Untuk proses penelitian lebih jauh, tim penyidik Polresta Balikpapan akan dibantu tim traffic accident analysis (TAA) Korlantas Mabes Polri.
Tim TAA siap diturunkan ke Balikpapan dalam waktu dekat.
Baca Juga:
Kepala PELNI Balikpapan Imbau Warga Manfaatkan Program Mudik Gratis 1.400 Penumpang
“Karena ini termasuk laka menonjol ya, pun efek atau dampak yang ditimbulkan besar maka akan dilakukan penelitian lebih jauh oleh tim TAA Polri,” beber Yusuf.
Fokus penelitian tim TAA Polri mengenai mekanikal kendaraan, kondisi jalan, kecepatan, dan hingga faktor lainnya.
“Kita tunggu saja hasilnya nanti ya,” kata dia.
Baca Juga:
DLH Balikpapan: Volume Sampah Meningkat 300-400 Ton Per Hari di Ramadhan
Sebelum peristiwa kecelakaan maut terjadi saat, MA mengendarai truk tronton nomor polisi KT 8534 AJ itu bermuatan kontainer 20 fit, berisi kapur pembersih air itu berat 20 ton.
MA hendak menuju Kampung Baru, Balikpapan Barat, dari lokasi parkirnya di Jalan Pulau Balang, KM 13 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara.
Begitu tiba di depan Rajawali Foto, sang sopir mulai mengurangi persneling dari empat ke tiga.