“Format seperti ini membuat peserta jadi energik dan bersemangat mengenai topik-topik yang ada, ingin terlibat langsung dalam diskusi dengan pembicara, dan pada akhirnya mengimplementasikan ide-ide segar tersebut dalam pembelajaran di sekolah masing-masing. Tidak ada pembicara utama dalam IFLS 2023 ini, semua pembicara equal, dan pembahasannya mencakup education and beyond, yang artinya topik-topik yang dibawakan oleh semua pembicara bisa saja secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan pendidikan,” terang Pepita.
Principal Learning Consultant REFO, Steven Sutantro, mengatakan bahwa banyak sekali manfaat kecerdasan buatan bagi tenaga pendidik, baik dalam pengajaran maupun administrasi, yang selama ini pengerjaannya sangat memakan waktu.
Baca Juga:
12 Tahun Bersekolah tapi Tak Bisa Membaca, Aleysha Ortiz Gugat Sekolahnya
“Dengan AI, waktu pengerjaan jadi lebih efisien. Jadi guru/dosen bisa punya waktu lebih banyak untuk berinteraksi dengan peserta didik. Selain itu, guru/dosen juga bisa bekerja dengan lebih maksimal dan produktif,” ungkap Steven.
Dalam IFLS 2023 hadir topik-topik terkini dan menarik yang dibawakan oleh pembicara ahli dalam bidangnya, yaitu:
- Unconferencing Education and Beyond bersama Pepita Gunawan, Director of REFO
Baca Juga:
Walikota Bandung Tekankan Pentingnya Pendidikan untuk Hadirkan Generasi Amanah
- GenAI on Google Cloud: Help You to Build the Future of Learning bersama Wisu Suntoyo, Head of Customer Engineering Google Cloud
- ChatGPT Power Prompt: Everything You Need to Know bersama Daud Kurnia, Founder of Negeri AI | AI Explorer
- Powerful Education with Duet AI bersama Steven Sutantro, Principal Learning Consultant of REFO