pln-siapkan-jalur-sutet-275-kv-wotubungku_4lG5az4TQj.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dorong Ekonomi Sirkular, PLN UIP Sulawesi Serahkan Sarana Pengelolaan Sampah ke BSU Pelita Bangsa</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/dorong&#45;ekonomi&#45;sirkular&#45;pln&#45;uip&#45;sulawesi&#45;serahkan&#45;sarana&#45;pengelolaan&#45;sampah&#45;ke&#45;bsu&#45;pelita&#45;bangsa&#45;gfX42V9YHB/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/dorong&#45;ekonomi&#45;sirkular&#45;pln&#45;uip&#45;sulawesi&#45;serahkan&#45;sarana&#45;pengelolaan&#45;sampah&#45;ke&#45;bsu&#45;pelita&#45;bangsa&#45;gfX42V9YHB/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 08 Sep 2026 12:15:51 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pengelolaan sampah kepada Bank Sampah Unit (BSU) Pelita Bangsa di Kota Makassar melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Penguatan Bank Sampah Unit Pelita Bangsa melalui Peningkatan Sarana Prasarana dan Edukasi Masyarakat Menuju Ekonomi Sirkular”.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pengelolaan sampah kepada Bank Sampah Unit (BSU) Pelita Bangsa di Kota Makassar melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Penguatan Bank Sampah Unit Pelita Bangsa melalui Peningkatan Sarana Prasarana dan Edukasi Masyarakat Menuju Ekonomi Sirkular”.</p><p>Kegiatan tersebut dihadiri manajemen dan pegawai PLN UIP Sulawesi, Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar Hj. Melinda Aksa Munafri, unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, pengurus BSU Pelita Bangsa, serta masyarakat setempat.</p><p>Bantuan yang diserahkan PLN mencakup mesin pencacah sampah organik, mesin jahit listrik, timbangan digital kapasitas 100 kilogram, gerobak dorong, komposter aerob, ember tumpuk, sarana budidaya maggot, kompos bag, lemari etalase produk, serta perlengkapan pendukung pengolahan sampah lainnya.</p><p>PLN juga menyerahkan 60 tempat sampah kepada 20 rumah, dengan masing-masing rumah menerima tiga wadah untuk mendukung pemilahan sampah dari sumbernya. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, mulai dari rumah tangga hingga bank sampah.</p><p>Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, mengatakan pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dimulai dari lingkungan terdekat. Menurutnya, dukungan kepada BSU Pelita Bangsa menjadi salah satu langkah PLN dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.</p><p>“Sampah sudah menjadi persoalan besar di negara kita. Karena itu, sudah menjadi kewajiban kita bersama sebagai warga negara untuk turut mengelola dan mengurangi dampaknya. Upaya tersebut dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang kita lakukan hari ini, salah satunya melalui dukungan kepada BSU Pelita Bangsa,” ujar Donald.</p><p>Donald berharap bantuan tersebut dapat memperkuat kapasitas BSU Pelita Bangsa dalam mengolah sampah sekaligus mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap sampah. “Semoga melalui langkah ini, sampah tidak lagi hanya dipandang sebagai limbah yang harus dibuang, tetapi juga sebagai sumber daya yang dapat dikelola, diolah kembali, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.</p><p>Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Hj. Melinda Aksa Munafri, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN melalui program TJSL tersebut. “Terima kasih kepada PLN yang sudah banyak membantu BSU Pelita Bangsa di Kecamatan Rappocini. Mudah-mudahan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi ekonomi sirkular di masyarakat Kecamatan Rappocini,” ungkap Melinda.</p><p>Ketua BSU Pelita Bangsa, Rosmini, mengatakan bantuan dari PLN sangat membantu aktivitas pengolahan sampah yang selama ini masih dilakukan dengan sarana sederhana. “BSU Pelita Bangsa memiliki 10 anggota dan 80 nasabah, serta mengumpulkan sekitar 700 kilogram sampah per bulan untuk kemudian diolah kembali. Dulu kami hanya mengolah sampah dengan sarana prasarana yang sederhana. Kini pekerjaan menjadi lebih ringan, terutama dengan adanya mesin pencacah dan mesin jahit baru dari PLN. Terima kasih banyak,” ujar Rosmini.</p><p>Melalui program ini, PLN UIP Sulawesi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program TJSL yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan. Dukungan terhadap BSU Pelita Bangsa diharapkan dapat memperkuat kepedulian lingkungan, mengurangi timbulan sampah, serta mendorong penerapan ekonomi sirkular secara berkelanjutan di Kota Makassar.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/dorong-ekonomi-sirkular-pln-uip-sulawesi-serahkan-sarana-pengelolaan-sampah-ke-bsu-pelita-bangsa_tQ20inq21T.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkab Jeneponto Dukung Legalisasi 69 Tapak Tower SUTT 150 kV Punagaya–Bantaeng</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pemkab&#45;jeneponto&#45;dukung&#45;legalisasi&#45;69&#45;tapak&#45;tower&#45;sutt&#45;150&#45;kv&#45;punagayabantaeng&#45;tb4L56Hmhp/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pemkab&#45;jeneponto&#45;dukung&#45;legalisasi&#45;69&#45;tapak&#45;tower&#45;sutt&#45;150&#45;kv&#45;punagayabantaeng&#45;tb4L56Hmhp/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 12:06:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam mendukung pembangunan dan pengamanan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam mendukung pembangunan dan pengamanan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan.</p><p>Melalui rapat koordinasi bersama Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Kabupaten Jeneponto, Senin (7/9), PLN memperoleh persetujuan rekomendasi terhadap lokasi tapak tower SUTT 150 kV Punagaya–Bantaeng yang berada dalam Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).</p><p>Rapat tersebut dihadiri Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M.; Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto; sejumlah kepala perangkat daerah; Tim TKPRD Kabupaten Jeneponto; serta perwakilan PLN UIP Sulawesi.</p><p>Persetujuan rekomendasi tersebut menjadi bagian penting dalam kelanjutan proses legalisasi aset PLN terhadap 69 tapak tower SUTT 150 kV Punagaya–Bantaeng. Langkah ini sekaligus memberikan kepastian dalam upaya pengamanan aset negara dan keberlanjutan infrastruktur ketenagalistrikan.</p><p>Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam penyelesaian proses tersebut.</p><p>“PLN mengapresiasi dukungan Bapak Bupati, Sekretaris Daerah, perangkat daerah, serta Tim TKPRD Kabupaten Jeneponto. Sinergi dan kolaborasi ini sangat penting untuk memberikan kepastian terhadap legalisasi aset sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan,” ujar Donald.</p><p>Menurut Donald, legalisasi aset tidak hanya berkaitan dengan tertib administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya PLN menjaga keamanan dan kepastian hukum aset negara yang digunakan untuk pelayanan ketenagalistrikan kepada masyarakat.</p><p>“Dengan adanya rekomendasi ini, proses legalisasi 69 tapak tower dapat dilanjutkan. Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus diperkuat untuk mendukung keandalan infrastruktur dan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat,” tambahnya.</p><p>SUTT 150 kV Punagaya–Bantaeng merupakan salah satu infrastruktur transmisi yang memiliki peran penting dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan. Keberadaan jaringan ini diharapkan dapat memperkuat penyaluran tenaga listrik, mendukung kebutuhan masyarakat, serta menunjang pertumbuhan aktivitas ekonomi di wilayah yang dilalui jaringan transmisi.</p><p>PLN UIP Sulawesi berkomitmen untuk terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memastikan setiap tahapan pembangunan dan legalisasi aset infrastruktur ketenagalistrikan berjalan sesuai ketentuan, tertib administrasi, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/pemkab-jeneponto-dukung-legalisasi-69-tapak-tower-sutt-150-kv-punagayabantaeng_79zTX55Q95.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tekan Risiko Korsleting, ALPERKLINAS Minta Pemerintah Siapkan Pemeriksaan Instalasi dan RCBO Gratis</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/tekan&#45;risiko&#45;korsleting&#45;alperklinas&#45;minta&#45;pemerintah&#45;siapkan&#45;pemeriksaan&#45;instalasi&#45;dan&#45;rcbo&#45;gratis&#45;979q0fKs22/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/tekan&#45;risiko&#45;korsleting&#45;alperklinas&#45;minta&#45;pemerintah&#45;siapkan&#45;pemeriksaan&#45;instalasi&#45;dan&#45;rcbo&#45;gratis&#45;979q0fKs22/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 12:43:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elsya Tri Ahaddini]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, Jakarta – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) mendorong pemerintah menghadirkan program pemeriksaan instalasi listrik dan pemasangan RCBO gratis bagi masyarakat, terutama rumah tangga kurang mampu dan kawasan yang memiliki risiko tinggi terhadap gangguan kelistrikan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, Jakarta –</strong> Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) mendorong pemerintah menghadirkan program pemeriksaan instalasi listrik dan pemasangan RCBO gratis bagi masyarakat, terutama rumah tangga kurang mampu dan kawasan yang memiliki risiko tinggi terhadap gangguan kelistrikan.</p><p>Ketua Umum ALPERKLINAS KRT Tohom Purba mengatakan upaya menjaga keandalan listrik tidak cukup hanya dilakukan pada jaringan pembangkit, transmisi, dan distribusi, tetapi perlu menjangkau instalasi listrik di sisi pelanggan.</p><p>Menurut dia, instalasi yang sudah berusia lama, sambungan yang tidak memenuhi standar, kebocoran arus, hingga perangkat pengaman yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko korsleting, kebakaran, maupun gangguan listrik pada rumah pelanggan.</p><p>“PLN sudah bekerja menjaga keandalan pasokan sampai ke pelanggan. Tetapi setelah listrik masuk ke rumah, keselamatan juga sangat bergantung pada kondisi instalasi di dalam bangunan. Di sinilah pemerintah perlu hadir lebih kuat,” kata Tohom, Jumat (4/09/2026).</p><p>Karena itu, ALPERKLINAS mengusulkan agar pemerintah membangun program nasional yang memungkinkan masyarakat memperoleh pemeriksaan instalasi listrik secara gratis, disertai pemasangan perangkat proteksi arus sisa seperti RCBO bagi kelompok penerima yang memenuhi kriteria.</p><p><strong>RCBO Jadi Lapisan Perlindungan Tambahan</strong></p><p>Tohom mengatakan penggunaan RCBO atau <i>Residual Current Circuit Breaker with Overcurrent Protection</i> penting diperluas karena perangkat tersebut mampu memberikan perlindungan terhadap arus bocor sekaligus arus lebih pada instalasi.</p><p>Perangkat proteksi tersebut dinilai dapat melengkapi upaya pemerintah dan PLN dalam membangun sistem ketenagalistrikan yang semakin aman hingga ke titik pemanfaatan energi listrik di rumah masyarakat.</p><p>“Jangan sampai pembangkitnya andal, jaringan PLN sudah diperkuat, tetapi di ujungnya masih ada rumah dengan kabel yang sudah tua, sambungan yang tidak standar, atau pengaman yang tidak mampu mendeteksi kebocoran arus,” ujar Tohom.</p><p>Menurut dia, gangguan pada instalasi pelanggan juga perlu menjadi perhatian karena masyarakat sering kali mengidentikkan setiap kondisi listrik padam dengan gangguan pada sistem PLN.</p><p>Padahal, persoalan dapat terjadi setelah titik penyerahan tenaga listrik akibat gangguan pada instalasi internal bangunan maupun perangkat pengaman pelanggan.</p><p>Karena itu, pemeriksaan instalasi secara berkala dinilai dapat membantu membedakan sekaligus mengurangi risiko gangguan yang berasal dari jaringan PLN dengan persoalan yang terjadi pada instalasi milik pelanggan.</p><p><strong>Pemeriksaan Instalasi Gratis untuk Masyarakat Rentan</strong></p><p>ALPERKLINAS mengusulkan program tersebut tidak harus langsung diterapkan kepada seluruh pelanggan listrik secara nasional, tetapi dapat dimulai secara bertahap kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.</p><p>Rumah tangga berpenghasilan rendah, kawasan permukiman padat, bangunan dengan instalasi berusia lama, pasar tradisional, serta wilayah yang memiliki risiko kebakaran tinggi dapat ditempatkan sebagai kelompok prioritas.</p><p>Tohom mengatakan pendekatan tersebut membuat program lebih realistis dari sisi anggaran sekaligus memungkinkan pemerintah mengukur dampaknya terhadap keselamatan masyarakat.</p><p>“Pemerintah bisa memulainya dari kelompok yang paling rentan. Rumahnya diperiksa, kondisi instalasinya dipetakan, kalau ditemukan tidak aman dilakukan perbaikan, kemudian dipasang proteksi yang sesuai standar,” katanya.</p><p>Menurut Tohom, kebijakan seperti itu akan membuat kehadiran negara dalam sektor ketenagalistrikan tidak berhenti pada penyediaan akses dan subsidi energi, tetapi juga menyentuh keselamatan masyarakat ketika menggunakan listrik.</p><p>Tohom yang juga Wakil Ketua Umum DPP Kongres Advokat Indonesia ini berpandangan perlindungan keselamatan masyarakat perlu diperkuat melalui kebijakan yang memiliki landasan hukum, standar teknis, dan pembagian tanggung jawab yang jelas.</p><p>Dengan begitu, program tersebut tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi dapat menjadi bagian dari sistem perlindungan konsumen listrik yang dijalankan secara berkelanjutan.</p><p>Indonesia sendiri telah memiliki pengalaman melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), yang memberikan bantuan pemasangan instalasi tenaga listrik, biaya sertifikasi laik operasi, penyambungan baru ke PLN, dan token listrik perdana kepada rumah tangga penerima manfaat.</p><p>ALPERKLINAS menilai pengalaman tersebut dapat menjadi salah satu referensi untuk mengembangkan program keselamatan yang menyasar instalasi pelanggan yang sudah lama tersambung listrik.</p><p><strong>Sebagian Efisiensi Subsidi Bisa Jadi Sumber Pembiayaan</strong></p><p>Untuk membiayai program tersebut, Tohom mengusulkan pemerintah mengkaji kemungkinan mengalokasikan sebagian kecil hasil efisiensi subsidi listrik tanpa mengurangi hak masyarakat kurang mampu yang memang berhak menerima subsidi.</p><p>Salah satu skenario yang dapat dikaji adalah mengarahkan sekitar 2 persen anggaran subsidi listrik secara bertahap untuk membentuk program nasional keselamatan ketenagalistrikan.</p><p>ALPERKLINAS menilai dana tersebut dapat digunakan untuk membiayai pemeriksaan instalasi, penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO), pemasangan RCBO, maupun perbaikan terbatas terhadap instalasi yang ditemukan berbahaya.</p><p>“Prinsipnya jangan mengurangi hak masyarakat miskin. Yang kita dorong adalah bagaimana efisiensi dan perbaikan ketepatan sasaran subsidi bisa menghasilkan ruang fiskal yang kemudian dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk keselamatan,” ujar Tohom.</p><p>Dengan asumsi biaya pemeriksaan instalasi dan pemasangan perangkat proteksi sekitar Rp350 ribu per rumah, dana Rp1,4 triliun sebagaimana simulasi awal dapat menjangkau sekitar empat juta rumah tangga dalam satu tahun.</p><p>Menurut Tohom, angka tersebut menunjukkan bahwa intervensi yang relatif kecil terhadap struktur belanja ketenagalistrikan berpotensi menghasilkan perlindungan langsung bagi jutaan rumah apabila dirancang secara tepat.</p><p><strong>Jangan Tunggu Korsleting dan Kebakaran</strong></p><p>Tohom berpandangan kebijakan keselamatan listrik harus bergerak lebih jauh ke arah pencegahan, bukan baru menjadi perhatian setelah terjadi korsleting, sengatan listrik, maupun kebakaran.</p><p>Pemeriksaan instalasi berkala juga menjadi semakin penting karena pola konsumsi listrik rumah tangga terus berubah seiring bertambahnya penggunaan pendingin ruangan, perangkat elektronik, peralatan dapur listrik, kendaraan listrik, serta berbagai perangkat berbasis baterai.</p><p>“Rumah yang instalasinya dibuat 15 atau 20 tahun lalu mungkin sekarang menanggung beban yang jauh berbeda dibandingkan ketika pertama kali dipasang. Kondisi seperti ini yang harus mulai kita antisipasi,” katanya.</p><p>Karena itu, ALPERKLINAS mendorong Kementerian ESDM bersama PLN dan seluruh pemangku kepentingan ketenagalistrikan menyusun peta jalan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dengan prioritas awal pada kelompok masyarakat rentan.</p><p>Pelaksanaannya dapat melibatkan Lembaga Inspeksi Teknik (LIT), badan usaha instalasi resmi, serta tenaga teknik bersertifikat sehingga program sekaligus mendorong penerapan standar keselamatan ketenagalistrikan secara lebih luas.</p><p>Tohom yang juga Sekjen LBH Advokasi Peduli Bangsa menilai penerapan standar dan penggunaan tenaga bersertifikat penting untuk memberikan kepastian perlindungan kepada masyarakat sekaligus mencegah praktik pemasangan instalasi yang tidak bertanggung jawab.</p><p><strong>PLN Jaga Jaringan, Instalasi Pelanggan Juga Harus Aman</strong></p><p>ALPERKLINAS menilai peningkatan keselamatan instalasi pelanggan pada akhirnya akan ikut mendukung upaya PLN menjaga kualitas dan keandalan pelayanan listrik kepada masyarakat.</p><p>Menurut Tohom yang juga Wakil Ketua Umum DPP Kongres Advokat Indonesia ini, pembagian tanggung jawab tersebut perlu dipahami publik agar persoalan pada instalasi internal pelanggan tidak selalu dipersepsikan sebagai gangguan yang berasal dari sistem PLN.</p><p>“PLN menjaga pasokan dan jaringannya, sementara instalasi setelah listrik masuk ke bangunan juga harus dipastikan aman. Kalau dua sisi ini sama-sama kuat, masyarakat akan mendapatkan listrik yang bukan hanya tersedia, tetapi juga aman digunakan,” ujarnya.</p><p>Program pemeriksaan instalasi dan pemasangan RCBO gratis juga dinilai berpotensi menciptakan efek ekonomi karena pelaksanaannya membutuhkan tenaga teknik bersertifikat, LIT, badan usaha instalasi, produsen perangkat proteksi, kabel, panel, serta berbagai industri pendukung ketenagalistrikan.</p><p>Dengan demikian, menurut Tohom, anggaran keselamatan listrik dapat memberikan manfaat berlapis berupa perlindungan masyarakat, peningkatan kualitas instalasi, penguatan keandalan pelayanan, sekaligus membuka aktivitas ekonomi dan lapangan kerja di daerah.</p><p>Tohom berharap pemerintah berani menjadikan keselamatan instalasi pelanggan sebagai agenda nasional ketenagalistrikan.</p><p>Dorongan tersebut, menurut dia, sejalan dengan komitmennya dalam berbagai gerakan kemasyarakatan, termasuk ketika menjadi Relawan Martabat untuk Jokowi-KH Ma’ruf Amin.</p><p>Saat ini, Tohom juga mengemban amanah sebagai Ketua Umum DPP Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran dengan tetap membawa perhatian terhadap kebijakan yang bersentuhan langsung dengan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.</p><p>“Target kita jangan berhenti pada berapa juta rumah yang sudah berlistrik. Ke depan kita juga harus berani bertanya, dari seluruh rumah yang sudah berlistrik itu, berapa juta yang instalasinya benar-benar aman bagi penghuninya,” pungkas Tohom.&nbsp;</p><p><strong>[Redaktur: Sandy]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/tekan-risiko-korsleting-alperklinas-minta-pemerintah-siapkan-pemeriksaan-instalasi-dan-rcbo-gratis_5iz4l57Nst.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLTMG Baubau&#45;2, Upaya PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Sulawesi Tenggara</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pltmg&#45;baubau&#45;2&#45;upaya&#45;pln&#45;perkuat&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;sulawesi&#45;tenggara&#45;eMgjID9X4y/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pltmg&#45;baubau&#45;2&#45;upaya&#45;pln&#45;perkuat&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;sulawesi&#45;tenggara&#45;eMgjID9X4y/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 11:36:03 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA &#45; PT PLN (Persero) terus memperkuat kesiapan sistem kelistrikan di Sulawesi Tenggara melalui rencana pembangunan PLTMG Baubau&#45;2 berkapasitas 30 MW. Infrastruktur ini disiapkan untuk menjawab peningkatan kebutuhan listrik masyarakat, layanan publik, sektor usaha, serta mendukung pertumbuhan wilayah Baubau dan sekitarnya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> - PT PLN (Persero) terus memperkuat kesiapan sistem kelistrikan di Sulawesi Tenggara melalui rencana pembangunan PLTMG Baubau-2 berkapasitas 30 MW. Infrastruktur ini disiapkan untuk menjawab peningkatan kebutuhan listrik masyarakat, layanan publik, sektor usaha, serta mendukung pertumbuhan wilayah Baubau dan sekitarnya.</p><p>Sebagai bagian dari tahapan persiapan, PLN melaksanakan peninjauan lapangan pada Jumat (4/9). Kegiatan tersebut melibatkan PLN Kantor Pusat Divisi PPI, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi, PLN Nusantara Power Services, dan PLN Enjiniring.</p><p>Senior Manager Perencanaan PLN UIP Sulawesi, Misdjan Endang Subrata, mengatakan bahwa rencana pembangunan PLTMG Baubau-2 menjadi bagian dari langkah PLN dalam memastikan ketersediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang lebih andal dan siap menghadapi pertumbuhan beban.