Pangkalan militer AS itu memang sudah diubah menjadi rumah sakit perawatan kecanduan obat pada 2016.
Baca Juga:
Tarif 32% Trump Ancam Ekspor Indonesia, Pemerintah Didesak Bertindak Cepat
Metoda Kekerasan
Sesampainya di sana, para pencandu ditelanjangi dan dimandikan sebelum kepalanya dicukur.
"Di sini, program perawatan 45 hari dimulai," kata Dr Wahedullah Koshan, kepala psikiater.
Baca Juga:
Investor Asing Merapat ke Danantara, Ini Kata Sufmi Dasco Ahmad
Para pria akan dipaksa untuk menjalani pemulihan, dengan perawatan medis yang sangat minim untuk membantu mereka mengurangi ketidaknyamanan atau rasa sakit.
Dokter di rumah sakit mengungkapkan bahwa pencandu narkoba menderita berbagai bentuk penyakit mental.
Mereka duduk di dinding batu dengan tangan terikat dan disuruh mengendalikan diri atau menghadapi cambukan yang lebih brutal.