Hal itu terjadi terutama setelah pada 2022 lalu produksi iPhone terbaru mereka terganjal akibat kebijakan zero-COVID yang diterapkan China, yang kemudian juga memicu aksi demonstrasi oleh para buruh pabrik perakitan iPhone.
Akibat dari masalah tersebut, produksi beberapa seri iPhone 14 terganjal dan menjadi salah satu penyebab merosotnya pemasukan Apple pada Q4 2022, yang terendah sejak 2016.
Baca Juga:
Jelang Tenggat TikTok Kena Banned 5 April, Trump Buka Suara
Penjualan total Apple selama Q4 2022 tersebut turun 5% dibanding Q4 2021, dan menurut CEO Apple Tim Cook, ada tiga faktor yang menjadi penyebabnya.
Yaitu nilai dolar yang menguat, masalah produksi iPhone 14 Pro dan 14 Pro Max di China, dan kondisi ekonomi makro.
"Pada faktor ketiga, menurut saya ini hanya kondisi ekonomi makro yang menantang, dan Anda mendengarnya dari, saya pikir, semua orang," kata Cook.[zbr]