Apresiasi serupa disampaikan Kepala Balai Diklat Keagamaan Provinsi Kalimantan Selatan Muslimin, yang menilai kolaborasi antara PLN dan Kementerian Agama dalam pengembangan kapasitas tenaga pendidik merupakan langkah positif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Kalselteng Faharudin Fajar mengatakan Program Madrasah Digital merupakan wujud kontribusi PLN dalam memberikan nilai tambah sosial berkelanjutan bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan.
Baca Juga:
Jangan Salah Kaprah, PLN Tegaskan Token Listrik Tidak Lebih Boros
"Kami berharap pelatihan dan sertifikasi yang diberikan dapat membantu para guru mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar sehingga tercipta pembelajaran lebih efektif, adaptif, dan sesuai kebutuhan peserta didik," katanya.
[Redaktur: Sandy]