Kosasih menambahkan, proyek pembangunan mulai dari perencanaan, konstruksi, hingga operasional diperkirakan akan dapat menyerap hingga 100 ribu tenaga kerja lokal dengan rincian sekitar 5 ribu tenaga kerja di konstruksi dan sekitar 95 ribu hingga 100 ribu tenaga kerja lainnya dari sekitar 170 industri pendukung.
Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji mengatakan keberadaan superblok tersebut diharapkan akan menjadi katalis untuk mendukung pembangunan kawasan TOD di masa depan.
Baca Juga:
Sekda Sumedang Serahkan Simbolis Bantuan 130 Paket Sembako dari PT Taspen Bandung
"Proyek ini juga penting untuk mempererat hubungan Indonesia dan Jepang," katanya.
Oasis Central Sudirman diproyeksikan pusat bisnis, residensial dan niaga di Jakarta Pusat dengan pemenuhan standar ESG. Gedung tersebut juga diklaim akan menjadi gedung tertinggi di Jakarta dan di Indonesia.
Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengapresiasi kerja sama strategis antara PT Taspen (Persero) dengan konsorsium pengembang dari Jepang itu sebagai wujud kerja sama strategis antara Jepang dan Indonesia.
Baca Juga:
Kasus Investasi Fiktif PT Taspen, Rekening Office Boy Jadi Penampungan
Susiwijono juga mengapresiasi pembangunan properti dengan konsep green and sustainable building dengan standar ESG berkelas internasional.
"Penerapan konsep green and sustainable building ini menjadi penting untuk terus kita dorong mengingat perubahan iklim menjadi isu utama di berbagai forum internasional dalam beberapa tahun ke depan," kata Susiwijono.[zbr]