Meski demikian, Tohom berpandangan bahwa pengalaman profesional harus diterjemahkan menjadi hasil kerja yang nyata melalui peningkatan keandalan pasokan, percepatan proyek, efisiensi operasional, dan pelayanan pelanggan.
Ia berharap Suroso mampu membangun budaya kerja yang menghargai kompetensi, mendorong inovasi, serta memperkuat kolaborasi antara direksi, manajemen, dan seluruh pegawai PLN.
Baca Juga:
PLN Watch Minta Pemerintah dan Seluruh Stakeholder Beri Dukungan Penuh pada Dirut PLN Baru
Menurutnya, transformasi perusahaan akan berjalan lebih efektif apabila setiap unit organisasi memiliki kesamaan visi, indikator kinerja yang jelas, dan keberanian melakukan perbaikan berkelanjutan.
"Pemimpin yang hebat bukan hanya mampu mengambil keputusan besar, tetapi juga mampu membangun organisasi yang solid, profesional, dan memiliki semangat bersama untuk menghasilkan kinerja terbaik bagi masyarakat," katanya.
Perlindungan Konsumen dan Keselamatan Listrik Harus Jadi Prioritas
Baca Juga:
PLN Watch Minta Semua Stakeholder dan Pemerintah Dukung Dirut PLN yang Baru
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum ALPERKLINAS, Tohom juga mengingatkan pentingnya menjadikan perlindungan konsumen dan keselamatan ketenagalistrikan sebagai bagian integral dari agenda transformasi PLN.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan perusahaan listrik tidak cukup diukur melalui pertumbuhan pendapatan, penambahan pelanggan, atau pengembangan pembangkit, tetapi juga harus terlihat dari kualitas pengalaman masyarakat dalam menggunakan listrik.
Menurutnya, pelanggan membutuhkan kepastian pasokan, kecepatan penanganan gangguan, transparansi informasi, kemudahan pelayanan, serta perlindungan terhadap risiko yang berkaitan dengan penggunaan energi listrik.