Sebelumnya, pasukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi sempat membantu pemerintah Yaman pada Maret 2015. Bantuan ini dikerahkan sebab Houthi, yang didukung Iran, menyingkirkan pemerintahan Yaman yang didukung oleh Arab Saudi dari ibukota Sanaa pada 2014 lalu.
Kubu Houthi beranggapan bahwa pihaknya tengah melawan sistem pemerintahan yang korup dan agresi militer dari luar negeri.
Baca Juga:
China Ancam Serbu Taiwan, Dampaknya Bisa Lebih Dahsyat dari Perang di Ukraina
Pada Oktober lalu, kubu Houthi juga mengklaim kelompoknya berhasil menguasai beberapa wilayah kaya energi di Shabwa dan Marib. Pencapaian ini membuat upaya perdamaian yang tengah diusahakan pihak internasional akan sulit didapatkan. [nik]