WAHANANEWS.NET.JAKARTA– PLN Electricity Services (PLN ES) dan PT Maxima Daya Indonesia (Maxima), anak usaha Dana Pensiun PT PLN (Persero), menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kolaborasi Pengembangan Layanan dan Peluang Bisnis di Bidang Energi dan Ketenagalistrikan. Penandatanganan berlangsung di Veranda Hotel, Jakarta Selatan, di sela Rapat Koordinasi Dana Pensiun PLN, dan disaksikan langsung oleh Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) selaku Pendiri dan Pembina Dana Pensiun PLN, Yusuf Didi Setiarto.
Dalam sambutannya, Yusuf Didi Setiarto menyampaikan bahwa kolaborasi antar-anak usaha di lingkungan Dana Pensiun PLN merupakan bentuk sinergi yang terus didorong oleh holding.
Baca Juga:
Dari Jalan Setengah Kilometer, Kini Tinggal Buka Keran: Air Bersih Ubah Hidup Warga Sindang Heula
"Kolaborasi antara PLN Group dengan anak usaha Dana Pensiun PLN seperti Maxima adalah wujud sinergi yang kami dorong terus di lingkungan holding. Kemitraan ini memperkuat ekosistem penyedia jasa ketenagalistrikan nasional sekaligus memberi nilai tambah investasi bagi Dana Pensiun PLN," kata Didi.
Kerja sama ini menjadi tindak lanjut dari komunikasi intensif kedua perusahaan sejak pertemuan awal pada 17 April 2026, dilanjutkan diskusi bersama Direktur Jenderal IKMA Kementerian Perindustrian pada 12 Juni 2026, hingga pembahasan tindak lanjut kerja sama strategis pada 15 Juli 2026.
Direktur Utama Dana Pensiun PLN, Antonius Resep Tyas Artono, mengungkapkan penandatanganan MoU ini menjadi momentum penting bagi Maxima untuk memperluas kontribusi terhadap kinerja anak usaha Dana Pensiun PLN.
Baca Juga:
Dari Jeriken ke Keran Rumah, Program Air Bersih PLN ES Jangkau 150 Warga Sindang Heula
"Penandatanganan MoU dengan PLN Electricity Services menjadi momentum penting bagi Maxima untuk memperluas kontribusinya dalam mendukung keandalan dan kualitas ketenagalistrikan di Indonesia," Ungkap Antonius.
Melalui MoU ini, PLN ES dan Maxima menyatukan kekuatan di sepanjang rantai nilai bisnis ketenagalistrikan. PLN ES akan menangani _engineering & design_, _procurement_, konstruksi, _commissioning & testing_, hingga _managed service_, sementara Maxima berperan sebagai produsen trafo, tiang beton, dan peralatan kelistrikan, lengkap dengan layanan _quality assurance_ dan _asset refurbishment_. Kedua perusahaan mengidentifikasi lima area kolaborasi potensial, yaitu perencanaan produk dan material, produksi dan ketersediaan stok, pengiriman dan logistik, dukungan teknis implementasi proyek, serta layanan purna jual dan evaluasi kinerja produk.
Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia, menjelaskan bahwa kolaborasi ini melengkapi rantai nilai bisnis PLN ES.
"Kerja sama ini melengkapi rantai nilai bisnis PLN ES, mulai dari sisi manufaktur material kelistrikan yang disediakan Maxima hingga layanan _engineering_, konstruksi, dan _managed service_ yang menjadi keunggulan kami. Sinergi ini kami harapkan mampu memberikan solusi kelistrikan yang lebih andal, efisien, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan," jelasnya.
Narahubung:
Aep Saepudin
Sekretaris Perusahaan
PLN Electricity Services
[email protected]
Sekilas Tentang PLN Electricity Services:
_Perusahaan yang dulu bernama PT Haleyora Power ini bergerak dibidang Operation & Maintenance pada jaringan Transmisi dan Distribusi Kelistrikan. Didirikan sejak 18 Oktober 2011, PLN Electricity Services (ES) beroperasi di wilayah Sumatera, Jawa dan Bali. Dengan visi Menjadi Perusahaan #1 Pilihan Pelanggan untuk Pelayanan Ketenagalistrikan Berkualitas di Indonesia, PLN ES terus berinovasi dengan tetap berpegang teguh pada kaidah tata pengelolaan perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). PLN ES juga mendedikasikan dirinya untuk mendukung capaian Net Zero Emission melalui penyediaan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia._
[Amel Silaban]