Program pemeriksaan instalasi dan pemasangan RCBO gratis juga dinilai berpotensi menciptakan efek ekonomi karena pelaksanaannya membutuhkan tenaga teknik bersertifikat, LIT, badan usaha instalasi, produsen perangkat proteksi, kabel, panel, serta berbagai industri pendukung ketenagalistrikan.
Dengan demikian, menurut Tohom, anggaran keselamatan listrik dapat memberikan manfaat berlapis berupa perlindungan masyarakat, peningkatan kualitas instalasi, penguatan keandalan pelayanan, sekaligus membuka aktivitas ekonomi dan lapangan kerja di daerah.
Baca Juga:
Listrik Hijau PLN Jadi Kunci Daya Saing Industri Indonesia
Tohom berharap pemerintah berani menjadikan keselamatan instalasi pelanggan sebagai agenda nasional ketenagalistrikan.
Dorongan tersebut, menurut dia, sejalan dengan komitmennya dalam berbagai gerakan kemasyarakatan, termasuk ketika menjadi Relawan Martabat untuk Jokowi-KH Ma’ruf Amin.
Saat ini, Tohom juga mengemban amanah sebagai Ketua Umum DPP Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran dengan tetap membawa perhatian terhadap kebijakan yang bersentuhan langsung dengan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Nilai Inovasi REC dan GEAS PLN Bisa Jadi Magnet Investasi Global
“Target kita jangan berhenti pada berapa juta rumah yang sudah berlistrik. Ke depan kita juga harus berani bertanya, dari seluruh rumah yang sudah berlistrik itu, berapa juta yang instalasinya benar-benar aman bagi penghuninya,” pungkas Tohom.
[Redaktur: Sandy]