WAHANANEWS.NET,JAKARTA – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gunung Putri pada 19 Juli 2026 menyalurkan santunan kepada 30 anak yatim piatu di Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dalam rangka memperingati Hari Anak.
Bantuan berupa paket perlengkapan sekolah dan santunan tunai tersebut diserahkan dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Senyum anak-anak penerima bantuan mewarnai kegiatan yang menjadi bagian dari kepedulian PLN terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Baca Juga:
Jutaan Baterai Bekas EV Berpotensi Perkuat Jaringan Listrik, ALPERKLINAS: PLN Bisa Jadi Penggerak Utama
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan pendidikan sekaligus menambah semangat anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan, perhatian terhadap tumbuh kembang dan kesejahteraan anak merupakan tanggung jawab bersama, termasuk bagi badan usaha milik negara (BUMN).
“Anak-anak adalah fondasi masa depan bangsa. Melalui peringatan Hari Anak ini, kami di PLN UID Jawa Barat ingin memastikan bahwa energi kebaikan juga terpancar hingga ke lapisan masyarakat yang paling membutuhkan. Kami berharap santunan yang diberikan oleh PLN UP3 Gunung Putri ini dapat memberikan keceriaan dan motivasi tambahan bagi anak-anak kita di Desa Tlajung Udik,” ujar Muhammad Joharifin.
Baca Juga:
GM PLN UID Jawa Barat Raih Energy Executive Award 2026, Transformasi Layanan Pelanggan Diapresiasi
Manager PLN UP3 Gunung Putri Darwin Simanjuntak mengatakan, pemilihan Desa Tlajung Udik sebagai lokasi kegiatan merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus membangun hubungan baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Sebanyak 30 anak yatim piatu di Desa Tlajung Udik kami hadirkan dalam momen berharga ini. Kami ingin berbagi kebahagiaan serta memberikan dukungan moral maupun material. Peringatan Hari Anak ini menjadi pengingat bagi kami semua di PLN UP3 Gunung Putri untuk terus mengasah rasa empati dan kepedulian sosial di tengah tugas utama kami menjaga keandalan pasokan listrik,” jelas Darwin.
Perwakilan pemerintah desa dan tokoh masyarakat Tlajung Udik menyambut baik kepedulian PLN. Bantuan tersebut dinilai membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dan kebutuhan sehari-hari anak-anak yatim di wilayah tersebut.