Ia mengatakan, PLN sebagai perusahaan strategis negara perlu terus menjadikan standar internasional, praktik terbaik global, dan kebutuhan perlindungan konsumen sebagai referensi dalam memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan.
Selain itu, Tohom menyebut peran ALPERKLINAS dalam Forum Konsumen ASEAN juga penting untuk mendukung penguatan standar perlindungan konsumen listrik di kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga:
PLN Watch Ucapkan Selamat kepada Direksi dan Komisaris Baru PLN, Tekankan Visi Besar Ketahanan Energi Nasional
Menurutnya, kerja sama regional diperlukan karena isu keselamatan dan perlindungan konsumen listrik kini tidak bisa lagi dipandang secara sempit dalam batas nasional.
โStandar perlindungan konsumen listrik harus bergerak mengikuti perkembangan zaman, termasuk melalui kerja sama internasional dan regional agar keselamatan masyarakat semakin terlindungi,โ ujarnya.
๐๐ผ๐น๐ฎ๐ฏ๐ผ๐ฟ๐ฎ๐๐ถ ๐ ๐ฒ๐บ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ธ๐๐ฎ๐ ๐๐ฎ๐๐ฎ๐ป๐ฎ๐ป ๐ฃ๐๐ฏ๐น๐ถ๐ธ
Baca Juga:
PLN Watch Sambut Kepemimpinan Baru PLN, Dorong Penguatan Standardisasi dan Perlindungan Konsumen
Tohom yang juga Ketua BPPH Pemuda Pancasila Pusat dan Ketua Umum Relawan Nasional Martabat Prabowo-Gibran ini mengatakan bahwa PLN memiliki mandat besar untuk menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia menilai Direksi dan Komisaris PLN yang baru perlu memperkuat tata kelola perusahaan agar setiap investasi kelistrikan benar-benar menghasilkan manfaat nyata bagi konsumen.
Menurut Tohom, kepemimpinan PLN ke depan harus mampu menjawab tiga agenda besar sekaligus, yaitu keandalan pasokan listrik, percepatan transisi energi, dan penguatan standar perlindungan konsumen.