WAHANANEWS.NET, JAKARTA– Upaya menjaga pasokan listrik tetap andal terus dilakukan PT PLN (Persero). Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cirebon, PLN melaksanakan pemeliharaan terpadu jaringan tegangan menengah (JTM) 20 kV di wilayah Ciporang dan sekitarnya, Kabupaten Kuningan, melalui program Grebek Right of Way (GROWS) dan Grebek Konstruksi (GKONS).
Program ini menjadi bagian dari strategi preventif PLN untuk mengurangi potensi gangguan sebelum berdampak kepada pelanggan. Tidak hanya menata koridor jaringan dari vegetasi dan benda yang berpotensi mengganggu, petugas juga melakukan pemeriksaan, perbaikan, serta standardisasi konstruksi jaringan agar sistem distribusi tetap berada dalam kondisi optimal.
Baca Juga:
Srikandi PLN dan Pemkab Kuningan Kolaborasi Bangun Masyarakat Tangguh Bencana
Pendekatan tersebut membuat pemeliharaan tidak lagi berfokus pada penanganan setelah terjadi gangguan, melainkan memastikan seluruh potensi penyebab gangguan ditangani lebih awal. Dengan demikian, kualitas pasokan listrik dapat terus terjaga dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Keandalan jaringan menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai aktivitas, mulai dari kebutuhan rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, hingga kegiatan usaha. Karena itu, PLN terus memperkuat pemeliharaan infrastruktur distribusi sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan listrik yang semakin berkualitas.
Manager PLN UP3 Cirebon Muhammad Ardian mengatakan, GROWS dan GKONS merupakan transformasi pola pemeliharaan yang lebih proaktif dan menyeluruh.
Baca Juga:
Bupati Kuningan Apresiasi Srikandi PLN Perkuat Kesiapsiagaan Warga Hadapi Bencana
"Kami ingin pemeliharaan tidak berhenti pada penanganan setelah gangguan terjadi. Melalui GROWS dan GKONS, potensi gangguan kami identifikasi dan tuntaskan lebih awal, mulai dari pengamanan ROW hingga standardisasi konstruksi jaringan. Target akhirnya adalah jaringan yang semakin sehat dan tangguh sehingga masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang lebih andal," ujar Ardian.
Ia menambahkan, konsistensi pemeliharaan menjadi faktor penting dalam menjaga performa jaringan distribusi, terutama jaringan 20 kV yang setiap hari berhadapan dengan berbagai kondisi lingkungan.
"Setiap titik yang berhasil kami amankan hari ini merupakan bagian dari upaya mencegah potensi gangguan di kemudian hari. Karena itu, kegiatan ini akan terus kami dorong secara konsisten di wilayah kerja PLN UP3 Cirebon dengan tetap mengedepankan keselamatan kerja dan kualitas hasil pekerjaan," tambahnya.
General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin menegaskan, keandalan listrik dibangun melalui pekerjaan preventif yang dilakukan secara konsisten, bukan hanya ketika terjadi gangguan.
"Keandalan tidak dibangun hanya ketika gangguan terjadi, tetapi melalui pekerjaan preventif yang disiplin dan konsisten. GROWS dan GKONS menjadi langkah konkret untuk memastikan lingkungan jaringan dan konstruksinya sama-sama berada dalam kondisi yang baik. Kami mengapresiasi upaya PLN UP3 Cirebon dan ULP Kuningan dalam memperkuat jaringan dari hulu permasalahan sehingga potensi gangguan dapat ditekan sejak dini," ujar Joharifin.
PLN UP3 Cirebon akan terus memperluas pelaksanaan GROWS dan GKONS di seluruh wilayah kerjanya. Inspeksi berkala, pengamanan ruang bebas jaringan, standardisasi konstruksi, hingga tindak lanjut terhadap setiap potensi gangguan akan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen PLN menghadirkan pasokan listrik yang semakin andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
[Effriani Simamora]