WahanaNews.net | China melaporkan seorang warganya satu orang di Provinsi Hunan mengidap flu burung H5N6, pada Senin (18/10).
Melalui pernyataan, Departemen Kesehatan Hong Kong mengatakan kasus H5N6 pada manusia ini meliputi seorang perempuan 60 tahun dari Changde.
Baca Juga:
Jelang Tenggat TikTok Kena Banned 5 April, Trump Buka Suara
Perempuan itu merupakan seorang petani dan sempat berkontak dengan beberapa hewan unggas mati.
"Dia mengalami gejala pada 3 Oktober, dan dirawat pada 13 Oktober. Pasien kini dalam kondisi kritis," kata Departemen Kesehatan Hong Kong.
Menurut departemen itu, sekitar 48 kasus flu burung A (H5N6) pada manusia telah terdeteksi di China pada 2014.
Baca Juga:
Masyarakat Diminta Waspada, Penipuan Modus Fake BTS Jelang Mudik Sedang Marak
"Semua infeksi influenza A baru, termasuk H5N6 adalah penyakit menular yang selalu dilaporkan di Hong Kong," kata juru bicara Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP) dari departemen tersebut.
Pernyataan departemen itu juga menegaskan turis yang berada di China atau daerah lain yang terkena dampak kasus H5N6 harus menghindari mengunjungi pasar basah, pasar unggas hidup, atau peternakan.
"Mereka juga harus menghindari membeli unggas hidup atau yang baru dipotong, dan menghindari menyentuh unggas/burung atau kotorannya. Mereka harus benar-benar memperhatikan kebersihan pribadi dan tangan ketika mengunjungi tempat mana pun dengan unggas hidup," kata departemen tersebut.