Menariknya, Yakutsk dan Oymyakon tidak begitu dekat satu sama lain.
Kedua wilayah ini dipisahkan dengan jarak 928 km dan perjalan satu satu daerah ke daerah lainnya akan memakan waktu sekitar 21 jam.
Baca Juga:
Sederet Negara dengan Bahasa Tersulit di Dunia
"Jadi mengapa kedua tempat ini begitu dingin? Siberia sangat dingin karena kombinasi lintang tinggi dan daratan yang begitu luas," kata Alex DeCaria, profesor meteorologi di Millersville University, dikutip dari Live Science, Senin (7/3/2022).
Temperatur global yang ekstrem, baik tinggi maupun rendah, cenderung terjadi di seluruh benua karena daratan memanas dan mendingin lebih cepat daripada lautan.
Dalam kasus Siberia, lapisan salju dan es juga berperan dalam kenaikan suhu karena membantu menjaga kawasan itu tetap sejuk, dengan memantulkan radiasi Matahari yang masuk kembali dari luar angkasa.
Baca Juga:
Tomok Wisata di Kabupaten Samosir Sudah Mendunia
Kombinasi faktor-faktor tersebut menyebabkan terciptanya zona tekanan tinggi semi-permanen yang terbentuk di atas wilayah Siberia pada musim dingin.
"Tekanan tinggi di atas Siberia memiliki udara yang stabil, kelembapan rendah, dan langit cerah, menghasilkan suhu permukaan yang sangat dingin," tambah DeCaria.
Kelembapan rendah dan langit cerah, memungkinkan radiasi gelombang panjang (inframerah dan gelombang mikro) yang dipancarkan oleh Bumi, mencapai puncak atmosfer dan dipancarkan ke luar angkasa, menghasilkan suhu permukaan yang dingin.