</p><p>“PLN terus memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan dapat mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat dan daerah. PLTMG Baubau-2 diharapkan dapat memperkuat pasokan listrik, meningkatkan keandalan sistem, serta mendukung aktivitas ekonomi di Sulawesi Tenggara,” ujar Subrata.</p><p>Menurutnya, tahapan persiapan dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis dan infrastruktur pendukung dapat dipetakan sejak awal. Dengan perencanaan yang matang, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan diharapkan dapat berjalan lebih terukur dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.</p><p>“Setiap pengembangan infrastruktur kelistrikan perlu disiapkan secara cermat. Mulai dari kebutuhan sistem, kesiapan teknis, hingga dukungan fasilitas pendukung harus dipastikan agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana,” tambahnya.</p><p>Rencana pembangunan PLTMG Baubau-2 juga diharapkan dapat memperkuat layanan kelistrikan di wilayah kepulauan dan kawasan pertumbuhan baru di Sulawesi Tenggara. Kehadiran tambahan kapasitas pembangkit akan menjadi bagian penting dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi rumah tangga, fasilitas umum, kegiatan usaha, dan aktivitas pembangunan daerah.</p><p>Melalui pengembangan PLTMG Baubau-2, PLN menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan. Infrastruktur ini diharapkan menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan di Sulawesi Tenggara. &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/pltmg-baubau-2-upaya-pln-perkuat-sistem-kelistrikan-sulawesi-tenggara_g4g4fKWj5q.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pastikan Kepatuhan PPKH, PLN UIP Sulawesi Bersama BPKH Palu Lakukan Monitoring Jalur SUTT Luwuk–Toili</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pastikan&#45;kepatuhan&#45;ppkh&#45;pln&#45;uip&#45;sulawesi&#45;bersama&#45;bpkh&#45;palu&#45;lakukan&#45;monitoring&#45;jalur&#45;sutt&#45;luwuktoili&#45;14k3p9kAQf/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pastikan&#45;kepatuhan&#45;ppkh&#45;pln&#45;uip&#45;sulawesi&#45;bersama&#45;bpkh&#45;palu&#45;lakukan&#45;monitoring&#45;jalur&#45;sutt&#45;luwuktoili&#45;14k3p9kAQf/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 09:54:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA &#45; PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah XVI Palu beserta tim (Dinas Kehutanan Prov. Sulteng, BPHL Wil. XIV Palu, BPDAS Palu Poso, DLH Kab. Banggai dan UPT KPH Balantak) melaksanakan monitoring dan evaluasi Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) pada pembangunan jalur transmisi SUTT 150 kV GI Luwuk&#45;PLTMG Luwuk&#45;GI Toili di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah XVI Palu beserta tim (Dinas Kehutanan Prov. Sulteng, BPHL Wil. XIV Palu, BPDAS Palu Poso, DLH Kab. Banggai dan UPT KPH Balantak) melaksanakan monitoring dan evaluasi Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) pada pembangunan jalur transmisi SUTT 150 kV GI Luwuk-PLTMG Luwuk-GI Toili di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.</p><p>Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi penggunaan kawasan hutan yang telah diberikan kepada PT PLN (Persero) untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Monitoring dan evaluasi ini menjadi tahapan penting untuk memastikan penggunaan kawasan hutan berjalan sesuai ketentuan, tertib administrasi, serta memperhatikan aspek lingkungan.</p><p>Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dilakukan terhadap penggunaan kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi di Kabupaten Banggai. Areal tersebut digunakan untuk mendukung pembangunan jaringan transmisi SUTT 150 kV GI Luwuk-PLTMG Luwuk-GI Toili yang berperan penting dalam memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Banggai dan sekitarnya.</p><p>Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, menyampaikan bahwa pelaksanaan monitoring dan evaluasi bersama BPKH menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan secara patuh, tertib, dan bertanggung jawab.</p><p>“PLN UIP Sulawesi bersama BPKH Wilayah XVI Palu melaksanakan monitoring dan evaluasi ini sebagai bagian dari komitmen terhadap kepatuhan penggunaan kawasan hutan. Kegiatan ini penting untuk memastikan seluruh kewajiban dapat dipenuhi dengan baik dan proses pembangunan tetap berjalan sesuai ketentuan,” ujar Henry.</p><p>Sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan, PLN UIP Sulawesi menyiapkan kelengkapan dokumen, melakukan pendampingan pengecekan lapangan, serta mengikuti proses pembahasan hasil evaluasi penggunaan kawasan hutan bersama tim terkait.</p><p>Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan terhadap pemenuhan kewajiban PPKH, pelaksanaan penggunaan kawasan hutan, serta kondisi tutupan areal penggunaan kawasan hutan. Evaluasi juga mencakup pemeriksaan dokumen pendukung yang berkaitan dengan administrasi, pengelolaan lingkungan, perlindungan hutan, serta kewajiban pelaporan.</p><p>Henry menambahkan, pemenuhan aspek perizinan dan kewajiban kehutanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Menurutnya, setiap pembangunan jaringan transmisi perlu berjalan sejalan dengan prinsip kepatuhan regulasi, tata kelola yang baik, dan keberlanjutan lingkungan.</p><p>“Bagi PLN, pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak hanya berorientasi pada tersedianya jaringan yang andal, tetapi juga pada kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku. Karena itu, monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian dari upaya menjaga tata kelola pembangunan yang baik,” tambahnya.</p><p>SUTT 150 kV GI Luwuk-PLTMG Luwuk-GI Toili merupakan salah satu infrastruktur transmisi yang berperan dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan di Kabupaten Banggai dan wilayah sekitarnya. Keberadaan jaringan ini diharapkan dapat memperkuat penyaluran tenaga listrik serta mendukung kebutuhan masyarakat, layanan publik, dan aktivitas ekonomi daerah.</p><p>Melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi PPKH tersebut, PLN UIP Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan secara tertib, patuh terhadap ketentuan, dan memperhatikan aspek lingkungan. Sinergi antara PLN, BPKH Wilayah XVI Palu beserta tim instansi terkait diharapkan dapat mendukung pengelolaan penggunaan kawasan hutan yang akuntabel dan berkelanjutan.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/pastikan-kepatuhan-ppkh-pln-uip-sulawesi-bersama-bpkh-palu-lakukan-monitoring-jalur-sutt-luwuktoili_h3cR8X4503.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dorong Pemerataan Energi di Kepulauan, PLN Siapkan PLTMG Selayar 10 MW</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/dorong&#45;pemerataan&#45;energi&#45;di&#45;kepulauan&#45;pln&#45;siapkan&#45;pltmg&#45;selayar&#45;10&#45;mw&#45;0rGps4AyTs/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/dorong&#45;pemerataan&#45;energi&#45;di&#45;kepulauan&#45;pln&#45;siapkan&#45;pltmg&#45;selayar&#45;10&#45;mw&#45;0rGps4AyTs/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 11:51:15 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA — PT PLN (Persero) menyiapkan rencana pembangunan PLTMG Selayar berkapasitas 10 MW sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Pembangunan ini diharapkan dapat mendukung pemerataan akses energi, peningkatan keandalan listrik, serta pertumbuhan aktivitas masyarakat di wilayah kepulauan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> — PT PLN (Persero) menyiapkan rencana pembangunan PLTMG Selayar berkapasitas 10 MW sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Pembangunan ini diharapkan dapat mendukung pemerataan akses energi, peningkatan keandalan listrik, serta pertumbuhan aktivitas masyarakat di wilayah kepulauan.</p><p>Sebagai daerah kepulauan, Selayar memiliki karakteristik sistem kelistrikan yang memerlukan kesiapan infrastruktur secara khusus. Karena itu, PLN terus mematangkan perencanaan agar pengembangan pembangkit dapat menjawab kebutuhan listrik masyarakat, layanan publik, sektor pariwisata, perikanan, UMKM, dan kegiatan ekonomi lokal.</p><p>Senior Manager Perencanaan PLN UIP Sulawesi, Misdjan Endang Subrata, mengatakan bahwa rencana pembangunan PLTMG Selayar menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat ketahanan energi di wilayah kepulauan.</p><p>“Wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri dalam penyediaan listrik yang andal. Karena itu, PLN terus mempersiapkan infrastruktur ketenagalistrikan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pertumbuhan daerah secara berkelanjutan,” ujar Subrata.</p><p>Menurutnya, pembangunan PLTMG Selayar tidak hanya berkaitan dengan penambahan kapasitas pembangkit, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan listrik bagi masyarakat. Dengan sistem yang lebih kuat, kegiatan sosial, ekonomi, dan pelayanan publik diharapkan dapat berjalan semakin optimal.</p><p>“Kami ingin memastikan kehadiran infrastruktur kelistrikan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan pasokan listrik yang semakin andal, aktivitas rumah tangga, usaha kecil, layanan publik, hingga sektor pariwisata dapat berkembang lebih baik,” tambahnya.</p><p>PLN juga menilai penguatan sistem kelistrikan di Kepulauan Selayar penting untuk mendukung pemerataan pembangunan di Sulawesi Selatan. Ketersediaan listrik yang andal menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong investasi, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru.</p><p>Melalui rencana pembangunan PLTMG Selayar 10 MW, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan energi yang andal hingga wilayah kepulauan. Infrastruktur ini diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi, meningkatkan kualitas layanan kelistrikan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat Kepulauan Selayar.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/dorong-pemerataan-energi-di-kepulauan-pln-siapkan-pltmg-selayar-10-mw_frjUifUoST.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Enam Bulan Clean Energy Day, PLN UIP Sulawesi Catat Pengurangan 4,3 Ton Emisi</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/enam&#45;bulan&#45;clean&#45;energy&#45;day&#45;pln&#45;uip&#45;sulawesi&#45;catat&#45;pengurangan&#45;43&#45;ton&#45;emisi&#45;1f606Ea3y0/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/enam&#45;bulan&#45;clean&#45;energy&#45;day&#45;pln&#45;uip&#45;sulawesi&#45;catat&#45;pengurangan&#45;43&#45;ton&#45;emisi&#45;1f606Ea3y0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 11:21:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA &#45; Memasuki enam bulan pelaksanaan *Clean Energy Day*, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat potensi pengurangan emisi sebesar 4.374,91 kilogram atau sekitar 4,3 ton CO₂. Capaian tersebut berasal dari penerapan mobilitas ramah lingkungan yang dilakukan pegawai setiap Jumat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> - Memasuki enam bulan pelaksanaan *Clean Energy Day*, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat potensi pengurangan emisi sebesar 4.374,91 kilogram atau sekitar 4,3 ton CO₂. Capaian tersebut berasal dari penerapan mobilitas ramah lingkungan yang dilakukan pegawai setiap Jumat.</p><p>Berdasarkan sistem monitoring *Clean Energy Day*, sebanyak 2.594 perjalanan pulang-pergi pegawai telah tercatat sejak program tersebut diterapkan pada 10 April 2026. Dari jumlah tersebut, total jarak perjalanan mencapai 26.614 kilometer dengan potensi konversi penggunaan bahan bakar minyak sebesar 1.978,06 liter BBM.</p><p>Clean Energy Day dilaksanakan secara rutin setiap Jumat sebagai upaya mendorong pegawai PLN UIP Sulawesi memilih moda transportasi yang lebih ramah lingkungan dalam perjalanan menuju dan dari tempat kerja. Beragam pilihan transportasi digunakan dalam pelaksanaan program ini, mulai dari berjalan kaki, bersepeda, menggunakan transportasi umum, layanan transportasi daring berbasis kendaraan listrik, hingga kendaraan listrik pribadi.</p><p>General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan Clean Energy Day menjadi salah satu langkah sederhana namun konsisten untuk membangun kebiasaan yang lebih peduli terhadap lingkungan. Menurutnya, perubahan perilaku dalam mobilitas harian dapat memberikan dampak positif apabila dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.</p><p>“Melalui Clean Energy Day, kami ingin mengajak seluruh pegawai membangun kebiasaan sederhana yang lebih ramah lingkungan, terutama melalui pilihan transportasi sehari-hari. Minggu ini saya sendiri memilih menggunakan sepeda ke kantor. Selain lebih ramah lingkungan, sekalian menjadi waktu untuk berolahraga. Tentunya senang sekali melihat semangat teman-teman tetap terjaga untuk mengikuti Clean Energy Day setiap Jumat sampai saat ini,” ujar Aditya.</p><p>Ia menambahkan, pelaksanaan Clean Energy Day juga menjadi bagian dari upaya PLN UIP Sulawesi dalam menumbuhkan budaya kerja yang lebih sadar terhadap penggunaan energi, efisiensi, dan keberlanjutan.</p><p>“Komitmen terhadap energi bersih dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana. Ketika pegawai mulai terbiasa memilih transportasi yang lebih ramah lingkungan, hal itu menjadi bagian dari perubahan budaya yang kami harapkan terus tumbuh di lingkungan PLN UIP Sulawesi,” tambahnya.</p><p>Salah satu pegawai PLN UIP Sulawesi, Rizka Mustika Muchtar, turut mengikuti Clean Energy Day dengan menggunakan transportasi daring berbasis kendaraan listrik setiap Jumat. Menurutnya, program tersebut menjadi pengingat untuk mulai memilih moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.</p><p>“Kalau hari Jumat, saya biasanya memilih transportasi daring yang menggunakan kendaraan listrik untuk ke kantor. Menurut saya, Clean Energy Day jadi pengingat untuk memilih transportasi yang lebih ramah lingkungan, meskipun hanya satu hari dalam seminggu. Dari kebiasaan sederhana ini, setidaknya kita tetap bisa ikut berkontribusi untuk lingkungan,” ujar Rizka.</p><p>Memasuki minggu ke-22 pelaksanaan, PLN UIP Sulawesi terus menjaga konsistensi penerapan Clean Energy Day setiap Jumat. Program ini menjadi salah satu langkah internal perusahaan dalam mendorong efisiensi energi, mobilitas rendah emisi, serta peningkatan kesadaran pegawai terhadap dampak lingkungan dari aktivitas sehari-hari.</p><p>PLN UIP Sulawesi berkomitmen untuk terus mendorong penerapan kebiasaan positif yang mendukung transisi energi bersih dan keberlanjutan. Melalui langkah sederhana dalam pilihan mobilitas harian, setiap pegawai diharapkan dapat mengambil peran dalam mendukung masa depan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.</p><p>[Amel Silaban] &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/enam-bulan-clean-energy-day-pln-uip-sulawesi-catat-pengurangan-43-ton-emisi_TBSyTV9qEI.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Percepat Penguatan Sistem Kelistrikan, PLN UIP Sulawesi Kantongi KKPR Tiga Proyek</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/percepat&#45;penguatan&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;pln&#45;uip&#45;sulawesi&#45;kantongi&#45;kkpr&#45;tiga&#45;proyek&#45;28p9Y7sxRo/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/percepat&#45;penguatan&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;pln&#45;uip&#45;sulawesi&#45;kantongi&#45;kkpr&#45;tiga&#45;proyek&#45;28p9Y7sxRo/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 09:06:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam tahapan pra&#45;konstruksi setelah Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk tiga proyek infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi telah terbit.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam tahapan pra-konstruksi setelah Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk tiga proyek infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi telah terbit.</p><p>KKPR tersebut meliputi SUTT 150 kV Daya Baru–Daya Baru dan GITET 275 kV Daya Baru di Sulawesi Selatan, SUTT 150 kV Marisa–Moutong yang menghubungkan wilayah Gorontalo dan Sulawesi Tengah, serta SUTT 150 kV Bungku–Pelanggan PT ACN di Sulawesi Tengah.</p><p>Terbitnya KKPR memberikan kepastian kesesuaian pemanfaatan ruang terhadap rencana lokasi dan trase pembangunan. Setelah tahapan tersebut terpenuhi, PLN UIP Sulawesi akan melanjutkan proses pengadaan dan pembebasan lahan, disertai pemenuhan persyaratan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku sebelum memasuki tahap konstruksi.</p><p>General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan terbitnya KKPR menjadi salah satu capaian penting dalam memastikan kesiapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.</p><p>“Terbitnya KKPR menjadi milestone penting dalam tahapan pra-konstruksi. Selanjutnya kami akan melanjutkan proses pengadaan lahan dan tahapan lainnya secara tertib, transparan, serta sesuai ketentuan yang berlaku agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Aditya.</p><p>Di Sulawesi Selatan, pengembangan SUTT 150 kV Daya Baru–Daya Baru dan GITET 275 kV Daya Baru akan mendukung penguatan sistem transmisi di wilayah Makassar dan sekitarnya, sekaligus meningkatkan kapasitas serta fleksibilitas penyaluran daya pada sistem kelistrikan Sulawesi Selatan.</p><p>Sementara itu, SUTT 150 kV Marisa–Moutong akan memperkuat konektivitas sistem kelistrikan antara Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, dan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Infrastruktur tersebut diharapkan meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus memperkuat interkoneksi jaringan di koridor utara Sulawesi.</p><p>Adapun SUTT 150 kV Bungku–Pelanggan PT ACN akan mendukung kebutuhan kelistrikan dan pengembangan kawasan industri di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Keberadaan jaringan transmisi yang andal diharapkan turut mendukung aktivitas industri, investasi, serta pertumbuhan ekonomi daerah.</p><p>“Ketiga proyek ini memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi. Infrastruktur transmisi yang semakin andal diperlukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, pertumbuhan industri, investasi, serta perkembangan ekonomi daerah,” pungkas Aditya.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/percepat-penguatan-sistem-kelistrikan-pln-uip-sulawesi-kantongi-kkpr-tiga-proyek_N096tz3Uj0.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Air Bersih Mengalir, Harapan Warga Sindang Heula Terus Tumbuh</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/air&#45;bersih&#45;mengalir&#45;harapan&#45;warga&#45;sindang&#45;heula&#45;terus&#45;tumbuh&#45;RSbeaCkBda/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/air&#45;bersih&#45;mengalir&#45;harapan&#45;warga&#45;sindang&#45;heula&#45;terus&#45;tumbuh&#45;RSbeaCkBda/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 15:40:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET.CO,Jakarta &#45; Ada masa ketika warga Kampung Sindang Heula, Desa Bayongbong, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, harus bangun lebih pagi hanya untuk memastikan ada air di rumah. Jerigen&#45;jerigen kosong digotong menyusuri jalan kampung sejauh hampir setengah kilometer, terutama saat kemarau datang dan sumber air makin sulit dicari. Aktivitas itu bukan sekali dua kali, melainkan rutinitas harian yang menyita waktu, tenaga, dan kekhawatiran.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET.CO,Jakarta </strong>- Ada masa ketika warga Kampung Sindang Heula, Desa Bayongbong, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, harus bangun lebih pagi hanya untuk memastikan ada air di rumah. Jerigen-jerigen kosong digotong menyusuri jalan kampung sejauh hampir setengah kilometer, terutama saat kemarau datang dan sumber air makin sulit dicari. Aktivitas itu bukan sekali dua kali, melainkan rutinitas harian yang menyita waktu, tenaga, dan kekhawatiran.</p><p>Kini, cerita itu tinggal kenangan. Dari keran-keran kecil di depan rumah, air mengalir setiap hari — hasil dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang digagas PLN Electricity Services. Setahun sejak sumur bor dan jaringan pipa pertama kali dibangun, jumlah warga yang menikmati air bersih ini tumbuh signifikan: dari 80 orang di awal program, kini mencapai 150 orang.</p><p>Pertumbuhan ini bukan hanya soal angka. Sebuah evaluasi independen yang baru rampung dilakukan justru menegaskan bahwa di balik kenaikan jumlah penerima manfaat itu, ada dampak sosial yang jauh lebih besar dari nilai investasi yang dikeluarkan perusahaan.</p><p><strong>Ketika Air Mengubah Keseharian</strong></p><p>Denah program ini sederhana namun berarti besar bagi warga. Air dari sumur bor dialirkan ke toren utama berkapasitas 5.300 liter, sebelum didistribusikan lewat empat toren pembagi ke rumah-rumah melalui jaringan pipa. Total ada 47 kepala keluarga yang menjadi penerima manfaat langsung di tahap awal — jumlah yang terus bertambah seiring meluasnya jangkauan jaringan air ini ke lebih banyak keluarga di kampung tersebut.</p><p>Yang berubah bukan cuma soal ketersediaan air, tapi juga bagaimana warga menjalani hari. Waktu yang dulu habis untuk berjalan kaki mengambil air kini bisa dialihkan untuk bekerja, mengurus anak, atau sekadar beristirahat. Kekhawatiran menghadapi musim kemarau yang dulu jadi bayang-bayang tahunan, perlahan mulai memudar.