Suharyadi mengaku indikator penilaian pada prestasi mahasiswa dalam perlombaan nasional, regional dan internasional menjadikan skor penilaian bidang pengelolaan kemahasiswaan UGM jadi lebih tinggi dibanding dari perguruan tinggi lain.
Sebab, menurut Suharyadi, setiap tahun rata-rata mahasiswa UGM menyumbang di atas 1.100 medali dan penghargaan.
Baca Juga:
Pakar UGM Angkat Suara Soal Kantong Teh Celup Disebut Lepaskan Miliaran Mikro Plastik
“Rata rata sudah di atas 1.100 medali setiap tahunnya,”katanya dalam konferensi pers. Meski pandemi Covid-19 sudah berlangsung hampir dua tahun, namun tidak menyurutkan semangat mahasiswa UGM untuk mendulang prestasi. Suharyadi menyebutkan tahun 2020 lalu, jumlah prestasi yang terkumpul mencapai 1.427 medali. “Hingga akhir november tahun 2021 ini saja sudah mencapai 1.212 medali,” katanya dikutip dari Antara.
Ia mengapresiasi para mahasiswa yang tetap menyumbangkan prestasi untuk mengharumkan nama kampus maupun mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang internasional.
“Kita patut bersyukur, capaian medali yang didapat mahasiswa tidak mengalami perubahan,” katanya dikutip dari laman ugm.ac.id.
Baca Juga:
KPK Tak Terima Julukan Disebut Lebih Mirip 'Polsek Kuningan'
Terkait pencatatan jumlah prestasi mahasiswa ini, menurut Suharyadi sudah menjadi pedoman bagi mahasiswa UGM agar aktif melaporkan berbagai kegiatan dan prestasi yang mereka peroleh.
Selain untuk kepentingan dokumentasi, mahasiswa dan tim yang berhasil menoreh prestasi di tingkat nasional dan internasional akan mendapat insentif dan penghargaan dari pihak universitas.
Bahkan, prestasi yang diangggap bergengsi akan dicantumkan dalam surat keterangan pendamping ijazah. Upaya tersebut diharapkan makin mendorong mahasiswa makan giat dalam kegiatan kemahasiswaan.