Ia menyebut jangan senang dulu RI punya banyak unicorn, karena toh yang punya saham dominan bukan investor Indonesia.
"Tapi jangan senang dulu, siapa yang menguasai dari pada unicorn-unicorn ini? Bukan Indonesia, yang kuasai sebetulnya Singapura," ujarnya.
Baca Juga:
Presiden Joko Widodo Resmikan 24 Ruas Jalan Daerah di Provinsi Aceh
Ia menyebut bahwa potensi ekonomi digital Indonesia bakal sangat besar, jika hari ini baru sekitar US$44 miliar, maka pada 2030 berpotensi tumbuh sekitar 8 kali lipat menjadi US$323 miliar. [Tio]