</p><p>Di balik keberlangsungan sarana ini, ada warga seperti Asep Lukman yang menjadi motor penggerak. Bersama beberapa warga lain Tatang, Adar, Abdul Fatah, dan Iman. Mereka membentuk kelompok swadaya yang merawat sumur dan jaringan pipa agar air terus mengalir tanpa putus.</p><p>Dulu kami harus jalan jauh bawa jerigen, sekarang tinggal buka keran di depan rumah. Perubahan ini terasa sekali, apalagi sekarang makin banyak keluarga yang bisa menikmatinya," ungkap Asep.</p><p><strong>Angka yang Bicara Lebih dari Sekadar Klaim</strong></p><p>Agar dampak program ini tidak berhenti pada testimoni, PLN Electricity Services menggandeng Yayasan Filantra untuk melakukan penghitungan Social Return on Investment (SROI) secara independen pada Juni 2024, mengacu pada metodologi Social Value UK. Hasilnya memperlihatkan gambaran yang lebih utuh tentang seberapa jauh manfaat program ini menjangkau kehidupan warga.</p><p>Rasio SROI 1 : 2,49 yang berarti setiap Rp1,00 yang diinvestasikan perusahaan menghasilkan manfaat sosial senilai Rp2,49 bagi masyarakat. Tidak hanya itu, Dampaknya terasa lintas tiga dimensi sekaligus: ekonomi, lewat produktivitas warga yang meningkat karena waktu tak lagi terkuras mengambil air; sosial, lewat kesehatan masyarakat yang membaik seiring akses air bersih yang lebih terjamin; dan lingkungan, lewat kemudahan akses air yang kini bisa dinikmati tanpa harus menempuh jarak jauh.</p><p><strong>Suara dari Pemerintah Daerah dan Perusahaan</strong></p><p>Pertumbuhan jumlah penerima manfaat dari 80 menjadi 150 warga ini turut mendapat sorotan positif dari Pemerintah Kabupaten Garut. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menilai perluasan cakupan program ini sebagai bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan warga bisa membuahkan hasil yang terus berkembang, bukan sekadar seremoni yang berhenti setelah peresmian.</p><p>"Peningkatan jumlah warga yang menikmati air bersih dari 80 menjadi 150 orang ini menunjukkan bahwa program ini bukan bantuan sesaat, tapi terus tumbuh bersama kebutuhan masyarakat. Ini menjadi contoh baik bagaimana kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan warga bisa memberi manfaat yang makin luas dari waktu ke waktu. Kami berharap capaian ini terus dijaga keberlanjutannya," kata Nurdin Yana yang ditemui saat meresmikan program TJSL Bantuan Sarana dan Prasarana Pendidikan Pondok Pesantrean Al – Athoriyyah Garut pada Jumat (28/8).</p><p>Direktur Utama PLN Electricity Services, Susiana Mutia menegaskan bahwa hasil evaluasi SROI menjadi pengingat sekaligus pijakan untuk melangkah lebih jauh bahwa program TJSL semestinya diukur dari dampak yang terus tumbuh, bukan sekadar seremoni pembangunan.</p><p>”Bertambahnya jumlah warga yang terlayani, dari 80 menjadi 150 orang, adalah bukti bahwa dampak program ini nyata dan terus berkembang, bukan sekadar seremoni peresmian. Hasil evaluasi SROI juga menegaskan bahwa setiap rupiah yang kami investasikan memberi manfaat sosial yang jauh lebih besar bagi masyarakat. Ke depan, kami akan terus memastikan sarana ini dikelola secara mandiri dan berkelanjutan oleh warga, sekaligus membuka peluang untuk memperluas program pemberdayaan lain di wilayah ini," tegas Susiana.</p><p>Cerita dari Kampung Sindang Heula ini menjadi pengingat sederhana: bahwa kontribusi sosial perusahaan yang bermakna bukan diukur dari seberapa besar seremoni peresmiannya, melainkan dari seberapa jauh ia terus tumbuh bersama kebutuhan nyata masyarakat yang dilayaninya — satu keran, satu keluarga, satu hari pada satu waktu.</p><p><strong>Narahubung:</strong></p><p>Aep Saepudin</p><p>Sekretaris Perusahaan</p><p>PLN ES</p><p>info@plnes.co.id</p><p><strong>Sekilas Tentang PLN ES:</strong></p><p><i>_PLN Electricity Services merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Operation & Maintenance pada jaringan Transmisi dan Distribusi Kelistrikan. Didirikan sejak 18 Oktober 2011, PLN ES (ES) beroperasi di wilayah Sumatera, Jawa dan Bali. Dengan visi Menjadi Perusahaan #1 Pilihan Pelanggan untuk Pelayanan Ketenagalistrikan Berkualitas di Indonesia, PLN ES terus berinovasi dengan tetap berpegang teguh pada kaidah tata pengelolaan perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). PLN ES juga mendedikasikan dirinya untuk mendukung capaian Net Zero Emission melalui penyediaan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia._</i></p><p>&nbsp;</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/air-bersih-mengalir-harapan-warga-sindang-heula-terus-tumbuh_klgr6Lqa30.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Perkuat Pembangunan Berkelanjutan, PLN UIP Sulawesi dan BKSDA Sulteng Evaluasi Kerja Sama</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/perkuat&#45;pembangunan&#45;berkelanjutan&#45;pln&#45;uip&#45;sulawesi&#45;dan&#45;bksda&#45;sulteng&#45;evaluasi&#45;kerja&#45;sama&#45;F1Ivu2leTF/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/perkuat&#45;pembangunan&#45;berkelanjutan&#45;pln&#45;uip&#45;sulawesi&#45;dan&#45;bksda&#45;sulteng&#45;evaluasi&#45;kerja&#45;sama&#45;F1Ivu2leTF/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 11:19:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah melaksanakan evaluasi kerja sama sebagai bagian dari penguatan tata kelola pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah melaksanakan evaluasi kerja sama sebagai bagian dari penguatan tata kelola pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.</p><p>Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Balai KSDA Sulawesi Tengah, Palu, pada 1 hingga 3 September 2026. Agenda kegiatan meliputi bimbingan teknis, penilaian tata kelola, evaluasi perjanjian kerja sama, serta rapat koordinasi pelaksanaan kerja sama di lingkup UPT KSDAE.</p><p>Evaluasi kerja sama antara BKSDA Sulawesi Tengah dan PLN UIP Sulawesi menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut. Forum ini menjadi ruang bersama untuk meninjau pelaksanaan kerja sama yang telah berjalan, termasuk kelengkapan administrasi, tata kelola, serta tindak lanjut yang diperlukan.</p><p>Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, menyampaikan bahwa evaluasi bersama ini penting untuk memastikan kerja sama berjalan tertib, sesuai ketentuan, dan terdokumentasi dengan baik.</p><p>“Evaluasi kerja sama ini menjadi ruang bersama untuk meninjau pelaksanaan kegiatan, memastikan pemenuhan administrasi, serta menyepakati tindak lanjut yang diperlukan. PLN UIP Sulawesi berkomitmen menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan secara tertib, akuntabel, dan tetap memperhatikan aspek lingkungan,” ujar Donald.</p><p>Dalam kegiatan tersebut, PLN UIP Sulawesi menugaskan perwakilan untuk menghadiri rapat, menyampaikan kelengkapan dokumen, serta menandatangani berita acara hasil evaluasi. Penugasan ini dilakukan agar proses evaluasi dapat berjalan lancar dan menjadi dasar perbaikan pelaksanaan kerja sama ke depan.</p><p>Donald menambahkan, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan koordinasi yang baik dengan berbagai instansi teknis, termasuk BKSDA Sulawesi Tengah. Melalui koordinasi tersebut, setiap tahapan kerja sama diharapkan dapat berjalan lebih efektif, tertib, dan sesuai koridor tata kelola yang berlaku.</p><p>Melalui evaluasi ini, PLN UIP Sulawesi berharap sinergi dengan BKSDA Sulawesi Tengah dapat semakin optimal dalam mendukung pembangunan infrastruktur kelistrikan yang andal dan berkelanjutan. Koordinasi lintas instansi juga diharapkan mampu memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan sekaligus tetap memperhatikan aspek lingkungan. &nbsp;</p><p>[Amel Silaban] &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/perkuat-pembangunan-berkelanjutan-pln-uip-sulawesi-dan-bksda-sulteng-evaluasi-kerja-sama_KfP1ysQqD3.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN dan Polda Gorontalo Bersinergi Kawal Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;dan&#45;polda&#45;gorontalo&#45;bersinergi&#45;kawal&#45;pembangunan&#45;infrastruktur&#45;ketenagalistrikan&#45;dbMgrcN3k5/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;dan&#45;polda&#45;gorontalo&#45;bersinergi&#45;kawal&#45;pembangunan&#45;infrastruktur&#45;ketenagalistrikan&#45;dbMgrcN3k5/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 09:54:29 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS. NET, JAKARTA – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dan koordinasi dengan Kepolisian Daerah Gorontalo dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Provinsi Gorontalo. Sinergi tersebut diperkuat melalui audiensi General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha dengan Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., di Kantor Polda Gorontalo, Rabu (2/9).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS. NET, JAKARTA</strong> – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dan koordinasi dengan Kepolisian Daerah Gorontalo dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Provinsi Gorontalo. Sinergi tersebut diperkuat melalui audiensi General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha dengan Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., di Kantor Polda Gorontalo, Rabu (2/9).</p><p>Dalam audiensi tersebut, General Manager PLN UIP Sulawesi turut didampingi General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Utara, serta Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo.</p><p>Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat komunikasi antarlembaga sekaligus menyampaikan perkembangan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang berperan penting dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Gorontalo.</p><p>Salah satu capaian yang disampaikan adalah penyelesaian proyek peningkatan kapasitas Gardu Induk (GI) 150 kV Marisa Extension 30 MVA yang telah mencapai progres 100 persen. Pada 31 Agustus 2026, PLN telah melaksanakan energize Trafo Bay 30 MVA sebagai bagian dari upaya memperkuat keandalan pasokan listrik di wilayah Gorontalo.</p><p>Selain infrastruktur yang telah beroperasi, PLN juga menyampaikan perkembangan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Marisa–Incomer 1 PHI Pelanggan PT BJA Marisa–Moutong yang tengah memasuki tahap persiapan pembangunan. Dalam tahapan tersebut, PLN terus melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk untuk menuntaskan proses pengadaan lahan pada sejumlah titik.</p><p>Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menyambut baik audiensi dan koordinasi yang dilakukan PLN. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan koordinasi sesuai tugas serta kewenangan masing-masing menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah.</p><p>“Kami menyambut baik silaturahmi dan koordinasi yang dilakukan PLN. Infrastruktur kelistrikan merupakan salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat dan turut mendukung aktivitas ekonomi di Gorontalo. Komunikasi perlu terus dibangun dengan baik sehingga apabila terdapat hal-hal yang perlu dikoordinasikan di lapangan dapat dibahas bersama sesuai tugas dan kewenangan masing-masing serta tetap mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Widodo.</p><p>General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan komunikasi dan koordinasi yang terjalin dengan Polda Gorontalo. Menurutnya, sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mendukung setiap tahapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.</p><p>“Kami mengapresiasi Polda Gorontalo atas komunikasi dan koordinasi yang terjalin dengan baik. PLN berkomitmen menjalankan setiap tahapan pembangunan secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui sinergi yang baik, kami berharap pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Gorontalo,” ujar Aditya.</p><p>Aditya menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan koordinasi yang kuat, terutama pada tahapan yang berkaitan dengan kesiapan lahan, aktivitas lapangan, serta interaksi dengan masyarakat. Karena itu, PLN terus mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan terkait sesuai kewenangan masing-masing.</p><p>Ke depan, PLN UIP Sulawesi juga merencanakan pengembangan jaringan transmisi pada sejumlah titik strategis, di antaranya SUTT 150 kV Molibagu–Gorontalo Baru/Bontopingge dan SUTT 150 kV Tutuyan–Molibagu. Pengembangan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat interkoneksi dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Gorontalo dan Sulawesi secara berkelanjutan.</p><p>Melalui komunikasi dan sinergi dengan Polda Gorontalo serta para pemangku kepentingan lainnya, PLN berkomitmen terus menghadirkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, aman, dan sesuai ketentuan. Penguatan sistem kelistrikan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan masyarakat, layanan publik, investasi, serta pertumbuhan ekonomi daerah.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/pln-dan-polda-gorontalo-bersinergi-kawal-pembangunan-infrastruktur-ketenagalistrikan_5p7GLWYi72.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN dan Pemprov Gorontalo Bersinergi Perkuat Sistem Kelistrikan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;dan&#45;pemprov&#45;gorontalo&#45;bersinergi&#45;perkuat&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;dan&#45;dukung&#45;pertumbuhan&#45;ekonomi&#45;HG00lat46o/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;dan&#45;pemprov&#45;gorontalo&#45;bersinergi&#45;perkuat&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;dan&#45;dukung&#45;pertumbuhan&#45;ekonomi&#45;HG00lat46o/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 09:49:47 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS. NET, JAKARTA – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Hal tersebut diwujudkan melalui audiensi General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, bersama General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, dengan Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M., di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Selasa (1/9).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS. NET, JAKARTA</strong> – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Hal tersebut diwujudkan melalui audiensi General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, bersama General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, dengan Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M., di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Selasa (1/9).</p><p>Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi PLN untuk mempererat komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo sekaligus menyampaikan perkembangan pembangunan serta rencana pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah tersebut.</p><p>Dalam audiensi tersebut, PLN UIP Sulawesi menyampaikan perkembangan Gardu Induk (GI) 150 kV Marisa Extension 30 MVA yang telah mencapai progres 100 persen. Sebelumnya, pada 31 Agustus 2026 pukul 09.00 WITA, PLN berhasil melakukan energize Trafo Bay 30 MVA sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem kelistrikan di Gorontalo.</p><p>PLN juga menyampaikan perkembangan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Marisa–Incomer 1 PHI Pelanggan PT BJA Marisa–Moutong yang tengah memasuki tahap persiapan pembangunan. Saat ini, PLN terus melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk menuntaskan proses pengadaan lahan pada sejumlah titik sehingga tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.</p><p>General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.</p><p>“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas kesempatan untuk berdiskusi mengenai perkembangan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Gorontalo sekaligus rencana pengembangannya ke depan. Kami berharap sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo terus terjaga, khususnya dalam berbagai tahapan yang membutuhkan koordinasi dan dukungan sesuai kewenangan masing-masing”, ujar Aditya.</p><p>Ke depan, PLN juga merencanakan pengembangan jaringan transmisi yang masuk dalam RUPTL 2027, di antaranya SUTT 150 kV Molibagu–Gorontalo Baru/Bontopingge dan SUTT 150 kV Tutuyan–Molibagu. Pengembangan jaringan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem kelistrikan dan meningkatkan keandalan pasokan listrik di Gorontalo dan sekitarnya.</p><p>Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M., menyambut baik komunikasi dan koordinasi yang dilakukan PLN dalam mendukung pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di daerah.</p><p>[Amel Silaban]</p><p>“Kami menyambut baik komunikasi dan koordinasi yang dilakukan PLN. Pemerintah Provinsi Gorontalo pada prinsipnya siap berkoordinasi sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Kami berharap pembangunan infrastruktur kelistrikan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Gorontalo”, tutur Gusnar.</p><p>Audiensi tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN UIP Sulawesi untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Melalui pembangunan dan pengembangan infrastruktur transmisi serta gardu induk, PLN berupaya menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin andal guna mendukung kebutuhan masyarakat, investasi, dan pertumbuhan ekonomi daerah.</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/pln-dan-pemprov-gorontalo-bersinergi-perkuat-sistem-kelistrikan-dan-dukung-pertumbuhan-ekonomi_y5JZZ0Ozg2.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN dan Kejati Gorontalo Bersinergi Kawal Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;dan&#45;kejati&#45;gorontalo&#45;bersinergi&#45;kawal&#45;pembangunan&#45;infrastruktur&#45;ketenagalistrikan&#45;6VQD1eWPl8/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;dan&#45;kejati&#45;gorontalo&#45;bersinergi&#45;kawal&#45;pembangunan&#45;infrastruktur&#45;ketenagalistrikan&#45;6VQD1eWPl8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 09:40:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS. NET, JAKARTA – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Provinsi Gorontalo.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS. NET, JAKARTA</strong> – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Provinsi Gorontalo.</p><p>Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, ke Kantor Kejati Gorontalo, Selasa (1/9). Kunjungan turut dihadiri General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Manager PLN UPP Sulawesi Utara, Manager UPT Manado, Manager UP3 Gorontalo, beserta jajaran.</p><p>Dalam pertemuan tersebut, PLN menyampaikan perkembangan sejumlah proyek ketenagalistrikan, di antaranya Gardu Induk (GI) 150 kV Marisa Extension 30 MVA serta Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Marisa–Incomer 1 PHI Pelanggan PT BJA Marisa–Moutong. Pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya PLN memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Gorontalo.</p><p>General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan PLN juga merencanakan pengembangan jaringan transmisi dari sisi utara dan selatan Provinsi Gorontalo. Pengembangan tersebut diharapkan semakin memperkuat sistem serta meningkatkan keandalan pasokan listrik di Gorontalo dan sekitarnya.</p><p>“Kami mengapresiasi Bapak Kajati beserta jajaran atas penerimaan dan sinergi yang telah terjalin. Dukungan para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Melalui koordinasi yang baik, kami berharap setiap tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Aditya.</p><p>Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Dr. Sumurung P. Simaremare, S.H., M.H., menyambut baik koordinasi yang dilakukan PLN dan menyatakan kesiapan Kejati Gorontalo untuk bersinergi sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>“Kami menyambut baik kunjungan PLN. Pada prinsipnya, kami siap mendukung dan bersinergi sepanjang pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami berharap pembangunan infrastruktur PLN di Gorontalo dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” tuturnya.</p><p>Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya PLN UIP Sulawesi memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. PLN berkomitmen menjalankan setiap tahapan pembangunan sesuai ketentuan, tepat waktu, dan berorientasi pada peningkatan keandalan sistem kelistrikan serta pertumbuhan ekonomi daerah.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/pln-dan-kejati-gorontalo-bersinergi-kawal-pembangunan-infrastruktur-ketenagalistrikan_eF9hjxdiMd.