Perang Yaman merupakan pertempuran sipil antara kubu mantan Presiden Yaman, Abdrabbuh Mansur Hadi dengan kelompok gerakan bersenjata Houthi.
Kedua belah pihak sama-sama mengklaim sebagai pemerintahan resmi di Yaman.
Baca Juga:
BPKN Desak Pelaku Usaha Bertanggung Jawab atas Jemaah Umrah Korban Kecelakaan di Arab Saudi
Perang saudara ini dimulai pada 2014, saat Houthi mengambil alih Ibu Kota Sanaa sekaligus melakukan kudeta.
Houthi juga berusaha menggulingkan Hadi dan perlahan mulai menundukkan wilayah pusat kekuasaan pemerintahan Yaman pimpinan Hadi.
Bersamaan dengan itu, koalisi yang dipimpin Arab Saudi melancarkan operasi militer untuk mengembalikan pemerintahan Yaman.
Baca Juga:
20 Jamaah Umroh Asal Indonesia Mengalami Kecelakaan dalam Bus, 6 Diantaranya Meninggal Dunia
Meskipun tidak ada intervensi langsung oleh Iran, yang mendukung Houthi, konflik tersebut telah dilihat secara luas sebagai perpanjangan dari konflik Iran-Arab Saudi.
Pasukan Houthi saat ini menguasai ibu kota Sanaa dan seluruh Yaman Utara kecuali Kegubernuran Marib.
Kelompok bersenjata ini telah bentrok selama bertahun-tahun dengan pasukan pro-pemerintah yang didukung Saudi. [nik]