Selain mengoptimalkan layanan komunikasi, Kemenkominfo juga sebelumnya memastikan mencegah peredaran hoaks selama momen Ramadhan 1444 H.
Pencegahan peredaran hoaks tersebut dilakukan dengan tiga mekanisme yaitu menggunakan Automatic Identification System (AIS), patroli siber 24 jam, serta menerima aduan dari masyarakat.
Baca Juga:
Sepanjang 2024, Pakar Ungkap 19 Juta Serangan Siber 'Teror' RI
Adapun AIS merupakan teknologi yang menggunakan kecerdasan buatan, bekerja untuk menjaring disinformasi yang beredar di ruang digital, termasuk hoaks.
Lalu patroli siber 24 jam dilakukan di ruang digital dengan tujuan menghapus konten-konten bermuatan negatif termasuk hoaks yang dapat merugikan masyarakat.
Terakhir untuk aduan masyarakat didapatkan Kemenkominfo dari beragam kanal informasi seperti media sosial Instagram, Facebook, TikTok, hingga Twitter.[zbr]