Hal serupa kemudian dilakukan juga oleh sang juara, Miguel Oliveira.
Hal tersebut pun mengundang pertanyaan dari netizen. Banyak yang heran mengapa bentuk selebrasi yang sudah lama dilakukan tidak ada pada gelaran MotoGP Mandalika 2022.
Baca Juga:
Dewan Pers Minta Media Patuhi Kode Etik dalam Pemberitaan Eril
"Kenapa gak ada siram-siraman champagne? Apa dilarang? Bukannya itu bentuk selebrasi," cuit akun Twitter @Channofle.
Sebenarnya, ini bukan pertama kali balapan MotoGP tak melakukan tradisi semprot champagne.
Selebrasi champagne tidak diadakan di negara-negara dengan budaya muslim yang begitu kental, seperti Qatar.
Baca Juga:
Ini Rencana Kegiatan di Sirkuit Mandalika Usai MotoGP 2022
Meski begitu, negara tersebut tetap memperkenankan semprotan lain.
Pada MotoGP Qatar lalu, mereka mengganti sampanye beralkohol dengan minuman bersoda manis dengan aroma buah ataupun bunga. [Tio]