Tak seperti kelompok Taliban yang berfokus pada menguasai Afghanistan untuk mengembalikan syariah Islam, ISIS-K adalah bagian dari jaringan ISIS global yang fokusnya adalah melakukan serangan terhadap target-target Barat, internasional, dan lembaga kemanusiaan.
Milisi yang memiliki reputasi kebrutalan ini beranggotakan sekitar 3.000 pasukan. Tetapi, jumlahnya dilaporkan berkurang drastis akibat pertempuran dengan Amerika Serikat, tentara nasional Afghanistan, dan juga dengan Taliban. [nik]