"Hyundai tengah fokus dalam menumbuhkan pasar dan meningkatkan pengalamannya namun baru-baru ini pasar China mengalami anjlok," kata Lee.
Dia menambahkan pasar Hyundai di Amerika Serikat masih stabil, namun, produsen mobil Korea Selatan tersebut mengalami ketertinggalan di pasar Eropa. China terus mendorong ekspor kendaraan berbahan bakar listrik maupun bensin yang menghambat perkembangan bisnis produsen mobil Korea Selatan.
Baca Juga:
Masuki Era Kendaraan Listrik, Wamendag: Indonesia Siap Tingkatkan Daya Saing SDM
Hyundai memiliki Genesis yang merupakan merek mobil mewah, namun, pada akhirnya perusahaan tersebut akan bersaing dengan mobil berbahan bakar bensin maupun listrik dengan kisaran harga menengah ke bawah.[zbr]