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Percepat Pengoperasian Trafo 30 MVA, Sistem Kelistrikan Pohuwato Makin Andal</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;percepat&#45;pengoperasian&#45;trafo&#45;30&#45;mva&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;pohuwato&#45;makin&#45;andal&#45;7kv9rCRPfh/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;percepat&#45;pengoperasian&#45;trafo&#45;30&#45;mva&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;pohuwato&#45;makin&#45;andal&#45;7kv9rCRPfh/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 29 Aug 2026 09:34:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi melalui PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara berhasil mempercepat penguatan sistem kelistrikan di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, melalui pengoperasian Satu Bay Transformator Tenaga 150/20 kV berkapasitas 30 Mega Volt Ampere (MVA) Unit 2 di Gardu Induk (GI) 150 kV Marisa, Senin (31/8).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong> — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi melalui PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara berhasil mempercepat penguatan sistem kelistrikan di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, melalui pengoperasian Satu Bay Transformator Tenaga 150/20 kV berkapasitas 30 Mega Volt Ampere (MVA) Unit 2 di Gardu Induk (GI) 150 kV Marisa, Senin (31/8).</p><p>Transformator tersebut berhasil diberi tegangan dan dioperasikan sekitar 9 bulan lebih cepat dari target kontrak yang ditetapkan pada 20 Mei 2027. Pengoperasian ini sekaligus menambah kapasitas sistem sebesar 30 MVA untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik di Kabupaten Pohuwato yang diproyeksikan sekitar 8 persen.</p><p>Manager Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara, Muhammad Arfah Aboe Kasim, mengatakan penambahan transformator menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya pembebanan pada transformator eksisting di GI Marisa.</p><p>“Sejak tahun 2011, GI Marisa hanya mengandalkan satu transformator untuk melayani kebutuhan listrik di wilayah Pohuwato dan sekitarnya. Seiring pertumbuhan kebutuhan listrik, pembebanannya terus meningkat hingga mencapai 96,41 persen pada Oktober 2025. Dengan proyeksi pertumbuhan kebutuhan listrik sekitar 8 persen, penambahan transformator menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan sistem dalam memenuhi kebutuhan listrik ke depan,” ujar Arfah.</p><p>Dengan beroperasinya transformator Unit 2, beban sistem di GI Marisa kini dapat terbagi pada dua transformator. Kondisi tersebut memberikan ruang operasi yang lebih baik dan meningkatkan fleksibilitas pengelolaan sistem, sekaligus menurunkan risiko gangguan akibat pembebanan tinggi.</p><p>“Dengan beban yang tidak lagi bertumpu pada satu transformator, PLN memiliki ruang operasi yang lebih baik dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik. Hal ini juga memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan sistem untuk melayani kebutuhan masyarakat maupun pelanggan industri,” jelas Arfah.</p><p>General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.</p><p>“Percepatan ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara PLN dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan mempertimbangkan kebutuhan sistem yang semakin mendesak, seluruh proses kami dorong secara terintegrasi dan fokus pada pekerjaan yang berada pada jalur kritis, sehingga transformator dapat segera dioperasikan,” ujar Aditya.</p><p>Aditya menambahkan, pengoperasian transformator baru di GI Marisa akan memperkuat kesiapan sistem kelistrikan dalam mendukung aktivitas masyarakat dan perkembangan ekonomi daerah.</p><p>“Penguatan sistem kelistrikan di Pohuwato diharapkan dapat mendukung kebutuhan listrik masyarakat, pelayanan publik, serta pertumbuhan usaha dan industri. Percepatan pembangunan ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memastikan infrastruktur kelistrikan siap mengikuti dinamika dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.</p><p>PLN akan terus memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan secara berkelanjutan guna memastikan sistem memiliki kapasitas dan fleksibilitas yang memadai dalam memenuhi kebutuhan listrik yang terus berkembang. Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo.</p><p>PT PLN (Persero) berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan guna mendukung kehidupan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui pembangunan dan penguatan infrastruktur ketenagalistrikan, PLN terus memastikan sistem kelistrikan memiliki kapasitas dan fleksibilitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus berkembang.</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/pln-percepat-pengoperasian-trafo-30-mva-sistem-kelistrikan-pohuwato-makin-andal_ypRosyEm62.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Naven Padel Series 2026 Hadir di Yogyakarta, Padukan Olahraga, Gaya Hidup dan Energi Positif</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/naven&#45;padel&#45;series&#45;2026&#45;hadir&#45;di&#45;yogyakarta&#45;padukan&#45;olahraga&#45;gaya&#45;hidup&#45;dan&#45;energi&#45;positif&#45;71CYGsfpRc/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/naven&#45;padel&#45;series&#45;2026&#45;hadir&#45;di&#45;yogyakarta&#45;padukan&#45;olahraga&#45;gaya&#45;hidup&#45;dan&#45;energi&#45;positif&#45;71CYGsfpRc/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 11:37:12 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Amel silaban]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[&amp;nbsp;WAHANANEWS. NET, JAKARTA — Naven Padel Series 2026 Seri Yogyakarta resmi digelar di Wii Social Hub dengan membawa semangat Energy in Motion, menggabungkan olahraga, gaya hidup aktif, komunitas, hiburan, dan jejaring dalam satu rangkaian kegiatan. Turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian Naven Padel Series 2026 yang digelar di empat kota, yakni Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Bali. Dengan total hadiah mencapai Rp1 miliar, ajang tersebut sekaligus menunjukkan semakin berkembangnya ekosistem olahraga padel di Indonesia. Khusus Seri Yogyakarta, turnamen ini diikuti 250 peserta atau 125 pasangan yang berkompetisi dalam sejumlah kategori, yakni Lower Bronze Men, Lower Bronze Women, Lower Bronze Mixed, Bronze Men, Silver Men, dan Silver Women. General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, mengatakan PLN melihat padel bukan semata&#45;mata sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun koneksi dan menghadirkan energi positif bagi masyarakat. “Tema Energy in Motion sangat selaras dengan semangat PLN, yaitu energi yang terus bergerak, berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami bangga dapat menjadi bagian dari Naven Padel Series di Yogyakarta,” ujar Deri. Menurut Deri, kolaborasi PLN dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna bagi para peserta. Salah satunya melalui program sosial Energy in Motion: Lighting Futures. Melalui program tersebut, setiap poin yang dihasilkan dalam pertandingan dikonversikan menjadi kontribusi untuk membantu menghadirkan akses listrik bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, setiap pertandingan tidak hanya menghasilkan kompetisi, tetapi juga membawa manfaat sosial. “Setiap tetesan keringat para atlet yang bertanding nantinya ikut membantu masyarakat yang membutuhkan. Jadi olahraga ini bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi juga tentang bagaimana energi yang kita hasilkan bisa memberikan manfaat bagi orang lain,” kata Deri. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Kehadiran 250 peserta dalam Seri Yogyakarta memperlihatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga padel. Selain menjadi arena kompetisi, Naven Padel Series juga dirancang sebagai ruang interaksi bagi komunitas, pelaku industri, sponsor, dan para pencinta olahraga padel. Pendekatan tersebut sejalan dengan konsep yang dibangun Naven, yang menempatkan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sekaligus sarana membangun community dan connection. Taufik Andre Kusumo, yang akrab disapa Andre, selaku Founder Naven Indonesia, mengatakan Naven Padel Series lahir dari gagasan bahwa olahraga seharusnya mampu menciptakan energi dan pengalaman positif bagi setiap orang yang terlibat. “Bagi Naven, olahraga itu bukan hanya sekadar menang dan kalah. Olahraga adalah tentang energi, tentang komunitas, dan juga tentang koneksi. Karena itu kami ingin Naven Padel Series menjadi ruang untuk bermain, berkompetisi, bertemu, sekaligus menciptakan pengalaman yang menyenangkan,” ujar Andre. Ia mengatakan, semangat tersebut diwujudkan dalam penyelenggaraan Naven Padel Series yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga membuka ruang bagi komunitas dan networking. Menurut Andre, pertumbuhan olahraga padel di Indonesia menunjukkan bahwa olahraga tersebut telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Karena itu, Naven ingin membangun sebuah platform yang dapat mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana yang lebih terbuka dan inklusif. “Kami ingin semua pemain menikmati setiap momennya. Hari ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita menciptakan energi yang positif dan pengalaman yang menyenangkan bersama,” katanya. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Deny Setiawan, Senior Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Yogyakarta, serta Febri Andriansyah dari PLN Icon Plus SBU Jawa Tengah. Kolaborasi PLN melalui PLN Mobile juga menjadi bagian penting dalam kegiatan. Kehadiran PLN Mobile memperkuat pesan bahwa berbagai kebutuhan layanan kelistrikan kini dapat diakses dengan mudah melalui layanan digital, mulai dari pengaduan, penyambungan baru, tambah daya, hingga berbagai layanan terkait ekosistem kendaraan listrik. Naven Padel Series 2026 Seri Yogyakarta sekaligus memperlihatkan bagaimana olahraga dapat menjadi medium kolaborasi antara dunia bisnis, komunitas, gaya hidup, dan kontribusi sosial. Dengan semangat Energy in Motion, setiap gerakan di lapangan diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi terus bergerak menjadi energi positif yang memberi pengalaman bagi komunitas sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;<strong>WAHANANEWS. NET, JAKARTA </strong>— Naven Padel Series 2026 Seri Yogyakarta resmi digelar di Wii Social Hub dengan membawa semangat Energy in Motion, menggabungkan olahraga, gaya hidup aktif, komunitas, hiburan, dan jejaring dalam satu rangkaian kegiatan. Turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian Naven Padel Series 2026 yang digelar di empat kota, yakni Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Bali. Dengan total hadiah mencapai Rp1 miliar, ajang tersebut sekaligus menunjukkan semakin berkembangnya ekosistem olahraga padel di Indonesia. Khusus Seri Yogyakarta, turnamen ini diikuti 250 peserta atau 125 pasangan yang berkompetisi dalam sejumlah kategori, yakni Lower Bronze Men, Lower Bronze Women, Lower Bronze Mixed, Bronze Men, Silver Men, dan Silver Women. General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, mengatakan PLN melihat padel bukan semata-mata sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun koneksi dan menghadirkan energi positif bagi masyarakat. “Tema Energy in Motion sangat selaras dengan semangat PLN, yaitu energi yang terus bergerak, berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami bangga dapat menjadi bagian dari Naven Padel Series di Yogyakarta,” ujar Deri. Menurut Deri, kolaborasi PLN dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna bagi para peserta. Salah satunya melalui program sosial Energy in Motion: Lighting Futures. Melalui program tersebut, setiap poin yang dihasilkan dalam pertandingan dikonversikan menjadi kontribusi untuk membantu menghadirkan akses listrik bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, setiap pertandingan tidak hanya menghasilkan kompetisi, tetapi juga membawa manfaat sosial. “Setiap tetesan keringat para atlet yang bertanding nantinya ikut membantu masyarakat yang membutuhkan. Jadi olahraga ini bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi juga tentang bagaimana energi yang kita hasilkan bisa memberikan manfaat bagi orang lain,” kata Deri. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Kehadiran 250 peserta dalam Seri Yogyakarta memperlihatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga padel. Selain menjadi arena kompetisi, Naven Padel Series juga dirancang sebagai ruang interaksi bagi komunitas, pelaku industri, sponsor, dan para pencinta olahraga padel. Pendekatan tersebut sejalan dengan konsep yang dibangun Naven, yang menempatkan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sekaligus sarana membangun community dan connection. Taufik Andre Kusumo, yang akrab disapa Andre, selaku Founder Naven Indonesia, mengatakan Naven Padel Series lahir dari gagasan bahwa olahraga seharusnya mampu menciptakan energi dan pengalaman positif bagi setiap orang yang terlibat. “Bagi Naven, olahraga itu bukan hanya sekadar menang dan kalah. Olahraga adalah tentang energi, tentang komunitas, dan juga tentang koneksi. Karena itu kami ingin Naven Padel Series menjadi ruang untuk bermain, berkompetisi, bertemu, sekaligus menciptakan pengalaman yang menyenangkan,” ujar Andre. Ia mengatakan, semangat tersebut diwujudkan dalam penyelenggaraan Naven Padel Series yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga membuka ruang bagi komunitas dan networking. Menurut Andre, pertumbuhan olahraga padel di Indonesia menunjukkan bahwa olahraga tersebut telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Karena itu, Naven ingin membangun sebuah platform yang dapat mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana yang lebih terbuka dan inklusif. “Kami ingin semua pemain menikmati setiap momennya. Hari ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita menciptakan energi yang positif dan pengalaman yang menyenangkan bersama,” katanya. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Deny Setiawan, Senior Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Yogyakarta, serta Febri Andriansyah dari PLN Icon Plus SBU Jawa Tengah. Kolaborasi PLN melalui PLN Mobile juga menjadi bagian penting dalam kegiatan. Kehadiran PLN Mobile memperkuat pesan bahwa berbagai kebutuhan layanan kelistrikan kini dapat diakses dengan mudah melalui layanan digital, mulai dari pengaduan, penyambungan baru, tambah daya, hingga berbagai layanan terkait ekosistem kendaraan listrik. Naven Padel Series 2026 Seri Yogyakarta sekaligus memperlihatkan bagaimana olahraga dapat menjadi medium kolaborasi antara dunia bisnis, komunitas, gaya hidup, dan kontribusi sosial. Dengan semangat Energy in Motion, setiap gerakan di lapangan diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi terus bergerak menjadi energi positif yang memberi pengalaman bagi komunitas sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat.&nbsp;</p><p>[Amel Silaban]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092026/naven-padel-series-2026-hadir-di-yogyakarta-padukan-olahraga-gaya-hidup-dan-energi-positif_1c7wY839zq.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tambah Daya Cuma Bayar 50%, Promo PLN Berlaku sampai 25 Agustus!</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/tambah&#45;daya&#45;cuma&#45;bayar&#45;50&#45;promo&#45;pln&#45;berlaku&#45;sampai&#45;25&#45;agustus&#45;0S60708p4L/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/tambah&#45;daya&#45;cuma&#45;bayar&#45;50&#45;promo&#45;pln&#45;berlaku&#45;sampai&#45;25&#45;agustus&#45;0S60708p4L/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 20 Aug 2026 13:22:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET,Jakarta &amp;nbsp;– Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) menghadirkan promo spesial tambah daya listrik bertajuk “Merdeka Daya”. Melalui promo ini, masyarakat dapat menikmati diskon tambah daya sebesar 50% yang berlaku sampai dengan 25 Agustus 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET,Jakarta</strong> &nbsp;– Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) menghadirkan promo spesial tambah daya listrik bertajuk “Merdeka Daya”. Melalui promo ini, masyarakat dapat menikmati diskon tambah daya sebesar 50% yang berlaku sampai dengan 25 Agustus 2026.</p><p>Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan promo ini merupakan bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan kapasitas listrik untuk mendukung berbagai aktivitas di rumah maupun usaha.</p><p>“Semangat kemerdekaan kami maknai dengan memberikan kemudahan akses kelistrikan bagi masyarakat melalui program 'Merdeka Daya'. PLN ingin memberikan keringanan biaya penambahan daya agar masyarakat semakin nyaman dalam menggunakan energi listrik untuk menunjang aktivitas harian maupun mengembangkan kegiatan usaha,” ujar Darmawan.</p><p>Melalui promo tersebut, pelanggan dapat memperoleh potongan biaya tambah daya hingga 50 persen. Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya awal 450 Volt Ampere (VA) yang ingin meningkatkan daya menjadi 7.700 VA cukup membayar Rp3.512.625 dari harga normal Rp7.025.250.</p><p>Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menjelaskan promo tambah daya ini berlaku bagi pelanggan tegangan rendah 1 fasa dari seluruh golongan tarif, dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA dan penambahan daya hingga maksimal 7.700 VA.</p><p>“Promo ini diperuntukkan bagi pelanggan tegangan rendah 1 fasa di seluruh golongan tarif, dengan daya awal mulai 450 VA hingga 5.500 VA dan dapat menambah daya hingga maksimal 7.700 VA. Pelanggan juga harus telah terdaftar sebagai pelanggan PLN sebelum 1 Agustus 2026 serta telah melunasi seluruh tagihan listrik dan kewajiban lainnya,” jelas Rozy.</p><p>Untuk mendapatkan promo tersebut, pelanggan cukup melakukan minimal satu kali pembelian token listrik atau pembayaran tagihan listrik melalui aplikasi PLN Mobile selama periode promo. Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan mendapatkan e-voucher diskon tambah daya yang dapat digunakan untuk mengajukan permohonan tambah daya melalui PLN Mobile.</p><p>“Seluruh proses dapat dilakukan melalui PLN Mobile. Pelanggan cukup melakukan transaksi melalui aplikasi untuk mendapatkan e-voucher, kemudian menggunakan voucher tersebut saat mengajukan permohonan tambah daya,” kata Rozy.</p><p>Setiap akun PLN Mobile dapat memperoleh maksimal empat e-voucher, di mana masing-masing ID Pelanggan berlaku satu kali promo. E-voucher dapat diklaim melalui fitur “Klaim Voucher” pada banner promo tambah daya di aplikasi PLN Mobile.</p><p>Rozy menambahkan, program promo ini tidak meliputi perubahan jaringan distribusi, perubahan fasa, perubahan golongan tarif, maupun perubahan jenis layanan. Promo tidak dapat digabungkan dengan promo biaya penyambungan lainnya.</p><p>“Kami mengajak pelanggan memanfaatkan kesempatan ini. Hadirnya promo tambah daya dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini dapat memberikan manfaat dan membuat masyarakat semakin nyaman dalam menggunakan listrik,” tutup Rozy.</p><p>*Narahubung*<br>Gregorius Adi Trianto<br>Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN<br>Tlp. 021 7261122<br>Facs. 021 7227059</p><p>*Sekilas Tentang PLN*<br>_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung tercapainya Net Zero Emissions (NZE), serta menghadirkan proses bisnis dengan SDM berkelas dunia._</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082026/tambah-daya-cuma-bayar-50-promo-pln-berlaku-sampai-25-agustus_cWX9ov5023.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dari Amanah Zakat untuk Pendidikan, YBM PLN Dukung Mahasiswa FPIK UMI</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/dari&#45;amanah&#45;zakat&#45;untuk&#45;pendidikan&#45;ybm&#45;pln&#45;dukung&#45;mahasiswa&#45;fpik&#45;umi&#45;tvX1NoQ8lY/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/dari&#45;amanah&#45;zakat&#45;untuk&#45;pendidikan&#45;ybm&#45;pln&#45;dukung&#45;mahasiswa&#45;fpik&#45;umi&#45;tvX1NoQ8lY/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 13:38:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET.CO,Jakarta – YBM PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan melalui penyaluran bantuan bagi 15 mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Rabu (12/8). Bantuan diserahkan langsung di FPIK UMI sebagai bentuk dukungan bagi mahasiswa yang membutuhkan dalam melanjutkan pendidikan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET.CO,Jakarta</strong> – YBM PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan melalui penyaluran bantuan bagi 15 mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Rabu (12/8). Bantuan diserahkan langsung di FPIK UMI sebagai bentuk dukungan bagi mahasiswa yang membutuhkan dalam melanjutkan pendidikan.</p><p>Dekan FPIK UMI, Prof. dr. ir. Hj. Hasnidar, M.S., IPM., menyampaikan apresiasi atas kepedulian YBM PLN yang selama ini turut mendukung mahasiswa FPIK UMI. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian YBM PLN. Bantuan ini menjadi dukungan yang berarti bagi mahasiswa kami yang membutuhkan. Semoga program ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan,” ujarnya.</p><p>Ketua YBM PLN UIP Sulawesi, M. Pahri Jafar, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari penyaluran amanah zakat kepada mahasiswa yang dinilai berhak menerima. “Apa yang kami berikan adalah amanah zakat, dan kami yakin adik-adik yang menerima memang berhak mendapatkannya. Semoga bantuan ini menjadi wasilah kebaikan dan membantu adik-adik dalam menempuh pendidikan. Kami juga berharap adik-adik selalu semangat mengejar cita-cita setelah menyelesaikan masa studi,” tuturnya.