Kisah perjalanan Grab untuk melantai di bursa saham itu adalah sebagai berikut:
April 2021: Grab Holdings Inc mengumumkan akan IPO di AS, bekerja sama dengan Altimeter Growth Corp.
Baca Juga:
Polisi Ciduk Sopir Grab yang Culik dan Peras Penumpang Rp 100 Juta
Decacorn Singapura ini berencana mendaftar di Nasdaq dengan simbol “GRAB”.
Perusahaan rintisan itu menargetkan bisa melantai di bursa saham dalam beberapa bulan sejak pengumuman.
Grab akan merger dengan Altimeter untuk IPO.
Baca Juga:
Begini Penjelasan Kenapa Sopir Taksi Online Harus Punya Asuransi
Gabungan perusahaan itu diprediksi memiliki valuasi ekuitas berdasarkan pro-forma sekitar US$ 39,6 miliar atau Rp 578,4 triliun.
Pada saat penutupan transaksi, gabungan perusahaan ini diproyeksi menerima US$ 4,5 miliar dalam bentuk aliran dana tunai dari investasi yang baru masuk.
Nilai itu termasuk komitmen penuh dari penawaran Private Investment in Public Equity (PIPE) lebih dari US$ 4 miliar.