John memercayai bauran kebijakan yang diterapkan Kementerian Keuangan hingga langkah Bank Indonesia dalam stabilisasi moneter masih efektif menjaga tingkat inflasi dan bahkan sukses mempertahankan di tiga persen.
Hal itu, lanjutnya, tercermin dengan penerapan kebijakan bunga acuan BI yang selalu menyasar pengendalian inflasi inti.
Baca Juga:
Januari-Februari 2025, Pelanggan PLN Dapat Diskon Tarif Listrik 50 Persen dari Pemerintah
Saat ini, dengan tingkat bunga acuan 5,75 persen, BI menargetkan inflasi inti dan IHK sesuai target.
Secara keseluruhan, John menilai perekonomian nasional saat ini sangat solid, sehingga memungkinkan untuk mencapai target pertumbuhan di kisaran lima persen pada tahun ini.
Sebagai catatan positif lainnya, selama satu dekade, Indonesia juga keluar dari zona ekonomi rentan.
Baca Juga:
Januari-Februari 2025, Pelanggan PLN Dapat Diskon Tarif Listrik 50 Persen dari Pemerintah
Sejauh ini, Indonesia masih bisa menikmati berkah komoditas yang tercermin dari moncernya surplus neraca dagang.
"Jadi, ini merupakan hasil kebijakan terbaik dari Bu Sri Mulyani, plus juga keberuntungan dari sisi ekspor, kita membutuhkan keduanya," tegas John.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan seluruh otoritas di Tanah Air selalu sigap merespons perkembangan global yang ada.[zbr]