</p><p>Salah satu mahasiswa penerima manfaat, Nanda, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan dalam menyelesaikan tahapan akhir pendidikannya, termasuk persiapan ujian skripsi. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Bantuan ini sangat membantu saya untuk melanjutkan proses ujian skripsi sampai wisuda. Semoga kebaikan pegawai PLN dibalas dengan kebaikan yang lebih besar,” ujarnya.</p><p>Bantuan ini diharapkan tidak hanya meringankan kebutuhan mahasiswa, tetapi juga menjadi dorongan bagi mereka untuk menyelesaikan pendidikan dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082026/dari-amanah-zakat-untuk-pendidikan-ybm-pln-dukung-mahasiswa-fpik-umi_Lo3u0udLij.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>ALPERKLINAS: Diskon Tambah Daya Bawa Semangat Kemerdekaan Lebih Dekat ke Rakyat</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/alperklinas&#45;diskon&#45;tambah&#45;daya&#45;bawa&#45;semangat&#45;kemerdekaan&#45;lebih&#45;dekat&#45;ke&#45;rakyat&#45;hobujwUr2d/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/alperklinas&#45;diskon&#45;tambah&#45;daya&#45;bawa&#45;semangat&#45;kemerdekaan&#45;lebih&#45;dekat&#45;ke&#45;rakyat&#45;hobujwUr2d/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 09:49:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani  simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET –&amp;nbsp;Ketua Umum Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) Tohom Purba menilai program diskon tambah daya listrik pada momentum Hari Kemerdekaan RI ke&#45;81, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menghadirkan semangat kemerdekaan yang lebih dekat dengan kebutuhan rakyat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET –&nbsp;</strong>Ketua Umum Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) Tohom Purba menilai program diskon tambah daya listrik pada momentum Hari Kemerdekaan RI ke-81, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menghadirkan semangat kemerdekaan yang lebih dekat dengan kebutuhan rakyat.</p><p>“Semangat kemerdekaan bukan hanya soal seremoni, tetapi bagaimana masyarakat merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Kemudahan mendapatkan layanan listrik dengan biaya yang lebih ringan tentu menjadi sesuatu yang dekat dengan kebutuhan rakyat,” ujar Tohom, Selasa (18/8/2026).</p><p>Menurut Tohom, keringanan biaya tambah daya dapat membantu pelanggan menyesuaikan kapasitas listrik dengan kebutuhan rumah tangga maupun aktivitas produktif.&nbsp;</p><p>Kebutuhan tersebut semakin meningkat seiring bertambahnya penggunaan peralatan listrik di rumah dan kegiatan usaha yang membutuhkan daya lebih besar.</p><p>Program Merdeka Daya memberikan diskon 50 persen biaya tambah daya bagi pelanggan rumah tangga tegangan rendah satu fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA.&nbsp;</p><p>Program tersebut berlaku pada 17-25 Agustus 2026, dengan pilihan penambahan daya hingga 7.700 VA.</p><p>Melalui program itu, paparnya, pelanggan dengan daya awal 450 VA yang meningkatkan kapasitas menjadi 900 VA cukup membayar Rp210.825 dari biaya normal Rp421.650. Sementara pelanggan dengan daya 5.500 VA yang menambah daya menjadi 7.700 VA cukup membayar Rp1.065.900 dari biaya normal Rp2.131.800.</p><p>“Bagi konsumen, tambah daya bukan sekadar angka VA. Ini berkaitan dengan kenyamanan dan kemampuan menggunakan peralatan listrik sesuai kebutuhan. Ketika biayanya dibuat lebih ringan, tentu memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” katanya.</p><p>Lebih dari itu, Tohom menilai manfaat program tersebut tidak berhenti pada kenyamanan rumah tangga. Kemudahan memperoleh kapasitas listrik yang sesuai juga dapat mendukung masyarakat yang menjalankan usaha atau aktivitas produktif dari rumah.</p><p>“Kalau masyarakat bisa mendapatkan layanan listrik sesuai kebutuhannya dengan biaya yang lebih terjangkau, manfaatnya tidak hanya dirasakan di rumah, tetapi juga bisa mendukung produktivitas dan kegiatan ekonomi,” ujarnya.</p><p>Adapun dari sisi perlindungan konsumen, Tohom mengingatkan pentingnya penyampaian informasi program secara transparan, mulai dari persyaratan, mekanisme pengajuan, periode program hingga biaya yang harus dibayarkan pelanggan.</p><p>“Masyarakat harus tahu manfaat program dan bagaimana cara mendapatkannya. Informasi yang jelas akan membuat program seperti ini benar-benar bisa dimanfaatkan konsumen,” pungkas Tohom.</p><p><strong>[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082026/alperklinas-diskon-tambah-daya-bawa-semangat-kemerdekaan-lebih-dekat-ke-rakyat_tYIS79qiE6.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Hadirkan Solusi Home Charging Andal untuk Pengguna Kendaraan Listrik</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;hadirkan&#45;solusi&#45;home&#45;charging&#45;andal&#45;untuk&#45;pengguna&#45;kendaraan&#45;listrik&#45;C3a5ad8Y5k/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;hadirkan&#45;solusi&#45;home&#45;charging&#45;andal&#45;untuk&#45;pengguna&#45;kendaraan&#45;listrik&#45;C3a5ad8Y5k/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 06 Aug 2026 10:17:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS. NET, JAKARTA&#45; PT PLN (Persero) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang aman, mudah, dan terintegrasi. Pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, PLN memberikan harga spesial Home Charging Services (HCS) Ultima sebagai solusi pengisian daya kendaraan listrik di rumah dengan layanan end&#45;to&#45;end.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS. NET, JAKARTA-</strong> PT PLN (Persero) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang aman, mudah, dan terintegrasi. Pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, PLN memberikan harga spesial Home Charging Services (HCS) Ultima sebagai solusi pengisian daya kendaraan listrik di rumah dengan layanan end-to-end.</p><p>Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy mengatakan layanan HCS Ultima ini memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan listrik untuk memiliki home charger di rumah. Mulai dari proses pengajuan, pemasangan home charger, penambahan daya atau pasang baru apabila diperlukan, hingga aktivasi layanan dapat dilakukan hanya dengan satu kali pengajuan HCS Ultima di PLN Mobile.</p><p>“Kami memberikan Promo Harga Spesial HCS Ultima yang dijual mulai dari harga Rp12 jutaan. Pelanggan cukup mengajuan lewat PLN Mobile, dan semua proses pemasangan hingga aktivasi dilakukan dengan cepat. Pokoknya pelanggan terima beres terpasang di rumah,” kata Rozy.</p><p>Selain mendapatkan harga spesial, pelanggan yang mengajukan HCS Ultima di Booth PLN yang berada di GIIAS, juga berkesempatkan untuk mendapatkan cashback voucher listrik hingga Rp1,3 juta, serta diskon tarif 30% untuk pengisian daya pada jam 22.00-05.00 WIB, yang berlaku hingga 31 Desember 2026.</p><p>HCS Ultima menyediakan paket layanan yang komprehensif, meliputi home charger yang telah lolos uji kompatibilitas Platform PLN, memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), serta mendukung teknologi Open Charge Point Protocol (OCPP), RFID, dan Wi-Fi. Layanan ini juga mencakup penyediaan material instalasi sesuai standar PLN, seperti kabel, MCB, grounding, RCCB, ground rod, dan perlengkapan pendukung lainnya. Seluruh proses instalasi dilakukan oleh mitra resmi bersertifikat, termasuk layanan pengiriman perangkat ke lokasi pelanggan serta aktivasi sistem pada aplikasi PLN Mobile.</p><p>“Kehadiran HCS Ultima di GIIAS 2026, merupakan upaya PLN terus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pengisian daya kendaraan listrik yang andal, praktis, dan terintegrasi,” tambah Rozy.</p><p>Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik sekaligus mendorong terwujudnya ekosistem transisi energi yang berkelanjutan di Indonesia.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082026/pln-hadirkan-solusi-home-charging-andal-untuk-pengguna-kendaraan-listrik_4kSrq54gtN.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Watch Soroti Ramainya &apos;Serangan&apos; ke PLN dan Tarik Menarik Kepentingan Energi Primer</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;watch&#45;soroti&#45;ramainya&#45;serangan&#45;ke&#45;pln&#45;dan&#45;tarik&#45;menarik&#45;kepentingan&#45;energi&#45;primer&#45;X909Il05wd/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;watch&#45;soroti&#45;ramainya&#45;serangan&#45;ke&#45;pln&#45;dan&#45;tarik&#45;menarik&#45;kepentingan&#45;energi&#45;primer&#45;X909Il05wd/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 10:18:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elsya Tri Ahaddini]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Jakarta &#45; PLN Watch meminta pemerintah memperkuat status dan pengamanan infrastruktur strategis PT PLN (Persero) sebagai objek vital khusus yang menyangkut langsung kehidupan masyarakat, perekonomian, pelayanan publik, pertahanan, hingga keamanan nasional.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Jakarta - </strong>PLN Watch meminta pemerintah memperkuat status dan pengamanan infrastruktur strategis PT PLN (Persero) sebagai objek vital khusus yang menyangkut langsung kehidupan masyarakat, perekonomian, pelayanan publik, pertahanan, hingga keamanan nasional.</p><p>Ketua Umum PLN Watch KRT Tohom Purba mengatakan sistem kelistrikan nasional tidak boleh dipandang hanya sebagai aset sebuah badan usaha karena gangguan terhadap listrik dapat menimbulkan efek berantai ke hampir seluruh aktivitas negara.</p><p>“Listrik itu urat nadi negara, karena ketika listrik terganggu maka komunikasi, transportasi, rumah sakit, industri, pusat data, pelayanan pemerintahan sampai sistem keamanan juga dapat ikut terganggu,” kata Tohom di Jakarta, Selasa (4/8/2026).</p><p>Menurut Tohom, pemerintah bersama aparat keamanan perlu melakukan pemetaan kembali terhadap seluruh infrastruktur PLN yang memiliki tingkat strategis tinggi untuk memastikan pengamanan fisik maupun sistemnya sesuai dengan tingkat risiko.</p><p>Sejumlah instalasi PLN sebenarnya telah ditetapkan sebagai Objek Vital Khusus Nasional sektor ESDM dan PLN juga memiliki sistem pengamanan yang mengacu pada ketentuan kepolisian mengenai pengamanan Objek Vital Nasional maupun Objek Tertentu.</p><p>Namun, Tohom menilai perkembangan ancaman terhadap infrastruktur kelistrikan telah berubah sehingga pengamanan tidak cukup hanya berorientasi pada penjagaan aset secara konvensional.</p><p>“Sekarang ancamannya bisa datang dari banyak arah, mulai dari sabotase fisik, gangguan teknologi, keamanan siber, manipulasi informasi sampai tindakan yang dapat mengganggu rantai pasok energi primer,” ujarnya.</p><p>PLN Watch juga mencermati meningkatnya sentimen negatif terhadap PLN di ruang publik dan media sosial sehingga meminta masyarakat membedakan kritik yang objektif dengan pembentukan opini yang tidak berbasis fakta.</p><p>Tohom mengatakan kritik terhadap PLN tetap diperlukan sebagai mekanisme kontrol publik, tetapi kritik harus diarahkan kepada persoalan yang memang menjadi tanggung jawab PLN agar masyarakat mendapatkan gambaran yang proporsional.</p><p>“Kami justru mendukung kritik kalau PLN salah, tetapi jangan semua persoalan kelistrikan otomatis dilemparkan kepada PLN karena ekosistem listrik melibatkan regulator, pemasok energi primer, produsen peralatan, kontraktor, lembaga inspeksi dan banyak pihak lainnya,” katanya.</p><p><strong>PLN di Tengah Tarik Menarik Kepentingan</strong></p><p>Menurut Tohom, pemerintah bahkan perlu mencermati apabila terdapat pola serangan informasi yang berlangsung secara sistematis untuk memastikan tidak ada kepentingan ekonomi maupun politik yang mencoba menggunakan PLN sebagai sasaran.</p><p>Ia melihat persoalan energi primer seperti batu bara dan BBM memiliki dimensi ekonomi yang sangat besar sehingga setiap perubahan tata kelola pada sektor tersebut dapat bersinggungan dengan berbagai kepentingan.</p><p>“Energi primer itu kue ekonomi yang sangat besar dan sangat legit, jadi wajar kalau kita bertanya mengapa setiap ada persoalan batu bara atau BBM yang ikut terganggu justru PLN yang paling ramai diserang,” ujar Tohom.</p><p>Tohom mengingatkan bahwa persoalan ketersediaan energi primer tidak sepenuhnya berada di tangan PLN karena terdapat kebijakan produksi, Domestic Market Obligation, kontrak, transportasi, spesifikasi batu bara hingga tata kelola pertambangan yang melibatkan banyak pemangku kepentingan.</p><p>Data Kementerian ESDM menunjukkan kebutuhan batu bara PLN pada 2026 mencapai sekitar 154 juta metrik ton, sedangkan pemerintah telah memberikan penugasan kepada badan usaha pertambangan dengan total volume mencapai 212 juta metrik ton untuk menjaga pasokan pembangkit.</p><p>PLN Watch menilai fakta tersebut memperlihatkan bahwa keandalan listrik nasional membutuhkan koordinasi lintas sektor sehingga PLN tidak dapat dibiarkan menanggung sendiri seluruh risiko rantai pasok energi.</p><p><strong>Standardisasi Kelistrikan Harus Diawasi</strong></p><p>Tohom juga meminta pemerintah memperketat pengawasan standardisasi terhadap seluruh peralatan yang digunakan dalam infrastruktur ketenagalistrikan nasional.</p><p>“Pertanyaannya sederhana, siapa yang benar-benar bisa memastikan setiap alat yang dipasang pada infrastruktur listrik telah memenuhi standar, siapa yang memeriksa dan siapa yang mengaudit secara berkala,” katanya.</p><p>Menurut Tohom, persoalan standardisasi tidak boleh berhenti pada dokumen administratif karena kualitas peralatan berkaitan langsung dengan keselamatan, keandalan sistem dan usia operasional infrastruktur.</p><p>Regulasi ketenagalistrikan sebenarnya telah mengatur pemenuhan SNI untuk sistem instalasi, produk peralatan dan produk pemanfaat tenaga listrik, sedangkan instalasi yang beroperasi juga diwajibkan memenuhi ketentuan keselamatan termasuk Sertifikat Laik Operasi.</p><p>Tohom yang juga Ketua Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) ini menilai pemerintah perlu memperkuat mekanisme audit lapangan agar kepatuhan terhadap standar dapat diverifikasi secara independen dari hulu sampai hilir.</p><p>Dalam kiprahnya di sektor perlindungan konsumen dan kelistrikan, Tohom juga tercatat sebagai Anggota Pleno Internasional, Pengurus Fisuel Internasional dan Anggota Aliansi Konsumen ASEAN.</p><p>“Standar jangan hanya bagus di atas kertas, tetapi kita harus bisa menjawab apakah barang yang benar-benar terpasang di lapangan sesuai spesifikasi, tersertifikasi, aman dan memiliki kualitas sebagaimana yang dipersyaratkan,” ujar Tohom.</p><p>PLN Watch juga mengingatkan pemerintah mengenai beban kompensasi dan subsidi listrik yang pembayarannya dapat memengaruhi arus kas PLN apabila terjadi keterlambatan.</p><p>Tohom mengatakan kewajiban pemerintah kepada PLN pada periode sebelumnya pernah berada pada kisaran puluhan triliun rupiah, bahkan nilai piutang kompensasi dan subsidi pada semester I 2025 sempat dilaporkan mencapai sekitar Rp78,44 triliun.</p><p>Namun, pemerintah sepanjang 2026 juga telah merealisasikan pembayaran subsidi dan kompensasi, sehingga PLN Watch meminta mekanisme pembayaran selanjutnya dilakukan tepat waktu agar kemampuan PLN membiayai operasi dan investasi tidak terganggu.</p><p>“Kalau PLN diwajibkan menjaga listrik tetap menyala 24 jam, maka kewajiban negara kepada PLN juga harus diselesaikan tepat waktu karena likuiditas sangat menentukan kemampuan perusahaan menjaga pembangkit, jaringan dan pelayanan,” katanya.</p><p><strong>Antisipasi Sabotase Infrastruktur Listrik</strong></p><p>PLN Watch turut meminta aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan sabotase maupun gangguan terhadap fasilitas kelistrikan, khususnya pada pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi dan fasilitas pengendalian sistem.</p><p>Tohom mengatakan beredarnya berbagai isu mengenai kemungkinan munculnya gangguan keamanan atau situasi chaos pada Agustus 2026 belum tentu benar dan tidak boleh diperlakukan sebagai fakta tanpa bukti.</p><p>Namun, menurut dia, prinsip pengamanan infrastruktur kritis memang harus menggunakan pendekatan mitigasi sehingga aparat tidak perlu menunggu ancaman benar-benar terjadi untuk meningkatkan kewaspadaan.</p><p>“Isu chaos itu belum tentu benar, tetapi tidak ada salahnya negara berjaga-jaga karena konsekuensi sabotase listrik terlalu besar untuk masyarakat dan perekonomian,” ujarnya.</p><p>Menurut Tohom, pemerintah juga perlu mencegah setiap manuver kepentingan yang mengatasnamakan masyarakat tetapi pada akhirnya menjadikan PLN sebagai sasaran untuk persoalan yang berada di luar kewenangan perusahaan.</p><p>Ia mengatakan masyarakat berhak mempertanyakan pelayanan dan tagihan listrik, tetapi peningkatan konsumsi pelanggan tidak selalu berarti terjadi kenaikan tarif listrik.</p><p>“Ketika cuaca sangat panas, pemakaian AC dan pendingin meningkat, ketika jumlah penghuni bertambah konsumsi juga bisa naik, begitu juga ketika rumah atau tempat usaha memperluas aktivitasnya,” katanya.</p><p>Karena itu, PLN Watch mendorong edukasi konsumsi listrik diperkuat agar masyarakat dapat membedakan antara tarif listrik, jumlah energi yang digunakan dan total tagihan yang harus dibayar.</p><p>Tohom mengatakan perlindungan terhadap PLN bukan berarti memberikan kekebalan dari kritik, melainkan memastikan perusahaan yang mengelola infrastruktur paling fundamental bagi negara tidak menjadi korban tarik-menarik kepentingan.</p><p>“PLN tetap harus diawasi, dikritik dan diperbaiki kalau ada kekurangan, tetapi pada saat yang sama negara wajib melindungi PLN dari sabotase, kepentingan ekonomi yang merusak dan serangan yang dapat mengganggu keandalan listrik nasional,” pungkas Tohom.&nbsp;</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082026/pln-watch-soroti-ramainya-serangan-ke-pln-dan-tarik-menarik-kepentingan-energi-primer_k324U23sxs.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Srikandi PLN dan Pemkab Kuningan Kolaborasi Bangun Masyarakat Tangguh Bencana</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/srikandi&#45;pln&#45;dan&#45;pemkab&#45;kuningan&#45;kolaborasi&#45;bangun&#45;masyarakat&#45;tangguh&#45;bencana&#45;budn3PdqRH/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/srikandi&#45;pln&#45;dan&#45;pemkab&#45;kuningan&#45;kolaborasi&#45;bangun&#45;masyarakat&#45;tangguh&#45;bencana&#45;budn3PdqRH/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:35:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET,JAKARTA – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi langkah Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana melalui program Srikandi Movement 2026. Program yang dipusatkan di Desa Tugumulya pada hari Selasa (28/7) hingga Rabu (29/7) tersebut menggabungkan edukasi kebencanaan, sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan, serta penyaluran peralatan mitigasi sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah rawan pergerakan tanah.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET,JAKARTA </strong>– Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi langkah Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana melalui program Srikandi Movement 2026. Program yang dipusatkan di Desa Tugumulya pada hari Selasa (28/7) hingga Rabu (29/7) tersebut menggabungkan edukasi kebencanaan, sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan, serta penyaluran peralatan mitigasi sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah rawan pergerakan tanah.</p><p>Menurut Dian, kolaborasi lintas instansi seperti ini sangat dibutuhkan mengingat Kabupaten Kuningan memiliki sejumlah wilayah dengan potensi pergerakan tanah dan longsor.</p><p>"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan dan masyarakat Desa Tugumulya, kami menyampaikan apresiasi kepada PLN UID Jawa Barat, khususnya para Srikandi PLN. Bantuan peralatan mitigasi dan edukasi ini sangat tepat sasaran dan membantu upaya pemerintah daerah. Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan agar masyarakat, terutama kelompok perempuan, semakin siap, tanggap, dan tangguh menghadapi situasi darurat," ujar Dian.</p><p>Program Srikandi Movement 2026 mengusung tema Perempuan Tangguh Bencana dengan fokus memperkuat kapasitas masyarakat di daerah rawan bencana. Melalui kolaborasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, peserta memperoleh edukasi mengenai mitigasi dan penanganan bencana, yang dilengkapi dengan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan oleh Srikandi PLN sebagai bekal menghadapi kondisi darurat secara aman.</p><p>Sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapsiagaan masyarakat, Srikandi PLN UID Jawa Barat turut menyerahkan berbagai peralatan mitigasi kepada Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Kuningan. Bantuan tersebut meliputi dua unit chainsaw, 20 helm keselamatan, 10 headlamp, 30 pasang sepatu bot, empat tandu portabel, 30 alat pembuat biopori, serta empat cangkul untuk mendukung proses evakuasi, penanganan bencana, dan upaya mitigasi di lapangan.