WahanaNews NET | Memberi pujian pada seseorang dipahami sebagai cara menghargai.
Menurut Angela Duckworth, Ph.D., profesor psikologi di University of Pennsylvania, berbeda dengan pujian, kritikan bisa menyebabkan sikap defensif dan oposisi.
Baca Juga:
Tips Memilih Dashcam Mobil, Ampuh Cegah Modus Tabrak Lari
Pujian menyorot apa yang Anda hargai dalam diri orang lain.
Sedangkan pujian yang diberikan pada anak-anak, dilansir Psychology Today, Selasa, 19 April, lebih efektif membentuk hasil positif dibandingkan teguran.
Memberikan pujian juga perlu dilakukan secara tepat, berikut cara menghargai keuletan dan kegigihan anak.
Baca Juga:
Tips Cara Trading Bitcoin untuk Pemula, Dijamin Untung!
1. Fokus pada proses, bukan hasil
Penelitian diterbitkan di American Psychological Association (APA), meneliti tentang efektivitas pujian yang diberikan karena kecerdasan mereka atau kerja keras.
Memuji anak-anak untuk kecerdasan mereka lebih berbahaya karena membuat mereka tidak mampu menangani kegagalan. Sebaliknya, anak-anak yang mendapatkan pujian atas usahanya tampak lebih ulet dan gigih.