Manager UP3 Majalaya, Widodo, menegaskan bahwa gerakan Jumat Berbagi bukan sekadar program seremonial, melainkan bentuk nyata nilai kepedulian insan PLN kepada lingkungan sekitar.
“Jumat Berbagi menjadi medium untuk menularkan semangat kebaikan yang mengalir kepada UMKM dan warga yang membutuhkan. Kami ingin kegiatan ini menjadi contoh bagi masyarakat untuk turut peduli terhadap sesama,” ungkap Widodo.
Baca Juga:
PLN Percepat PLTA Peusangan 45 MW, ALPERKLINAS: Konsumen Aceh Akan Merasakan Manfaat Energi Bersih
Di tingkat wilayah, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa PLN berkomitmen untuk turun langsung ke tengah masyarakat.
“PLN hadir bukan hanya menyediakan listrik, tetapi juga memberikan kebaikan bagi kepentingan masyarakat luas. Kita mulai dari hal-hal kecil yang dapat memberikan manfaat, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Sugeng.
Program Jumat Berbagi menjadi bentuk nyata bagaimana PLN ingin terus terhubung dengan masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga dalam upaya memperkuat solidaritas sosial.
Baca Juga:
Lisdes 2026 Digenjot Jadi Rp10,3 Triliun, ALPERKLINAS: PLN Hadirkan Keadilan Energi hingga Desa Terpencil
Melalui aksi kecil namun berdampak besar ini, PLN berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk bersama-sama membangun lingkungan yang lebih peduli dan saling menguatkan.
[Redaktur: Amanda Zubehor]