</p><p>Selain memperkuat kesiapsiagaan, PLN juga menyalurkan 40 paket sembako kepada anggota Tagana perempuan dan kader PKK Desa Tugumulya sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam membangun ketangguhan keluarga dan komunitas saat menghadapi bencana.</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan bahwa keterlibatan Srikandi PLN merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).</p><p>"Ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana hanya dapat terwujud melalui kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga terus mengambil peran dalam memperkuat kapasitas masyarakat melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata. Kami berharap inisiatif ini dapat mendukung upaya mitigasi bencana sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki potensi risiko bencana," ujar Joharifin.</p><p>Sementara itu, Srikandi Champion PLN UID Jawa Barat Refa Purwati mengatakan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat peran perempuan sebagai garda terdepan dalam membangun ketangguhan keluarga dan lingkungan ketika terjadi bencana.</p><p>"Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keselamatan keluarga. Melalui edukasi keselamatan ketenagalistrikan, pembekalan kebencanaan, dan dukungan sarana mitigasi, kami berharap anggota Tagana perempuan dan kader PKK semakin percaya diri, tanggap, dan mampu menjadi agen edukasi di lingkungan sekitarnya ketika menghadapi situasi darurat," ujar Refa.</p><p>Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan, BPBD, Dinas Sosial, pemerintah desa, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, PLN berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan, kesiapsiagaan, dan kemampuan untuk menghadapi berbagai potensi bencana sehingga tercipta komunitas yang lebih tangguh, aman, dan mandiri.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/srikandi-pln-dan-pemkab-kuningan-kolaborasi-bangun-masyarakat-tangguh-bencana_awol9NT43u.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Tingkatkan Kualitas Jaringan Listrik Melalui Pemeliharaan Preventif di Kuningan</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;tingkatkan&#45;kualitas&#45;jaringan&#45;listrik&#45;melalui&#45;pemeliharaan&#45;preventif&#45;di&#45;kuningan&#45;2GFl9CcbMk/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;tingkatkan&#45;kualitas&#45;jaringan&#45;listrik&#45;melalui&#45;pemeliharaan&#45;preventif&#45;di&#45;kuningan&#45;2GFl9CcbMk/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:31:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA– Upaya menjaga pasokan listrik tetap andal terus dilakukan PT PLN (Persero). Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cirebon, PLN melaksanakan pemeliharaan terpadu jaringan tegangan menengah (JTM) 20 kV di wilayah Ciporang dan sekitarnya, Kabupaten Kuningan, melalui program Grebek Right of Way (GROWS) dan Grebek Konstruksi (GKONS).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong>– Upaya menjaga pasokan listrik tetap andal terus dilakukan PT PLN (Persero). Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cirebon, PLN melaksanakan pemeliharaan terpadu jaringan tegangan menengah (JTM) 20 kV di wilayah Ciporang dan sekitarnya, Kabupaten Kuningan, melalui program Grebek Right of Way (GROWS) dan Grebek Konstruksi (GKONS).</p><p>Program ini menjadi bagian dari strategi preventif PLN untuk mengurangi potensi gangguan sebelum berdampak kepada pelanggan. Tidak hanya menata koridor jaringan dari vegetasi dan benda yang berpotensi mengganggu, petugas juga melakukan pemeriksaan, perbaikan, serta standardisasi konstruksi jaringan agar sistem distribusi tetap berada dalam kondisi optimal.</p><p>Pendekatan tersebut membuat pemeliharaan tidak lagi berfokus pada penanganan setelah terjadi gangguan, melainkan memastikan seluruh potensi penyebab gangguan ditangani lebih awal. Dengan demikian, kualitas pasokan listrik dapat terus terjaga dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.</p><p>Keandalan jaringan menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai aktivitas, mulai dari kebutuhan rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, hingga kegiatan usaha. Karena itu, PLN terus memperkuat pemeliharaan infrastruktur distribusi sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan listrik yang semakin berkualitas.</p><p>Manager PLN UP3 Cirebon Muhammad Ardian mengatakan, GROWS dan GKONS merupakan transformasi pola pemeliharaan yang lebih proaktif dan menyeluruh.</p><p>"Kami ingin pemeliharaan tidak berhenti pada penanganan setelah gangguan terjadi. Melalui GROWS dan GKONS, potensi gangguan kami identifikasi dan tuntaskan lebih awal, mulai dari pengamanan ROW hingga standardisasi konstruksi jaringan. Target akhirnya adalah jaringan yang semakin sehat dan tangguh sehingga masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang lebih andal," ujar Ardian.</p><p>Ia menambahkan, konsistensi pemeliharaan menjadi faktor penting dalam menjaga performa jaringan distribusi, terutama jaringan 20 kV yang setiap hari berhadapan dengan berbagai kondisi lingkungan.</p><p>"Setiap titik yang berhasil kami amankan hari ini merupakan bagian dari upaya mencegah potensi gangguan di kemudian hari. Karena itu, kegiatan ini akan terus kami dorong secara konsisten di wilayah kerja PLN UP3 Cirebon dengan tetap mengedepankan keselamatan kerja dan kualitas hasil pekerjaan," tambahnya.</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin menegaskan, keandalan listrik dibangun melalui pekerjaan preventif yang dilakukan secara konsisten, bukan hanya ketika terjadi gangguan.</p><p>"Keandalan tidak dibangun hanya ketika gangguan terjadi, tetapi melalui pekerjaan preventif yang disiplin dan konsisten. GROWS dan GKONS menjadi langkah konkret untuk memastikan lingkungan jaringan dan konstruksinya sama-sama berada dalam kondisi yang baik. Kami mengapresiasi upaya PLN UP3 Cirebon dan ULP Kuningan dalam memperkuat jaringan dari hulu permasalahan sehingga potensi gangguan dapat ditekan sejak dini," ujar Joharifin.</p><p>PLN UP3 Cirebon akan terus memperluas pelaksanaan GROWS dan GKONS di seluruh wilayah kerjanya. Inspeksi berkala, pengamanan ruang bebas jaringan, standardisasi konstruksi, hingga tindak lanjut terhadap setiap potensi gangguan akan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen PLN menghadirkan pasokan listrik yang semakin andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pln-tingkatkan-kualitas-jaringan-listrik-melalui-pemeliharaan-preventif-di-kuningan_j2h84F4pcm.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>YBM PLN Tebar Kepedulian, Semarak Kemerdekaan dengan Berbagi Sembako di Indramayu</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/ybm&#45;pln&#45;tebar&#45;kepedulian&#45;semarak&#45;kemerdekaan&#45;dengan&#45;berbagi&#45;sembako&#45;di&#45;indramayu&#45;Vn4ZSotmbj/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/ybm&#45;pln&#45;tebar&#45;kepedulian&#45;semarak&#45;kemerdekaan&#45;dengan&#45;berbagi&#45;sembako&#45;di&#45;indramayu&#45;Vn4ZSotmbj/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:24:04 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET,JAKARTA– Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indramayu melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan paket sembako kepada warga Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Cipancuh ini menjadi wujud kepedulian insan PLN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagi kepada warga yang membutuhkan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET,JAKARTA–</strong> Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indramayu melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan paket sembako kepada warga Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Cipancuh ini menjadi wujud kepedulian insan PLN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagi kepada warga yang membutuhkan.</p><p>Bantuan yang disalurkan di wilayah kerja PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Haurgeulis tersebut berasal dari amanah zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN yang dikelola YBM PLN. Melalui program ini, PLN ingin menghadirkan semangat kemerdekaan yang tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.</p><p>Manager PLN UP3 Indramayu, Suharno, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus tanggung jawab sosial insan PLN untuk terus hadir di tengah masyarakat.</p><p>"Menyambut momen Kemerdekaan RI, kami ingin berbagi rasa syukur dan kebahagiaan bersama warga Desa Cipancuh. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan seluruh jajaran YBM UP3 Indramayu. Semoga bantuan paket sembako ini membawa berkah, memberikan manfaat nyata, serta mempererat silaturahmi antara PLN dan masyarakat di wilayah kerja ULP Haurgeulis," ujar Suharno.</p><p>Di Bandung, General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan menjadi momentum untuk memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial.</p><p>"Kemerdekaan bukan hanya tentang kebebasan, tetapi juga tentang bagaimana kita bersama-sama menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui kepedulian YBM PLN, kami berkomitmen untuk tidak hanya menerangi negeri dengan energi listrik, tetapi juga menerangi kehidupan masyarakat dengan rasa kepedulian dan kebersamaan," tegas Muhammad Joharifin.</p><p>Ia menambahkan, setiap program sosial yang dijalankan YBM PLN diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara PLN dan lingkungan sekitar.</p><p>Melalui penyaluran paket sembako ini, PLN berharap semangat kemerdekaan dapat dirasakan lebih luas melalui aksi saling berbagi dan kepedulian kepada sesama. Kehadiran PLN tidak hanya diwujudkan melalui layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/ybm-pln-tebar-kepedulian-semarak-kemerdekaan-dengan-berbagi-sembako-di-indramayu_kVkhmsJ85N.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>YBM PLN Hadirkan Harapan Baru bagi Santri Dhuafa Lewat Bantuan Pendidikan</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/ybm&#45;pln&#45;hadirkan&#45;harapan&#45;baru&#45;bagi&#45;santri&#45;dhuafa&#45;lewat&#45;bantuan&#45;pendidikan&#45;CqQkxnGeWv/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/ybm&#45;pln&#45;hadirkan&#45;harapan&#45;baru&#45;bagi&#45;santri&#45;dhuafa&#45;lewat&#45;bantuan&#45;pendidikan&#45;CqQkxnGeWv/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:19:35 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA– Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Purwakarta kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan menyalurkan bantuan biaya sekolah dan kitab panduan kepada sembilan santri dhuafa di Pondok Pesantren Litahfdzul Qur&apos;an Babussalam, Kampung Babakan RT 17/RW 09, Desa Warungjeruk, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta (24/7).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA</strong>– Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Purwakarta kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan menyalurkan bantuan biaya sekolah dan kitab panduan kepada sembilan santri dhuafa di Pondok Pesantren Litahfdzul Qur'an Babussalam, Kampung Babakan RT 17/RW 09, Desa Warungjeruk, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta (24/7).</p><p>Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus mendukung proses belajar para santri. Selain bantuan pendidikan, kitab panduan yang diberikan menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman keagamaan dan menunjang kegiatan belajar di lingkungan pesantren.</p><p>Program ini merupakan bagian dari komitmen YBM PLN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Melalui dukungan tersebut, YBM PLN ingin memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap semangat menuntut ilmu, membangun karakter, dan meraih cita-cita.</p><p>Manager PLN UP3 Purwakarta, Kurniawan Fitrianto, mengatakan YBM PLN hadir sebagai wujud kepedulian insan PLN terhadap masyarakat, terutama dalam mendukung akses pendidikan.</p><p>"Kami percaya bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik untuk masa depan bangsa. Melalui bantuan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para santri dhuafa agar mereka semakin termotivasi dalam belajar dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik," ujar Kurniawan.</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengapresiasi konsistensi YBM PLN UP3 Purwakarta dalam menghadirkan program sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.</p><p>"PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga terus berupaya memberikan kontribusi bagi pembangunan sosial melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan serta kegiatan YBM PLN. Kami berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus belajar, berprestasi, dan kelak menjadi generasi yang berakhlak mulia serta mampu memberikan manfaat bagi bangsa," ungkap Muhammad Joharifin.</p><p>Rasa syukur juga disampaikan para penerima manfaat yang merasa terbantu dengan adanya bantuan biaya sekolah dan kitab panduan tersebut. Dukungan ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus menempuh pendidikan meski dihadapkan pada keterbatasan ekonomi.</p><p>YBM PLN UP3 Purwakarta berkomitmen untuk terus memperluas manfaat melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan. PLN berharap setiap bentuk kepedulian yang dihadirkan dapat menjadi energi kebaikan yang mendukung lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/ybm-pln-hadirkan-harapan-baru-bagi-santri-dhuafa-lewat-bantuan-pendidikan_h6LBL8lQOn.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jaga Listrik Tetap Andal, PLN Rutin Lakukan Pemeliharaan Gardu Distribusi di Depok</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/jaga&#45;listrik&#45;tetap&#45;andal&#45;pln&#45;rutin&#45;lakukan&#45;pemeliharaan&#45;gardu&#45;distribusi&#45;di&#45;depok&#45;wG2c92g5r3/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/jaga&#45;listrik&#45;tetap&#45;andal&#45;pln&#45;rutin&#45;lakukan&#45;pemeliharaan&#45;gardu&#45;distribusi&#45;di&#45;depok&#45;wG2c92g5r3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 15:18:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET,JAKARTA– PT PLN (Persero) UP3 Depok melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bojong Gede terus memperkuat keandalan pasokan listrik dengan melaksanakan pemeliharaan preventif gardu distribusi dan Papan Hubung Bagi Tegangan Rendah (PHBTR). Kegiatan ini dilakukan secara berkala untuk menjaga kinerja sistem distribusi sekaligus meminimalkan potensi gangguan sehingga pelanggan dapat menikmati pasokan listrik yang semakin andal.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET,JAKARTA</strong>– PT PLN (Persero) UP3 Depok melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bojong Gede terus memperkuat keandalan pasokan listrik dengan melaksanakan pemeliharaan preventif gardu distribusi dan Papan Hubung Bagi Tegangan Rendah (PHBTR). Kegiatan ini dilakukan secara berkala untuk menjaga kinerja sistem distribusi sekaligus meminimalkan potensi gangguan sehingga pelanggan dapat menikmati pasokan listrik yang semakin andal.</p><p>Pemeliharaan meliputi pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi gardu distribusi, pembersihan peralatan, pengencangan sambungan, pengukuran teknis, hingga pengecekan komponen PHBTR guna memastikan seluruh peralatan beroperasi secara optimal. Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar operasional dengan mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).</p><p>Manager PLN UP3 Depok, Gebyar Pandito, mengatakan pemeliharaan infrastruktur merupakan langkah strategis untuk menjaga kontinuitas layanan kelistrikan kepada masyarakat.</p><p>"Keandalan pasokan listrik tidak hanya diwujudkan melalui penanganan gangguan secara cepat, tetapi juga melalui pemeliharaan yang dilakukan secara rutin dan terencana. Dengan memastikan kondisi gardu dan PHBTR tetap prima, kami dapat meminimalkan potensi gangguan sehingga pelanggan dapat menikmati layanan kelistrikan yang semakin andal," ujar Gebyar.</p><p>Ia menambahkan, PLN terus melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas infrastruktur distribusi agar mampu mengimbangi kebutuhan listrik masyarakat maupun sektor usaha yang terus berkembang di wilayah kerja UP3 Depok.</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa pemeliharaan infrastruktur distribusi menjadi bagian penting dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan.</p><p>"PLN berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan. Berbagai program pemeliharaan infrastruktur distribusi terus kami lakukan secara konsisten sebagai upaya preventif dalam menjaga kualitas pelayanan. Kami juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga aset ketenagalistrikan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123," kata Muhammad Joharifin.</p><p>PLN juga mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar instalasi listrik tanpa kewenangan serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, seperti gardu yang rusak, kabel menjuntai, atau aset kelistrikan lainnya yang memerlukan penanganan.</p><p>Melalui pemeliharaan gardu distribusi dan PHBTR secara berkala, PLN UP3 Depok terus memperkuat keandalan sistem distribusi listrik agar mampu mendukung aktivitas masyarakat, layanan publik, hingga pertumbuhan ekonomi di wilayah Bojong Gede dan sekitarnya. Ke depan, PLN akan terus melakukan penguatan infrastruktur dan pemeliharaan preventif untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin andal, cepat, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/jaga-listrik-tetap-andal-pln-rutin-lakukan-pemeliharaan-gardu-distribusi-di-depok_Dr6B3tD9cq.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Dukung Kesetaraan Pendidikan, Srikandi dan YBM Salurkan Bantuan untuk Siswa SLB</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;dukung&#45;kesetaraan&#45;pendidikan&#45;srikandi&#45;dan&#45;ybm&#45;salurkan&#45;bantuan&#45;untuk&#45;siswa&#45;slb&#45;9gOgzxizsv/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;dukung&#45;kesetaraan&#45;pendidikan&#45;srikandi&#45;dan&#45;ybm&#45;salurkan&#45;bantuan&#45;untuk&#45;siswa&#45;slb&#45;9gOgzxizsv/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:58:36 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS. NET, JAKARTA &#45; PT PLN (Persero) UP3 Indramayu melalui Srikandi PLN bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Indramayu berkolaborasi dengan Yayasan Kilau Indonesia menyalurkan bantuan pendidikan dan alat bantu mobilitas bagi siswa SLB Negeri 2 Indramayu, Kabupaten Indramayu (28/7).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS. NET, JAKARTA</strong> - PT PLN (Persero) UP3 Indramayu melalui Srikandi PLN bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Indramayu berkolaborasi dengan Yayasan Kilau Indonesia menyalurkan bantuan pendidikan dan alat bantu mobilitas bagi siswa SLB Negeri 2 Indramayu, Kabupaten Indramayu (28/7).</p><p>Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian PLN dalam mendukung pendidikan yang inklusif sekaligus membantu peserta didik berkebutuhan khusus memperoleh sarana belajar yang lebih memadai.</p><p>Dalam kunjungan tersebut, rombongan Srikandi PLN dan YBM PLN disambut hangat oleh para siswa dan tenaga pendidik. SLB Negeri 2 Indramayu membina peserta didik dari jenjang TK hingga SMA dengan beragam kebutuhan khusus, seperti tunanetra, tunarungu, tunawicara, tunagrahita, down syndrome, hingga autisme. Selain pendidikan akademik, sekolah juga membekali siswa dengan keterampilan hidup dan pembelajaran kemandirian.</p><p>Bantuan yang disalurkan meliputi tas sekolah, perlengkapan alat tulis, reglet sebagai alat tulis huruf Braille, serta tongkat tunanetra (white cane) untuk mendukung mobilitas dan aktivitas belajar siswa.</p><p>Manager PLN UP3 Indramayu, Suharno, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian insan PLN agar setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan potensinya.</p><p>"Kami ingin menghadirkan manfaat yang benar-benar dibutuhkan. Bantuan seperti white cane, reglet, dan perlengkapan sekolah diharapkan dapat mendukung proses belajar sekaligus meningkatkan kemandirian para siswa. Kami berharap anak-anak di SLB Negeri 2 Indramayu terus percaya diri, semangat belajar, dan berani meraih cita-citanya," ujar Suharno.</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang memberikan dampak nyata.</p><p>"PLN berkomitmen menghadirkan manfaat yang inklusif bagi masyarakat. Melalui kolaborasi Srikandi PLN dan YBM PLN, kami ingin mendukung anak-anak berkebutuhan khusus agar memiliki kesempatan belajar yang lebih baik dan semakin mandiri. Kami berharap bantuan ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik," kata Muhammad Joharifin.</p><p>Melalui kolaborasi bersama Yayasan Kilau Indonesia, Srikandi PLN dan YBM PLN berharap bantuan yang diberikan dapat mendukung proses belajar sekaligus meningkatkan kemandirian siswa berkebutuhan khusus. Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk terus menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan melalui kepedulian terhadap pendidikan, kesetaraan kesempatan, dan pemberdayaan masyarakat.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pln-dukung-kesetaraan-pendidikan-srikandi-dan-ybm-salurkan-bantuan-untuk-siswa-slb_nm5RnIgwmc.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dukung Hyundai ASEAN Cup 2026, PLN Siagakan Sistem Kelistrikan Berlapis di Pakansari</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/dukung&#45;hyundai&#45;asean&#45;cup&#45;2026&#45;pln&#45;siagakan&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;berlapis&#45;di&#45;pakansari&#45;qMdlEpfsoI/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/dukung&#45;hyundai&#45;asean&#45;cup&#45;2026&#45;pln&#45;siagakan&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;berlapis&#45;di&#45;pakansari&#45;qMdlEpfsoI/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:30:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTRA – PT PLN (Persero) UP3 Bogor sukses menjaga keandalan pasokan listrik selama pertandingan Hyundai ASEAN Cup 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Indonesia melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Senin (27/7). Dukungan sistem kelistrikan yang andal menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung lancar, sekaligus menjadi kesiapan PLN dalam mengawal pertandingan berikutnya yang akan digelar di stadion yang sama.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTRA</strong> – PT PLN (Persero) UP3 Bogor sukses menjaga keandalan pasokan listrik selama pertandingan Hyundai ASEAN Cup 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Indonesia melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Senin (27/7). Dukungan sistem kelistrikan yang andal menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung lancar, sekaligus menjadi kesiapan PLN dalam mengawal pertandingan berikutnya yang akan digelar di stadion yang sama.</p><p>Sebagai salah satu venue penyelenggaraan Hyundai ASEAN Cup 2026, Stadion Pakansari menjadi tuan rumah dua pertandingan Tim Nasional Indonesia, yakni menghadapi Kamboja pada 27 Juli 2026 dan Vietnam yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus 2026. Untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan, PLN UP3 Bogor menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis agar seluruh kebutuhan listrik, mulai dari penerangan stadion, perangkat pertandingan, sistem penyiaran, hingga fasilitas pendukung lainnya dapat beroperasi secara optimal.</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhamad Joharifin, menegaskan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan berbagai agenda strategis, termasuk event olahraga bertaraf internasional yang digelar di Jawa Barat.</p><p>"PLN berkomitmen memberikan layanan kelistrikan terbaik untuk mendukung berbagai agenda strategis, termasuk penyelenggaraan Hyundai ASEAN Cup 2026. Keandalan pasokan listrik tidak hanya memastikan pertandingan berlangsung tanpa kendala, tetapi juga menjadi wujud dukungan PLN terhadap kemajuan olahraga nasional serta semakin memperkuat kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia sebagai tuan rumah berbagai event berskala besar," ujar Joharifin.</p><p>Sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan listrik, PLN UP3 Bogor memasang Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 250 kVA dan 500 kVA. Peralatan tersebut menjadi lapisan proteksi tambahan untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik apabila terjadi gangguan sesaat pada sistem kelistrikan, sehingga seluruh aktivitas pertandingan tetap dapat berlangsung tanpa hambatan.</p><p>Selain penguatan peralatan, PLN UP3 Bogor juga menyiagakan personel teknik yang melakukan pemantauan kondisi jaringan secara real time, inspeksi peralatan, serta koordinasi intensif dengan panitia penyelenggara sebelum dan selama pertandingan berlangsung.</p><p>Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, mengatakan seluruh skema pengamanan kelistrikan telah dipersiapkan secara menyeluruh untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama penyelenggaraan Hyundai ASEAN Cup 2026 di Stadion Pakansari.</p><p>"Kami telah menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan secara berlapis, termasuk pemasangan UPS berkapasitas 250 kVA dan 500 kVA, serta menyiagakan personel yang melakukan pemantauan dan pengamanan sistem selama pertandingan berlangsung. Seluruh langkah tersebut kami lakukan agar kebutuhan listrik selama Hyundai ASEAN Cup 2026 tetap terpenuhi dengan andal sehingga jalannya pertandingan dapat berlangsung lancar," ujar Gumelar.</p><p>PLN berharap setiap pertandingan dapat berlangsung aman dan lancar sehingga memberikan pengalaman terbaik bagi atlet, ofisial, suporter, serta masyarakat yang menyaksikan, sekaligus semakin memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/dukung-hyundai-asean-cup-2026-pln-siagakan-sistem-kelistrikan-berlapis-di-pakansari_9oUk7MpIhl.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Perkuat Literasi Kebencanaan Lewat Program Perempuan Tangguh Bencana di Kuningan</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;perkuat&#45;literasi&#45;kebencanaan&#45;lewat&#45;program&#45;perempuan&#45;tangguh&#45;bencana&#45;di&#45;kuningan&#45;eUiam5V9ot/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;perkuat&#45;literasi&#45;kebencanaan&#45;lewat&#45;program&#45;perempuan&#45;tangguh&#45;bencana&#45;di&#45;kuningan&#45;eUiam5V9ot/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:23:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA&#45; Srikandi PLN UP3 Cirebon berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Kuningan menggelar edukasi kebencanaan bertajuk Perempuan Tangguh Bencana: Tangguh Menghadapi, Sigap Melindungi di Desa Tugumulya, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Selasa (28/7). Kegiatan program tanggung jawab sosial dan lingkungan dari PLN ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya perempuan, dalam menghadapi berbagai potensi bencana.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA- </strong>Srikandi PLN UP3 Cirebon berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Kuningan menggelar edukasi kebencanaan bertajuk Perempuan Tangguh Bencana: Tangguh Menghadapi, Sigap Melindungi di Desa Tugumulya, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Selasa (28/7). Kegiatan program tanggung jawab sosial dan lingkungan dari PLN ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya perempuan, dalam menghadapi berbagai potensi bencana.</p><p>Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, hingga setelah bencana terjadi. Edukasi diberikan secara kolaboratif agar masyarakat semakin memahami pentingnya mitigasi serta mampu mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat.</p><p>Materi yang disampaikan meliputi penanggulangan bencana, mitigasi gempa bumi, serta penerapan mitigasi struktural dan nonstruktural. Peserta juga dikenalkan dengan siklus penanggulangan bencana yang mencakup tahap pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi. Selain itu, masyarakat memperoleh pemahaman mengenai berbagai jenis bencana, baik bencana alam, nonalam, maupun sosial.</p><p>Sebagai wilayah yang berada di sekitar kawasan Gunung Ciremai, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai karakteristik gempa tektonik dan vulkanik serta potensi risiko kebencanaan di wilayahnya. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi kemungkinan situasi darurat.</p><p>Dinas Sosial Kabupaten Kuningan turut memberikan edukasi mengenai langkah-langkah penyelamatan saat terjadi gempa bumi, mulai dari tetap tenang, melindungi kepala, berlindung di bawah benda yang kokoh, menjauhi kaca dan benda yang berpotensi roboh, hingga menuju area terbuka melalui jalur evakuasi setelah guncangan berhenti. Masyarakat juga diimbau mengikuti arahan petugas dan tidak memasuki bangunan sebelum dinyatakan aman.</p><p>Bagi warga Desa Tugumulya, kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Perempuan dinilai memiliki peran strategis sebagai agen edukasi di lingkungan keluarga sehingga pemahaman yang diperoleh dapat diteruskan kepada anak, anggota keluarga, maupun masyarakat sekitar.</p><p>Manager PLN UP3 Cirebon, Muhammad Ardian, mengatakan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.</p><p>"Melalui Perempuan Tangguh Bencana, kami ingin mendorong perempuan menjadi agen kesiapsiagaan mulai dari lingkungan keluarga. Pengetahuan mengenai mitigasi dan tindakan yang tepat saat kondisi darurat sangat penting karena kesiapan dapat menentukan bagaimana kita melindungi diri dan orang-orang di sekitar. Kolaborasi bersama BPBD dan Dinas Sosial ini kami harapkan dapat membentuk masyarakat yang semakin tangguh, sigap, dan peduli terhadap keselamatan," ujar Muhammad Ardian.</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengapresiasi kolaborasi Srikandi PLN bersama para pemangku kepentingan dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.</p><p>"Ketangguhan masyarakat menghadapi bencana dibangun jauh sebelum bencana itu terjadi, salah satunya melalui edukasi dan kesiapsiagaan. Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam membangun budaya sadar risiko di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada peserta yang hadir, tetapi pengetahuan yang diperoleh dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami cara melindungi diri ketika menghadapi kondisi darurat," ujar Muhammad Joharifin.</p><p>Melalui program Perempuan Tangguh Bencana, Srikandi PLN UP3 Cirebon akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan literasi kebencanaan di tengah masyarakat. PLN berharap edukasi ini dapat menumbuhkan budaya kesiapsiagaan dari lingkungan keluarga, memperkuat kepedulian terhadap keselamatan, serta membangun masyarakat yang semakin tangguh menghadapi berbagai potensi bencana.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pln-perkuat-literasi-kebencanaan-lewat-program-perempuan-tangguh-bencana-di-kuningan_dohppj0zBz.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Women Support Women, Srikandi PLN dan YBM PLN Tebar Kepedulian untuk Perempuan Tangguh</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/women&#45;support&#45;women&#45;srikandi&#45;pln&#45;dan&#45;ybm&#45;pln&#45;tebar&#45;kepedulian&#45;untuk&#45;perempuan&#45;tangguh&#45;NOrJxrthmp/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/women&#45;support&#45;women&#45;srikandi&#45;pln&#45;dan&#45;ybm&#45;pln&#45;tebar&#45;kepedulian&#45;untuk&#45;perempuan&#45;tangguh&#45;NOrJxrthmp/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:13:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET,JAKARTA – Kepedulian terhadap kelompok rentan kembali diwujudkan Srikandi PLN UP3 Purwakarta bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Purwakarta melalui program Women Support Women. Melalui program ini, bantuan alat bantu gerak dan kebutuhan pokok disalurkan kepada Cicih (61), warga Kampung Bungurjaya, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat diabetes (24/7).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET,JAKARTA – </strong>Kepedulian terhadap kelompok rentan kembali diwujudkan Srikandi PLN UP3 Purwakarta bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Purwakarta melalui program Women Support Women. Melalui program ini, bantuan alat bantu gerak dan kebutuhan pokok disalurkan kepada Cicih (61), warga Kampung Bungurjaya, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat diabetes (24/7).</p><p>Cicih merupakan seorang janda yang selama beberapa waktu terakhir kesulitan beraktivitas karena kondisi kakinya yang semakin melemah. Ia tinggal bersama anaknya yang bekerja sebagai buruh pabrik dengan penghasilan terbatas, sehingga kebutuhan kesehatan dan kebutuhan sehari-hari menjadi tantangan yang harus dihadapi.</p><p>Melihat kondisi tersebut, Srikandi PLN dan YBM PLN hadir memberikan bantuan alat bantu gerak serta paket kebutuhan pokok. Bantuan tersebut diharapkan dapat memudahkan aktivitas sehari-hari, meningkatkan kemandirian, sekaligus memberikan semangat baru bagi Cicih untuk menjalani kehidupannya.</p><p>Manager PLN UP3 Purwakarta, Kurniawan Fitrianto, mengatakan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan, merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus menghadirkan manfaat di luar layanan kelistrikan.</p><p>"Melalui kolaborasi Srikandi dan YBM PLN, kami ingin menghadirkan energi kebaikan yang mampu membantu meringankan beban sekaligus memberikan semangat baru bagi Ibu Cicih agar lebih mandiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari," ujar Kurniawan.</p><p>Menurutnya, program Women Support Women merupakan wujud kepedulian perempuan-perempuan PLN kepada sesama perempuan yang tengah menghadapi tantangan kehidupan. Semangat saling menguatkan tersebut diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.</p><p>Bagi Cicih, bantuan yang diterimanya bukan sekadar alat bantu gerak, tetapi juga menjadi penyemangat untuk kembali beraktivitas. Kehadiran insan PLN yang datang langsung ke kediamannya memberikan dukungan moral yang sangat berarti di tengah keterbatasan yang ia alami.</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengapresiasi kolaborasi Srikandi PLN dan YBM PLN UP3 Purwakarta dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.</p><p>"PLN meyakini bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya diukur dari keandalan pasokan listrik, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian insan PLN agar penerima manfaat dapat menjalani kehidupan dengan lebih nyaman, percaya diri, dan memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik," ungkap Muhammad Joharifin.</p><p>Melalui program Women Support Women, Srikandi PLN dan YBM PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan aksi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. PLN berharap setiap langkah kepedulian yang dilakukan dapat memperkuat nilai kemanusiaan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi mereka yang membutuhkan.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/women-support-women-srikandi-pln-dan-ybm-pln-tebar-kepedulian-untuk-perempuan-tangguh_30Tv0S7F45.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Cikarang Intensifkan Pemeliharaan ROW Demi Pasokan Listrik Andal di Kabupaten Bekasi</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;cikarang&#45;intensifkan&#45;pemeliharaan&#45;row&#45;demi&#45;pasokan&#45;listrik&#45;andal&#45;di&#45;kabupaten&#45;bekasi&#45;yDezDPYlMP/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;cikarang&#45;intensifkan&#45;pemeliharaan&#45;row&#45;demi&#45;pasokan&#45;listrik&#45;andal&#45;di&#45;kabupaten&#45;bekasi&#45;yDezDPYlMP/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 13:58:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA – PT PLN (Persero) UP3 Cikarang terus memperkuat keandalan pasokan listrik melalui pemangkasan pohon di sekitar jaringan distribusi listrik atau Right of Way (ROW) (27/7). Kegiatan pemeliharaan preventif ini dilakukan secara berkala untuk mengurangi potensi gangguan akibat ranting maupun pepohonan yang tumbuh mendekati jaringan, terutama saat cuaca ekstrem disertai hujan dan angin kencang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA –</strong> PT PLN (Persero) UP3 Cikarang terus memperkuat keandalan pasokan listrik melalui pemangkasan pohon di sekitar jaringan distribusi listrik atau Right of Way (ROW) (27/7). Kegiatan pemeliharaan preventif ini dilakukan secara berkala untuk mengurangi potensi gangguan akibat ranting maupun pepohonan yang tumbuh mendekati jaringan, terutama saat cuaca ekstrem disertai hujan dan angin kencang.</p><p>Pemangkasan dilakukan berdasarkan hasil inspeksi jaringan pada sejumlah titik yang berpotensi mengganggu sistem kelistrikan. Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur keselamatan kerja, sekaligus disertai edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga jarak aman antara vegetasi dan jaringan listrik.</p><p>Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, mengatakan pemeliharaan ROW merupakan bagian dari strategi PLN untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat.</p><p>"Pemangkasan pohon bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan langkah preventif untuk mengurangi potensi gangguan pada jaringan listrik. Dengan ruang bebas jaringan yang terjaga, kami dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus menjaga keselamatan masyarakat di sekitar jaringan," ujar Wiedhyarno.</p><p>Upaya tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Desa Karangrahayu, Carsim. Menurutnya, keberadaan pohon yang rantingnya telah mendekati jaringan listrik cukup mengkhawatirkan, terutama ketika hujan deras dan angin kencang. Selain melakukan pemangkasan, petugas PLN juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan listrik.</p><p>"Di wilayah ini cukup banyak pohon yang rantingnya sudah mendekati jaringan listrik sehingga cukup mengkhawatirkan, terutama saat hujan deras atau angin kencang. Alhamdulillah PLN segera mengeksekusi," ujar Carsim.</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengajak masyarakat untuk turut berperan menjaga keandalan dan keselamatan ketenagalistrikan dengan tidak menanam pohon berbatang tinggi di bawah jaringan listrik serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan.</p><p>"Keandalan pasokan listrik merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk menjaga jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik dan segera melaporkan apabila terdapat pohon atau benda lain yang berpotensi mengganggu jaringan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kantor layanan PLN terdekat," ujar Muhammad Joharifin.</p><p>PLN UP3 Cikarang akan terus mengintensifkan pemeliharaan jaringan secara berkala sebagai langkah preventif untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Melalui kolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga ruang bebas jaringan, PLN berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan guna mendukung aktivitas masyarakat, sektor industri, serta pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bekasi.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pln-cikarang-intensifkan-pemeliharaan-row-demi-pasokan-listrik-andal-di-kabupaten-bekasi_g8Py4tZuRw.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mitigasi Gangguan Jaringan, PLN Pasang Penghalau Binatang di Wilayah Kuningan</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/mitigasi&#45;gangguan&#45;jaringan&#45;pln&#45;pasang&#45;penghalau&#45;binatang&#45;di&#45;wilayah&#45;kuningan&#45;9C8w7lZ26t/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/mitigasi&#45;gangguan&#45;jaringan&#45;pln&#45;pasang&#45;penghalau&#45;binatang&#45;di&#45;wilayah&#45;kuningan&#45;9C8w7lZ26t/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 13:40:53 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS .NET, JAKARTA &#45; PT PLN (Persero) UP3 Cirebon melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cilimus terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Kabupaten Kuningan dengan memasang penghalau binatang pada jaringan tegangan menengah (20 kV) di wilayah Durajaya dan sekitarnya (27/7). Upaya preventif ini dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan eksternal sekaligus memastikan pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS .NET, JAKARTA</strong> - PT PLN (Persero) UP3 Cirebon melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cilimus terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Kabupaten Kuningan dengan memasang penghalau binatang pada jaringan tegangan menengah (20 kV) di wilayah Durajaya dan sekitarnya (27/7). Upaya preventif ini dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan eksternal sekaligus memastikan pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat.</p><p>Pemasangan penghalau binatang menjadi salah satu langkah mitigasi PLN terhadap potensi gangguan yang disebabkan oleh hewan yang melintas atau masuk ke konstruksi jaringan listrik. Berdasarkan pemetaan lapangan, perangkat tersebut dipasang pada titik-titik yang memiliki potensi gangguan sehingga ketahanan jaringan dapat terus ditingkatkan dan risiko gangguan berulang dapat ditekan.</p><p>Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemeliharaan preventif yang secara konsisten dilakukan PLN. Tidak hanya menangani gangguan ketika terjadi, PLN juga melakukan identifikasi sejak dini terhadap berbagai potensi penyebab gangguan agar kondisi jaringan tetap optimal.</p><p>Bagi masyarakat, penguatan infrastruktur ini diharapkan mampu mengurangi risiko padam akibat faktor eksternal sehingga aktivitas rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, hingga kegiatan ekonomi dapat berjalan tanpa terganggu.</p><p>Selain melakukan penguatan jaringan, PLN juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keandalan kelistrikan dengan melaporkan berbagai potensi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile. Laporan dapat disampaikan apabila masyarakat menemukan pohon yang mendekati jaringan listrik, konstruksi yang berpotensi membahayakan, maupun kondisi kelistrikan yang tidak normal lainnya.