WahanaNews NET | Memberi pujian pada seseorang dipahami sebagai cara menghargai.
Menurut Angela Duckworth, Ph.D., profesor psikologi di University of Pennsylvania, berbeda dengan pujian, kritikan bisa menyebabkan sikap defensif dan oposisi.
Baca Juga:
5 Cara Usir Kebosanan di Malam Minggu untuk Kaum Ekstrovert, Nomor 3 Paling Seru!
Pujian menyorot apa yang Anda hargai dalam diri orang lain.
Sedangkan pujian yang diberikan pada anak-anak, dilansir Psychology Today, Selasa, 19 April, lebih efektif membentuk hasil positif dibandingkan teguran.
Memberikan pujian juga perlu dilakukan secara tepat, berikut cara menghargai keuletan dan kegigihan anak.
Baca Juga:
5 Cara Usir Kebosanan di Malam Minggu untuk Kaum Ekstrovert, Nomor 3 Paling Seru!
1. Fokus pada proses, bukan hasil
Penelitian diterbitkan di American Psychological Association (APA), meneliti tentang efektivitas pujian yang diberikan karena kecerdasan mereka atau kerja keras.
Memuji anak-anak untuk kecerdasan mereka lebih berbahaya karena membuat mereka tidak mampu menangani kegagalan. Sebaliknya, anak-anak yang mendapatkan pujian atas usahanya tampak lebih ulet dan gigih.