</p><p>Manager PLN UP3 Cirebon, Muhammad Ardian, mengatakan kombinasi antara pemeliharaan preventif dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik.</p><p>"Kami terus memetakan berbagai potensi penyebab gangguan, termasuk yang berasal dari binatang, kemudian melakukan mitigasi melalui pemasangan penghalau pada titik-titik yang membutuhkan. Di sisi lain, kami mengajak masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan listrik dengan segera melaporkan kondisi yang berpotensi mengganggu atau membahayakan melalui PLN Mobile. Informasi yang cepat akan membantu petugas melakukan respons dan penanganan dengan lebih optimal," ujar Muhammad Ardian.</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa menjaga keandalan listrik harus dimulai dari langkah-langkah pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan.</p><p>"Keandalan listrik dibangun melalui langkah-langkah preventif yang konsisten. Pemasangan penghalau binatang menjadi salah satu bentuk mitigasi untuk menjaga jaringan 20 kV tetap aman dan andal. Kami juga mendorong masyarakat memanfaatkan PLN Mobile sebagai kanal layanan resmi PLN sehingga setiap laporan terkait kondisi kelistrikan dapat diterima dan ditindaklanjuti dengan cepat," ujar Muhammad Joharifin.</p><p>PLN UP3 Cirebon akan terus memperkuat inspeksi dan pemeliharaan jaringan di seluruh wilayah kerjanya. Dukungan masyarakat melalui pelaporan dini di PLN Mobile diharapkan semakin mempercepat penanganan potensi gangguan, sehingga pasokan listrik yang aman, andal, dan berkualitas dapat terus dinikmati masyarakat.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/mitigasi-gangguan-jaringan-pln-pasang-penghalau-binatang-di-wilayah-kuningan_2z12owTN0n.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Hadirkan Listrik Andal 555 kVA untuk Sekolah Rakyat di Sumedang</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;hadirkan&#45;listrik&#45;andal&#45;555&#45;kva&#45;untuk&#45;sekolah&#45;rakyat&#45;di&#45;sumedang&#45;cP8gbW47pD/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;hadirkan&#45;listrik&#45;andal&#45;555&#45;kva&#45;untuk&#45;sekolah&#45;rakyat&#45;di&#45;sumedang&#45;cP8gbW47pD/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 13:33:24 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA &#45; PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang merampungkan penambahan daya listrik Sekolah Rakyat dari 66 kVA menjadi 555 kVA (28/7). Peningkatan kapasitas ini dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan belajar mengajar dan operasional sekolah dapat berlangsung dengan pasokan listrik yang andal.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA </strong>- PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang merampungkan penambahan daya listrik Sekolah Rakyat dari 66 kVA menjadi 555 kVA (28/7). Peningkatan kapasitas ini dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan belajar mengajar dan operasional sekolah dapat berlangsung dengan pasokan listrik yang andal.</p><p>Penambahan daya tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung sektor pendidikan melalui penyediaan infrastruktur kelistrikan yang memadai. Dengan kapasitas yang lebih besar, berbagai fasilitas seperti ruang kelas, laboratorium, perangkat teknologi pembelajaran, hingga sarana penunjang lainnya dapat beroperasi secara optimal.</p><p>Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah, mengatakan proses penambahan daya telah diselesaikan dengan lancar dan siap mendukung seluruh kebutuhan listrik Sekolah Rakyat.</p><p>"Peningkatan daya dari 66 kVA ke 555 kVA ini untuk mendukung seluruh proses belajar-mengajar, laboratorium, serta fasilitas penunjang di Sekolah Rakyat dapat beroperasi tanpa kendala listrik. Kami di PLN UP3 Sumedang berkomitmen memberikan pelayanan kelistrikan terbaik dan andal demi mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dari Sumedang," ujar Ramdani.</p><p>General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan fondasi penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.</p><p>"Bagi PLN, menerangi sekolah bukan sekadar menyalurkan daya listrik, melainkan menyalakan masa depan anak-anak Indonesia. Dengan daya 555 kVA ini, kami berharap Sekolah Rakyat semakin leluasa memanfaatkan teknologi pembelajaran modern tanpa ragu akan kecukupan pasokan listrik," ungkap Muhammad Joharifin.</p><p>PLN terus memperkuat perannya sebagai penyedia infrastruktur kelistrikan yang mendukung berbagai sektor strategis, termasuk pendidikan. Melalui pasokan listrik yang andal, PLN berharap proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal sehingga mampu mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pln-hadirkan-listrik-andal-555-kva-untuk-sekolah-rakyat-di-sumedang_t8YxhC9jk1.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN UP3 Indramayu Bersama YBM PLN Tebar Kepedulian Melalui Bantuan Sembako</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;up3&#45;indramayu&#45;bersama&#45;ybm&#45;pln&#45;tebar&#45;kepedulian&#45;melalui&#45;bantuan&#45;sembako&#45;d9tq2dih1n/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;up3&#45;indramayu&#45;bersama&#45;ybm&#45;pln&#45;tebar&#45;kepedulian&#45;melalui&#45;bantuan&#45;sembako&#45;d9tq2dih1n/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:33:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET,JAKARTA – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indramayu bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan bantuan paket sembako kepada tukang becak dan petugas kebersihan di sekitar Alun&#45;Alun Indramayu, Jumat (24/7).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET,JAKARTA </strong>– PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indramayu bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan bantuan paket sembako kepada tukang becak dan petugas kebersihan di sekitar Alun-Alun Indramayu, Jumat (24/7).</p><p>Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat rentan yang sehari-hari bekerja di sekitar kawasan Alun-Alun Indramayu.</p><p>Manager PLN UP3 Indramayu Suharno mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari upaya PLN untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.</p><p>“Melalui YBM PLN, kami ingin hadir meringankan beban saudara-saudara kita, khususnya para pekerja seperti tukang becak dan petugas kebersihan di kawasan Alun-Alun Indramayu ini,” ujar Suharno.</p><p>Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan bahan pokok sehari-hari sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat.</p><p>Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN UP3 Indramayu dan YBM PLN untuk memperkuat kepedulian sosial di sekitar wilayah operasional. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, PLN UP3 Indramayu berharap manfaat kehadirannya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.</p><p>PLN UP3 Indramayu dan YBM PLN akan terus berupaya menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang dapat membantu masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi dan kepedulian di lingkungan sekitar.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pln-up3-indramayu-bersama-ybm-pln-tebar-kepedulian-melalui-bantuan-sembako_V60O351osQ.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dukung Timnas Indonesia, PLN UP3 Bogor Siagakan Sistem Kelistrikan Berlapis di Pakansari</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/dukung&#45;timnas&#45;indonesia&#45;pln&#45;up3&#45;bogor&#45;siagakan&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;berlapis&#45;di&#45;pakansari&#45;K0t2hsUae0/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/dukung&#45;timnas&#45;indonesia&#45;pln&#45;up3&#45;bogor&#45;siagakan&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;berlapis&#45;di&#45;pakansari&#45;K0t2hsUae0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:27:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET, JAKARTA – PT PLN (Persero) UP3 Bogor memastikan keandalan pasokan listrik untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Hyundai ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah penguatan sistem kelistrikan guna menjamin setiap pertandingan berlangsung aman, lancar, dan tanpa gangguan pasokan listrik.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET, JAKARTA –</strong> PT PLN (Persero) UP3 Bogor memastikan keandalan pasokan listrik untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Hyundai ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah penguatan sistem kelistrikan guna menjamin setiap pertandingan berlangsung aman, lancar, dan tanpa gangguan pasokan listrik.</p><p>Sebagai salah satu venue pertandingan internasional, Stadion Pakansari akan menjadi saksi perjuangan Tim Nasional Indonesia yang dijadwalkan menghadapi Kamboja pada Senin, 27 Juli 2026, serta melawan Vietnam pada Senin, 3 Agustus 2026. PLN UP3 Bogor telah menyiapkan skema pengamanan kelistrikan berlapis agar seluruh kebutuhan listrik, mulai dari penerangan stadion, perangkat pertandingan, sistem penyiaran, hingga fasilitas pendukung lainnya dapat beroperasi secara optimal.</p><p>Sebagai langkah penguatan keandalan, PLN UP3 Bogor memasang Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 250 kVA dan 500 kVA. Kehadiran UPS tersebut menjadi lapisan proteksi tambahan yang mampu menjaga kontinuitas pasokan listrik apabila terjadi gangguan sesaat pada sistem kelistrikan, sehingga seluruh aktivitas pertandingan tetap berjalan tanpa hambatan.</p><p>Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa PLN berkomitmen penuh menghadirkan listrik yang andal untuk mendukung setiap agenda berskala nasional maupun internasional yang diselenggarakan di wilayah Bogor.</p><p>"Hyundai ASEAN Cup 2026 merupakan ajang olahraga bergengsi yang membawa nama Indonesia di tingkat regional. PLN UP3 Bogor telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari penguatan sistem, pemasangan UPS 250 kVA dan 500 kVA, hingga menyiagakan personel selama pertandingan berlangsung. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar dengan dukungan pasokan listrik yang andal," ujar Gumelar.</p><p>Selain penguatan peralatan, PLN UP3 Bogor juga menyiagakan personel teknik yang akan melakukan pemantauan secara real time terhadap kondisi jaringan listrik, inspeksi peralatan, serta koordinasi intensif dengan panitia penyelenggara guna mengantisipasi potensi gangguan selama pelaksanaan pertandingan.</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhamad Joharirin, menegaskan bahwa keandalan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan event internasional yang diselenggarakan di Jawa Barat.</p><p>"PLN terus berkomitmen memberikan layanan kelistrikan terbaik untuk mendukung berbagai agenda strategis, termasuk penyelenggaraan Hyundai ASEAN Cup 2026. Keandalan pasokan listrik bukan hanya memastikan pertandingan berjalan tanpa kendala, tetapi juga menjadi wujud dukungan PLN terhadap kemajuan olahraga nasional serta kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia sebagai tuan rumah berbagai event berskala besar," ujar Joharifin.</p><p>Melalui kesiapan infrastruktur, personel siaga, dan sistem pengamanan kelistrikan yang berlapis, PLN UP3 Bogor optimistis mampu menjaga keandalan pasokan listrik selama berlangsungnya Hyundai ASEAN Cup 2026. PLN berharap seluruh pertandingan dapat berjalan sukses, memberikan pengalaman terbaik bagi para atlet, ofisial, suporter, serta masyarakat yang menyaksikan, sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah sepak bola Asia Tenggara.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/dukung-timnas-indonesia-pln-up3-bogor-siagakan-sistem-kelistrikan-berlapis-di-pakansari_YSfrgBbTZW.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemeliharaan Bertegangan PLN UP3 Cirebon Perkuat Keandalan Sistem Distribusi Listrik</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pemeliharaan&#45;bertegangan&#45;pln&#45;up3&#45;cirebon&#45;perkuat&#45;keandalan&#45;sistem&#45;distribusi&#45;listrik&#45;Md1dv1n4Ub/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pemeliharaan&#45;bertegangan&#45;pln&#45;up3&#45;cirebon&#45;perkuat&#45;keandalan&#45;sistem&#45;distribusi&#45;listrik&#45;Md1dv1n4Ub/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:22:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET,JAKARTA – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cirebon melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cirebon Kota melakukan pemeliharaan vegetasi di sepanjang jalur jaringan listrik melalui kegiatan Grebeg Right of Way (ROW) Online pada Feeder ASPT (Anusapati), Sabtu .]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET,JAKARTA</strong> – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cirebon melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cirebon Kota melakukan pemeliharaan vegetasi di sepanjang jalur jaringan listrik melalui kegiatan Grebeg Right of Way (ROW) Online pada Feeder ASPT (Anusapati), Sabtu .</p><p>Kegiatan yang berlangsung di sepanjang jalur jaringan listrik dari Kecamatan Gunung Jati hingga Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, tersebut dilakukan dalam kondisi jaringan tetap bertegangan. Dengan metode ini, PLN dapat melakukan inspeksi dan penanganan vegetasi tanpa menghentikan pasokan listrik kepada pelanggan.</p><p>Kegiatan dipimpin Team Leader Teknik ULP Cirebon Kota Ade Lukman bersama personel teknik dan tim pemeliharaan jaringan. Pemeliharaan dilakukan untuk memastikan koridor jaringan tetap bebas dari pohon dan tanaman yang berpotensi mengganggu jaringan listrik.</p><p>Manager PLN UP3 Cirebon Muhammad Ardian mengatakan, pemeliharaan ruang bebas jaringan atau ROW merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga keandalan sistem distribusi listrik.</p><p>“Keandalan listrik tidak hanya ditentukan oleh kondisi peralatan, tetapi juga oleh terjaganya koridor jaringan dari berbagai potensi gangguan. Melalui Grebeg ROW Online, kami melakukan langkah preventif tanpa memadamkan listrik pelanggan sehingga keandalan sistem tetap meningkat dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga. PLN akan terus mengedepankan pemeliharaan yang proaktif, aman, dan berorientasi pada pelayanan terbaik,” ujar Muhammad Ardian.</p><p>Menurutnya, keberadaan pohon atau vegetasi yang terlalu dekat dengan jaringan listrik dapat meningkatkan potensi gangguan, terutama saat hujan lebat dan angin kencang. Karena itu, pemeliharaan koridor jaringan dilakukan secara berkala untuk memastikan jarak aman antara vegetasi dan jaringan listrik tetap terjaga sesuai standar keselamatan.</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin menyampaikan, pengelolaan ROW secara konsisten menjadi bagian penting dalam membangun sistem distribusi listrik yang tangguh dan andal.</p><p>“Pemeliharaan koridor jaringan merupakan investasi penting dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik. Melalui pelaksanaan Grebeg ROW Online, PLN tidak hanya mengurangi potensi gangguan akibat vegetasi, tetapi juga memastikan pelanggan tetap memperoleh layanan listrik selama pekerjaan berlangsung. Kami akan terus memperkuat budaya pemeliharaan preventif agar kualitas layanan kepada masyarakat semakin baik dan keandalan sistem distribusi di Jawa Barat terus meningkat,” ujar Muhammad Joharifin.</p><p>Dengan pemeliharaan jaringan secara preventif, PLN berupaya menekan potensi gangguan yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, mulai dari rumah tangga, pelayanan publik, fasilitas kesehatan dan pendidikan, hingga kegiatan usaha.</p><p>PLN UP3 Cirebon akan terus mengintensifkan pemeliharaan jaringan, pengamanan koridor listrik, dan inspeksi aset secara berkala melalui metode kerja yang aman dan inovatif. PLN juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga ruang bebas jaringan listrik dengan tidak menanam atau membiarkan pohon tumbuh terlalu dekat dengan jaringan listrik.</p><p>Melalui pemeliharaan yang konsisten dan dukungan masyarakat, PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang semakin andal untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Cirebon dan sekitarnya.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pemeliharaan-bertegangan-pln-up3-cirebon-perkuat-keandalan-sistem-distribusi-listrik_Png3hnygwn.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN UID Jabar Kawal Piala Presiden 2026 dengan Layanan Zero Down Time</title>
                <link>https://wahananews.net/utama/pln&#45;uid&#45;jabar&#45;kawal&#45;piala&#45;presiden&#45;2026&#45;dengan&#45;layanan&#45;zero&#45;down&#45;time&#45;8p03eohBa4/0</link>
                <comments>https://wahananews.net/utama/pln&#45;uid&#45;jabar&#45;kawal&#45;piala&#45;presiden&#45;2026&#45;dengan&#45;layanan&#45;zero&#45;down&#45;time&#45;8p03eohBa4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 15:46:49 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Effriani Simamora]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.NET,JAKARTA – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menghadirkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, sepanjang Juli hingga Agustus 2026. Melalui dukungan personel siaga, sistem keandalan berlapis, serta peralatan pendukung, PLN memastikan pasokan listrik tetap andal selama seluruh rangkaian pertandingan berlangsung.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.NET,JAKARTA </strong>– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menghadirkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, sepanjang Juli hingga Agustus 2026. Melalui dukungan personel siaga, sistem keandalan berlapis, serta peralatan pendukung, PLN memastikan pasokan listrik tetap andal selama seluruh rangkaian pertandingan berlangsung.</p><p>Sebanyak 80 personel disiagakan untuk mengawal keandalan kelistrikan di setiap pertandingan. Selain itu, PLN UID Jawa Barat juga menyiapkan lima unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dua unit genset, dan tiga Unit Gardu Bergerak (UGB) sebagai lapisan pengamanan tambahan guna mengantisipasi berbagai kondisi di lapangan.</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan bahwa kesiapan tersebut merupakan bentuk komitmen PLN dalam memastikan setiap agenda strategis dapat berlangsung dengan dukungan pasokan listrik yang andal dan berkualitas.</p><p>"PLN UID Jawa Barat siap mendukung penyelenggaraan Piala Presiden 2026 melalui sistem kelistrikan yang andal dan berlapis. Kami telah menyiapkan personel, peralatan, serta skema pengamanan kelistrikan secara menyeluruh agar pertandingan dapat berlangsung lancar tanpa terganggu oleh aspek kelistrikan," ujar Muhammad Joharifin.</p><p>Dalam pengamanan kelistrikan Piala Presiden, PLN menerapkan layanan Zero Down Time (ZDT), yaitu sistem keandalan yang dirancang untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi pelanggan prioritas apabila terjadi gangguan pada salah satu bagian jaringan.</p><p>Sistem ZDT mengandalkan jalur pasokan listrik berlapis, sistem proteksi selektif berkecepatan tinggi, serta otomasi perpindahan sumber pasokan secara otomatis. Pada kondisi tertentu, UPS dan genset juga berfungsi sebagai lapisan pengamanan tambahan sehingga pasokan listrik tetap terjaga selama pertandingan berlangsung.</p><p>Joharifin menjelaskan bahwa keberhasilan pengamanan kelistrikan dalam sebuah agenda berskala nasional tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga oleh koordinasi yang solid dengan seluruh pihak terkait.</p><p>"Kami melakukan koordinasi secara intensif sejak tahap persiapan, selama pertandingan berlangsung, hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Setiap potensi risiko telah dipetakan sehingga apabila diperlukan penanganan di lapangan, respons dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi untuk menjaga keandalan pasokan listrik," katanya.</p><p>Koordinasi tersebut meliputi pengecekan kesiapan jaringan, sistem kelistrikan, peralatan pendukung, hingga penyusunan mekanisme respons apabila diperlukan tindakan teknis di lapangan. Seluruh personel juga disiagakan sesuai pembagian tugas agar pengamanan kelistrikan dapat berjalan optimal selama penyelenggaraan Piala Presiden.</p><p>Lebih lanjut, Joharifin menyampaikan bahwa pengalaman PLN UID Jawa Barat dalam mengawal berbagai kegiatan dengan kebutuhan keandalan listrik yang tinggi menjadi modal penting dalam memastikan sistem kelistrikan tetap beroperasi secara optimal.</p><p>"Setiap kegiatan memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, kami terus memperkuat kesiapan sistem, personel, dan peralatan agar mampu memberikan layanan terbaik. Harapan kami, seluruh penyelenggara, atlet, ofisial, serta masyarakat dapat menikmati jalannya pertandingan dengan aman dan nyaman berkat dukungan pasokan listrik yang andal," tutupnya.</p><p>[Effriani Simamora]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pln-uid-jabar-kawal-piala-presiden-2026-dengan-layanan-zero-down-time_pa1wvnn1Ni.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->